Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
Eps14


__ADS_3

Perasaan Nanda kini tak menentu . Tak ada kesempatan baginya untuk mencoba melarikan diri dari Villa milik Andre . Kedua pria berpakaian hitam masih setia berada di depan kamar Nanda. Sedangkan para pelayan wanita kini berada di hadapan nya. Mengawasi setiap gerak gerik nya. Bagaikan seorang tawanan yang kini sedang di awasii oleh polisi. Ponsel nya pun juga sengaja ia tinggalkan di kursi pinggir danau , hanya Liontin dan sebuah jam tangan yang kini masih melekat di tubuh nya .


" Al ,kamu harus secepatnya kesini " guman lirih Nanda yang kini menampilkan wajah takut nya.


Sedangkan di luar kamar Nanda , Banyak para bodyguard yang sedang berlalu lalang . Seperti telah terjadi sesuatu di villa tersebut . Bahkan Andre juga di buat geram oleh ulah yang di lakukan Alex kecil saat ini .


" Apa yang kalian tunggu, cepat cari orang yang telah memanipulasi komputer kita ??" Kata Andre dengan marahnya.


" Baik Tuan " Ucap serempak para bodyguard yang juga ahli dalam komputer.


Namun masih ahli Alex kecil , karena baginya permainan memanipulasi komputer sama halnya dengan permainan game. Dan pengaman identitas nya juga sulit untuk di bobol. ( imajinasi Author kayaknya berlebihan deh 😁😁😁).


Seyuman Nakal di wajah Alex pun muncul , ketika dirinya berhasil memasuki keamanan kedua di komputer milik Andre .


"Waaah .......Asik , permainan nya makin eruuuu ni........, paman paman ber iap lah " Ucap Alex dengan antusias dan tak lupa seyuman yang mengembangkan di wajah tampannya.


Keadaan pun semakin kacau . Semua data data penting milik Andre kini berada di tangan Alex kecil dan seketika muncullah seyum nakalnya . Seakan akan ingin memperburuk keadaan di Villa Andre.


" Paman , ini elum sebelapa , Lihat kelanjutan nya dan alahkan kalian sendiri karena belulusan dengan ku " Kata Alex kecil yang masih asik dengan permainan data Komputer milik Andre.


Sedangkan Nia masih sibuk dengan kerjaan Butik nya . Dan sesekali menghubungi Aldii untuk menanyakan bagaimana perkembangan dalam usaha pencarian Nanda. Ia kini begitu kawatir dengan Sahabatnya . Bahkan para rekan kerja nya di kepolisian pun membantu mencari keberadaan . Namun hasilnya tetap sama.


" Kemana kamu Nan ???" Guman Nia di sela kerjaan nya .


Sedangkan di tempat Alvino dan yang lainnya kini sudah sampai di Villa milik Andre . Di lihatnya sekitar Villa tersebut. Banyak para pengawal yang berlalu lalang mengurus sesuatu. Pengawasan nya pun juga semakin longgar. Kini mereka mulai berpencar dan melakukan sesuai rencana.


" Seperti nya Alex sudah mulai bermain nii " Guman Lirih Wendii yang masih mengingat seyuman Nakal Alex kecil.


" Seperti begitu " Kata Alvino yang mendengar Wendii berbicara.

__ADS_1


" Putra ku ini, sungguh jahil " Pikir Alvino saat ini.


Keduanya pun kini mulai menyamar dan berbaur dengan para bodyguard lainnya . Begitu juga dengan yang lainnya .


Suasana pun semakin parah , di saat alex mengirim sebuah imail yang berisikan ancaman akan tersebarnya informasi data Milik Andre. Kemarahan nya pun kini sudah menghiasi wajah tampan Andre dan lupa mengenai Nanda , wanita yang ia tahan di kamarnya . Semua bodyguard nya pun kini di panggil untuk berkumpul di ruangan khusus yang ada di Villa tersebut. Mereka kini masih berusaha mencari orang yang mempermainkan majikannya.


Sedangkan Aldi dan bawahan nya sedang sibuk mencarii tempat di mana Nanda berada. Begitu pula dengan Alvino dan Wendii.


" Wen , kamu periksa di sana aku akan periksa di ruangan ini " Kata Alvino sambil melangkah pergi menuju ke ruangan tersebut.


Wendi pun pergi menuju ke ruangan lainnya.Sedangkan Alvino kini sudah mulai memasuki ruangan demi ruangan . Dan kini ia tiba di sebuah kamar dimana tempat Nanda berada.


" Ceekleek.........." Suara Pintu terbuka .


Terlihatlah seorang wanita yang kini sedang sangat gelisah . Ketakutan nya pun terlihat jelas di wajahnya. Siapa lagi kalau bukan Nanda yang sedang menunggu penyelamatan datang.


" Siapa kamu ?? , beraninya memasukii kamar Tuan Andre ??" Kata Salah satu pelayan yang ada di kamar tersebut.


Dengan cepat Alvino pun memukul kedua pelayan itu dan membuat keduanya jatuh pingsan.


" Nan....... ini Aku Vino " Kata Alvino yang melihat Nanda begitu ketakutan .


Seketika pelukan Nanda mendarat ke tubuh Alvino . Air mata nya pun langsung membasahi kedua pipi nya.


" Aku.......aku......aku...... takut Vin ....., Dia kembali , aku takut Vin " Kata Nanda yang masih trauma tentang kejadian 10 tahun lalu.


" Tenanglah aku sudah ada di sini untuk membawamu pulang " Kata Alvino untuk menenangkan Nanda .


Tak menunggu persetujuan Nanda , Alvino pun langsung mengangkat tubuh nya . Sedangkan Nanda hanya mampu menerima perlakuan tersebut . Kerena kini tubuhnya terasa lemas bagaikan tak bertulang.

__ADS_1


" Wen , Al , aku sudah menemukan Nanda , kalian urus sisinya , aku akan keluar duluan , para bawahan ku juga sudah berada di sekitar Villa ini" Kata Alvino sambil melangkah pergi dengan Nanda yang kini berada di pelukan nya.


" Baiklah berhati hatilah kalian , Kami aku akan mengurus sisanya" Kata Wendii sambil tersenyum manis , seakan merencanakan sesuatu yang menakutkan .


Kini Alvino dan Nada keluar dari Villa tersebut . Tak ada yang menyadarii akan hal tersebut. Hanya ada beberapa bawahan Alvino yang kini mengawalnya pergii meninggalkan Villa milik Andre . Sedangkan Andre dan para bawahannya masih sibuk dengan ulah jahil Alex kecil .


" Brengsek , siapa sebenarnya yang mempermainkan ku?? " Geram Andre yang kini dalam mode marahnya.


" Tuan , seperti dia sangat ahlii dalam hal ini , Kami tak bisa membobol informasi tentang nya " kata Para bodyguard nya yang membuat Andre semakin marah .


Karena data data yang telah di ambil Alex begitu penting bagi perusahaan milik Andre , bahkan ada data yang bisa membuatnya masuk penjara lagii .


Kejahilan Alex masih berlanjut . Ia juga tak lupa mengirim data data penting tersebut kepada Aldi pengasuh nya. ia tau begitu penting nya data data tersebut bagii Andre .Dan Siapa tau data data itu juga bisa membuat nya membayar atas penculikan mamanya.


Malam pun kian Larut , kini Alvino sudah berada di dalam mobil nya. Sedangkan Nanda masih berada di pelukan Alvino. Ia saat ini sudah tertidur , namun tak ada kenyamanan di dalam tidurnya. Nanda sering mengigau bagaikan di kejar oleh ketakutan nya sendiri. Alvino pun merasa kasihan terhadap nya dan mengingat kembali kejadian lima tahun yang lalu . Yang membuat nya terpaksa meniduri Nanda , karena pengaruh obat hasil dari jebakan lawan bisnisnya. Ia kini memiliki keinginan besar untuk menikahi Nanda dan menjadi nya Nyonya keluarga Pratama , istri dari Alvino Pratama.


" Boy , jalankan mobilnya " Kata Alvino yang kini masih memeluk erat tubuh Nanda.


Hai para readers tersayang , jangan lupa tinggalkan jejak ya....


Like dan komen yang mendukung 😊😊😊😊



Nanda Aldiansah.



Alvino Pratama.

__ADS_1


__ADS_2