Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
Eps20


__ADS_3

Malam semakin larut . Namun Nanda dan Aldi belum pulang juga . Kekawatiran kini nampak di wajah cantik Nia . Kerjaan yang seharusnya sudah selesai , kini masih tertata rapi di atas meja kerjanya. Nia juga berusaha menghubungi ponsel Nanda dan Aldi ,namun tak ada jawaban sama sekali dari keduanya , malah menambah kekawatiran di dalam hati Nia.


" Kemana kamu Nan , Wen??" Guman Nia sambil mondar mandir di ruang kerja nya.


Sedangkan Alex kecil sudah tertidur pulas di kamar nya . Karena harii sudah larut malam .


Sedangkan di tempat Nanda kini sudah terlihat sepii . Hanya ada beberapa orang yang kini masih bertahan . Salah satunya adalah Nanda dan Wendi yang kini menatap tajam kearah seseorang yang sedang tertawa lepas .


" Ha......ha.......ha....... , sungguh pantas menjadi penurus Aldiansah , bukan hanya memiliki aura cantik , namun juga pandai bermain senjata api" Kata Laki laki itu dengan tawa lepas nya.


" Siapa Anda ??, dan kenapa anda menyerang kami ??" Tanya Nanda yang kini masih dalam kewaspadaan nya .


" Aku hanya di suruh oleh seseorang , untuk memberimu pelajaran , tapi setelah melihat mu begitu lihai dalam bermain pistol , aku akan melepasmu hari ini , tapi tidak untuk hari dimana kita bertemu lagii ..!!! dan sampai jumpa " Kata Laki laki itu dengan seyum manis di wajah yang juga tertutup oleh sebuah topeng.


Laki laki misterius itu pun berlalu pergi menaiki mobil hitam nya. Tak lupa seyuman manis yang kini menghiasi wajah tampan nya , di saat melihat ekspresi wajah cantik Nanda yang kini masih menatap tajam ke arah nya .


" Al , siapa dia sebenarnya??, Apakah kita pernah mengusiknya ??" Tanya Nanda yang saat ini tubuhnya mulai lemas.


" Tidak Non , kita tidak perlu mengusiknya " Jawab Aldii yang kini sedang berfikir tentang Laki laki misterius itu.


Namun Aldi sama sekali tak mengingat nya . Sedangkan Nanda tiba tiba terjatuh pingsan dengan wajah yang terlihat sangat pucat.


" Non........ " Teriak Aldi sambil menangkap tubuh Nanda yang kini dalam keadaan lemas tanpa kekuatan sama sekali.


" Son , cepat hubungi Nia , suruh dia jemput Nona Nanda" Perintah Aldi kepada bawahannya .


" Baik " Kata Soni salah satu nama bawahan Aldi.


Soni pun langsung menghubungi Nia , sahabat Nanda. Namun tiba-tiba dua buah mobil menghampiri nya , yang tak lain adalah Alvino dan Wendii. Tak lupa beberapa anak buahnya juga ikut bersamanya .


" Al , ad apa ini ?? , kenapa jalanan ini sangat kacau ??dan kenapa Nona ini " Tanya Wendii kepada Aldi .


Aldi pun tak menjawab , Namun langsung meminta tolong kepada Alvino untuk membawa majikan Mudanya ke rumah sakit terdekat . Karena kondisi Nanda sangat lemah .


...******...


Pagi pun datang . Sebuah cahaya telah memasuki kamar rawat inap milik Nanda. Disana sudah ada Nia dan Alex kecil yang menunggu Nanda siuman.

__ADS_1


" Mama ,kapan bangun ibu angkat??" Tanya Alex kecil dengan nada sedihnya.


" Bentar lagi , bersabarlah lex " Kata Nia sambil mengusap lembut kepala Alex.


Dan tak lama kemudian sebuah suara ketukan pintu pun membuyarkan aktivitas ibu angkat dan putra Angkatnya.


" Tok.......tok.......tok....." Suara ketukan dari luar pintu.


" Ya masuklah" Kata Nia yang kini masih duduk di dekat tempat tidur Nanda.


Terlihatlah seorang pemuda yang kini memasuki ruang inap milik Nanda . Yang tak lain adalah Aldi dengan makanan di kedua tangannya.


" Ini Non Nia " Kata Aldi sambil menyodorkan salah satu kantung berisi makanan.


" Terimakasih Al " Ucap Nia yang menampakkan wajah sedihnya.


Sedangkan Alvino sudah pulang setelah mengantarkan Nanda dan Wendii ke rumah sakit. Namun Alvino pulang dengan membawa rasa penasaran yang tinggi. Karena Dia sempat melihat Wajah Nanda ketika sang Dokter melepaskan topeng merahnya.


" Apakah aku tak salah lihat ya ??" guman lirih Alvino .


"aaaahhkk......... membuat kepalaku mau pecah bila memikirkan nya " Kata Alvino yang membuat Wendi yang baru datang bertanya-tanya.


" Kenapa Lagii kamu Vin ???" Tanya Wendii dengan membawa beberapa berkas kantor.


" Tak apa , dan apa jadwal ku di hari ini ??" Tanya Alvino yang masih belum terlihat Fokus.


Karena pikiran nya masih dengan Ceo perusahaan Aldiansah.


" Kita siang ini akan mengadakan rapat dan sorenya bertemu dengan klain" Kata Wendii sambil melihat layar ponselnya.


" Oh baiklah" Kata Singkat dari Alvino tanpa mengeluarkan ekspresi sama sekali


...***...


Hari sudah menuju ke tengah hari , namun Nanda masih belum sadarkan diri juga.


" Ma....mama kapan bangun??? ,Alex sudah kengen ma seyum mama di pagiii harii " Kata Alex kecil dengan nada sedih nya namun tak mengeluarkan air mata .

__ADS_1


Karena dirinya laki laki dan harus kuat menghadapi semua masalah . Walaupun dirinya masih kecil , tapi pemikiran nya sudah seperti orang dewasa.


" Uuuukkkk........... Dimana ini " Kata Nanda yang baru saja bangun .


" Mama............, akhirnya mama bangun juga " Seru Alex dan langsung menghujani Nanda dengan ciuman di bibir mungil.


" Alex , emang ada apa ?? " Tanya Nanda yang belum mengetahui bila dirinya telah tidur lebih lama dari biasanya.


" Apa mama gak tau , kalau mama telah tidur lama " Kata Alex yang kini berada di pangkuan Nanda.


" gak emang Mama tidur lama ya ??" Tanya Nanda kembali.


" Iya ma ,sampai aku dan ibu angkat kawatil ama mama" Kata Alex dengan ekspresi imutnya.


Keduanya pun saling bercanda ,Tak lupa Nia juga menyiapkan bubuk hangat untuk Nanda makan. Karena makanan berat belum di izinkan oleh Mirna , dokter pribadi Keluarga Aldiansah.


...*****...


Lima hari sudah berlalu . Kini Nanda sudah diperbolehkan untuk kembali ke rumah nya . Ia merasa sangat bosan bila tetap berada di rumah sakit . Walaupun di sana dirinya bisa beristirahat dengan tenang. Namun baginya sangat melelahkan .


Sedangkan Nia tak dapat menemaninya setiap saat , karena pekerjaan yang menumpuk selama Nanda tidak ke kantor.


" Al , ada jadwal apa hari ini ???" Tanya Nanda sambil melihat layar leptop nya .


" Hanya menandatangani beberapa Dokumen Nanda" Jawab Aldi sambil mengendarai mobil nya.


Kini Mobil Nanda melaju dengan kecepatan sedang dan tak mengetahui bawah seseorang telah mengikuti arah kemana Mobilnya melaju. Dan setengah jam kemudian Mobil Nanda pun sampai di parkiran khusus pemimpin perusahaan . Dan mobil yang membuntuti nya tak bisa dengan bebas memasuki parkiran tersebut.


" Aaaaaahhhhkkkkk ....... parkiran khusus ,gimana Aku menyelidiki nya , sesuai dengan perintah bos????? " Kata Laki laki misterius itu.


Sedangkan Alvino saat ini sedang bersama dokter pribadi untuk membahas sesuatu mengenai tes DNA Alex kecil dan dirinya .


Siapa laki laki yang membuntuti Nanda???


Dan apakah yang Alvino lakukanlah , Setelah mengetahui bahwa Alex adalah putra kandung nya ?? Nantikan di episode selanjutnya .


Selama membaca , semoga tak mengecewakan para readers tersayang 😊😊😊 dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊😊😊.

__ADS_1


__ADS_2