Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
eps 41


__ADS_3

Hari hari bahagia mereka lewati dengan penuh senyuman . Tak ada yang menampilkan wajah sedihnya. Tawa , candaan kini berada di acara malam ini . Betapa bahagianya Mereka saat ini . Namun malam juga semakin larut dan mereka yang berada di villa itu memutuskan untuk mengakhiri pesta , walaupun tak rela untuk menyudahi pesta tersebut.


" Kak Al , aku mau tidur dengan kakak " Seru Alex yang rindu dengan pengasuh nya .


" Nona ...." Panggil Aldi yang mau meminta izin dari Nanda.


Sedangkan Nanda hanya menganggukkan kepalanya dan tak lupa seulas senyum menghiasi wajah cantiknya.


Kini Aldii segera mengangkat tubuh mungil milih Alex kecil dengan raut wajah bahagia nya. Karena sudah lama tak bertemu dengan majikan mudanya .


" Capek sekali malam ini " seru Nanda Sambil membaringkan tubuh seksinya.


" Mandilah dulu sayang " Kata Alvino yang baru tiba di kamar nya.


" Nanti Vin , kamu mandilah dulu" Pinta Nanda dengan nada manjanya .


" Baiklah " Kata Alvino yang kini melangkah menuju ke kamar mandi .


Dan setengah jam kemudian Alvino keluar dengan menggunakan handuk yang melilit pinggang nya.


" Nan , apa kamu sudah tidur ??" Tanya lembut Alvino yang kini melangkah mendekati istrinya.


" Belum " Kata Nanda dengan nada lembut nya .


" Mandilah , biar segar tubuhmu " Kata Alvino yang mengusap lembut rambut panjang Nanda .


" Baiklah , aku akan mandi " Kata Nanda yang kini sudah terduduk di samping Alvino .


Dan tak lama kemudian Nanda pun pergi menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dari bau keringat .


Tak terjadi apa apa di malam ini . Karena keduanya kelelahan akan aktivitas dalam sehari ini .


Pagi pun datang . Kini keduanya sudah bersiap untuk bekerja . Sedangkan Alex di antar oleh Aldii asisten Nanda , menuju ke kediaman utama Keluarga nya. karena hari ini ia cuti sekolah untuk mengikuti pelatihan yang di ajarkan oleh Winda. Tak tau apa yang akan nenek nya ajarkan nanti . Yang pasti Alex kecil hanya menuruti perintah Winda .


Namun di perjalanan menuju ke kediaman utama Keluarga Pratama , Mobil mereka kini di ikuti oleh seseorang . Tak tau siapa mereka . Tapi Aldi sudah menampilkan wajah kewaspadaan nya.


" Tuan muda , kita main tembak tembakan ya " Ajak Aldi dengan wajah yang santai tapi kewaspadaan masih terlintas di wajahnya .


" Ya ayoo kita main sekarang " Seru Alex kecil dengan nada yang imut .


" Tapi Tuan muda menjadi orang yang saya lindungi , tau kan apa yang harus tuan muda lakukan ??" Tanya Aldii dengan nada lembut nya .


" Siap kak Al , kapan mulai nya ??" Tanya Alex kecil yang belum mengetahui apa sedang terjadi.

__ADS_1


" sebentar lagi " Kata Aldi dengan senyuman manis di wajah tampannya.


Mobil hitam milik Aldi terus melaju hingga sampai di jalan yang sepi . Sedangkan Mobil silver yang mengikutinya langsung bertindak . Suara tembakan pun mulai di luncurkan .


" Dor....... dor........ dor ........ " Suara tembakan dari arah mobil silver.


Dengan gerakan kedua tangan nya , Aldi mengemudikan mobil nya dengan sangat cepat . Menghindari setiap tembakan yang diarahkan ke mobilnya .


"Apa Tuan muda takut ???" Tanya Aldi dengan nada sedikit kawatir .


Dengan cepat Alex menggelengkan kepalanya . Dan .........


" Ini sangat seruu Kak Al " Kata Alex dengan nada bahagia .


Seketika membuat Aldi sangat terkejut , melihat majikan mudanya tak memiliki perasaan takut akan pengalaman pertama nya.


Namun keterkejutan itu tak berlangsung lama , ketika sebuah tembakan menuju ke arah mobilnya lagi.


" Dor....... dor ........ dor....... " Suara tembakan dari mobil silver.


" Tuan , pegangan yang kuat , mobil kita akan melaju dengan sangat kencang " Kata Aldi sambil melihat kaca mobilnya yang menampilkan mobil yang melancarkan sebuah tembakan.


" Siap kakak " Seru Alex dengan nada yang tak menampilkan rasa takutnya.


Namun tiba-tiba ban mobil belakang nya terkena tembakan dan terpaksa ia menghentikan laju mobil nya.


" Siiiiiiit.............. " Suara rem mobil yang mendadak berhenti .


Tapi untung Alex dengan sigap berpegang erat di gagang pintu mobil .


" Tuan tak apa apa ??" Tanya Aldi dengan nada kawatir nya . Walaupun keningnya sedikit berdarah akibat dari sebuah benturan .


" Aku tak apa apa , tapi kakak Al kening mu berdarah " Kata Alex dengan nada sedih nya.


" Tak apa , kita keluar dulu dari permainan ini , baru memikirkan luka nya " Kata Aldi yang bersiap untuk melindungi majikan mudanya.


" Baik kak Al " Kata Alex yang seolah olah mengerti dengan apa yang terjadi saat ini.


Sedangkan di tempat lain , Nanda kini merasakan firasat buruk dengan keadaan putra nya.


" Kenapa hatiku sangat gelisah saat ini ???" guman lirih Nanda yang masih terdengar oleh Nia sahabat sekaligus asisten nya.


" Kenapa Nan ???, Apa kau sakit ???" Tanya Nia dengan nada lembut nya .

__ADS_1


" tidak , aku sehat , tapi aku merasa sangat gelisah saat ini" Kata Nanda dengan wajah yang menampakkan Kekawatiran nya .


" jangan di pikirkan lagi mungkin itu hanya perasaan mu saja " Kata Nia yang mencoba menenangkan nya .


Namun tiba-tiba ponsel nya berdering , menandakan seseorang menghubungi nya.


" Sebenarnya ya ,Aku mau angkat telpon dulu , Kau lanjutkan tanda tangan dokumen itu " Kata Nia sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan milik Nanda .


" Baiklah " Kata Nanda dengan perasaan yang masih gelisah .


Di tempat Nia saat ini ......


" Ada apa ??" Tanya Nia pada seseorang yang menelpon tadi .


" Nona ,gawat Tuan muda dan Tuan Aldi dalam bahaya " Kata orang yang menghubungi Nia yang tak lain adalah salah satu bawahan Aldii .


" Apa ??? , dimana mereka saat ini ??"Tanya Nia dengan nada terkejut dan kawatir akan keadaan anak angkatnya.


" Mereka ada di jalan DZXXXX dan kami sudah mengirim beberapa bodyguard untuk menuju ke sana " Kata Bawahan Aldi .


" Baiklah aku akan kesana , jarak nya juga tak jauh dari sini "Kata Nia yang langsung menutup sambungan telpon nya.


Dan segera menuju ketempat dimana Aldi dan Alex kecil berada. Namun ia lupa dengan satu hal ,yang tak lain adalah memberi tau Nanda.


Mobil Nia kini melaju dengan sangat cepat . Tak lupa sabuk pengaman ia kalungkan ke tubuh nya.


" Brengsek , siapa yang berani mengusik putra kesayangannya ku ??? " Kata Nia dengan nada marahnya.


Ia juga menyiapkan dua buah pistol untuk berjaga-jaga .


Sedangkan di tempat Aldi saat ini masih terjadi baku tembak .


" Dor...... dor....... dor...... " Suara tembakan dari senjata Aldii yang semuanya tepat mengenai sasaran .


Karena dirinya adalah penembakan jitu .


" Sial , Kita harus cepat membunuh nya , jangan sampai ia lolos " Kata orang yang memakai kaos hitamnya .


Tak tau siapa mereka sebenarnya . Namun mereka saat ini mengincar nyawa Aldi yang menjadi pondasi bagi perusahaan Aldiansah . Karena kejeniusan nya.


Udah dulu ya , Besok lagi dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊 .


Selamat membaca dan semoga tak mengecewakan 😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2