
Karena kawatir akan keadaan Putranya dan calon menantunya , Winda pun segera menyusul Mahendra ke kamar milik Alvino . ia kini terus melangkah kan kakinya menuju ke kamar putra nya. Karena pesta juga sudah selesai.
Sedangkan Alex kecil sudah tidur di kamar Winda neneknya.
" Vin , siapa yang sakit ??" Tanya Winda yang kini sudah berada di dalam kamar Alvino.
" Nanda bu , sepertinya ia sudah terjebak menggantikan aku " Kata Alvino kepada Winda.
" Apakah sudah di obati ??" Tanya Winda yang kini menampilkan wajah Kekuwatiran nya.
" Sudah , tapi ini cuman obat penenang , Mahendra tak bisa menghilangkan seluruh efek obat bius itu" Kata Alvino dengan nada sedih nya.
" Kalau begitu kamu aja yang jadi penawaran nya , kan Nanda udah menjadi istri sah mu " Ucap Winda yang membuat Alvino terkejuut.
" ibu kan Belum pergi ke biro pencatatan sipil , bilang udah menjadi istriku " Kata Alvino di tengah keterkejutan nya.
" Siapa bilang belum kesana ??? , ni bawahan ibu bentar lagii kemari mengantar surat nikah kalian " Kata Winda dengan seyuman manis di wajah cantik nya.
Karena Winda udah mempersiapkan semua keperluan Putranya , termasuk juga surat nikah untuk menghindari rencana curang rekan bisnis nya yang saat ini sedang mengincar putranya .
" bu aku gak bercanda looo " Kata Alvino yang kini menatap Winda.
" ibu gak bercanda , sana buruan........ kasian Nanda yang merasa sengsara saat ini dan besok pagi kedua surat nikah sudah ada di atas meja kerjamu " Ucap Winda Sambil melangkah pergi meninggalkan kedua di dalam kamar .
Sedangkan Alvino kini melangkah pergi menuju ke kamar mandi , untuk menenangkan dirinya . Ia tak tau apa yang harus ia lakukan saat ini . Menuruti perkataan ibunda atau memberikan obat penenang lagii kepada Nanda , jika efek obat itu kembali lagii .
" Bagaimana aku menghadapi mu esok hari Nan ??? , jika sesuatu terjadi malam ini " Guman lirih Alvino yang kini menyiram tubuh nya dengan air dingin.
Setelah satu jam mendinginkan tubuhnya , Alvino pun beranjak pergi meninggalkan kamar mandi. Dan kini menuju ke ruang tempat Nanda berada. Namun alangkah terkejutnya dirinya saat ini , melihat Nanda yang bereaksi seperti tadi , karena efek obat penenang sudah menghilang .
" Vin , tubuh ku mulai tak nyaman lagii " Kata Nanda yang kini mulai membuka seluruh pakaiannya .
" Nan , tenanglah " Kata Alvino yang kini mulai mendekati Nanda .
" Vin , tolong aku !!! , aku sudah tak tahan lagi " Kata Nanda sambil memeluk erat tubuh Alvino .
Sensasi aneh pun mulai muncul dan membuat Nanda mulai menciumi bibir lembut nya , Setelah itu mulut Nanda turun menuju leher mulus milik Alvino dan mulai mencumbunya . Sehingga membuat Junior Alvino kembali bersemangat .
" Baiklah Nan , ini kamu yang mintanya , jangan menyesalinya " Ucap Alvino yang kini sudah tak tahan menerima godaan dari Nanda .
Pergulatan pun di mulai. Suara suara indah milik Nanda juga mulai keluar . Rasa nikmat mulai Nanda rasakan . Alvino kini melakukan aktivitas nya sebagai Seorang suami . Mencium dan menjamah setiap bagian sensitif di tubuh milik Nanda. Tubuh seksi istrinya saat ini membuat Junior nya langsung bersemangat. Sudah lama ia tak merasa sensasi seperti ini.
__ADS_1
" Viiin ......... , teruskan...... " Panggil Nanda dengan nada lembut nya , yang merasa sensasi akibat ulah nakal mulut Alvino.
Tak berhenti di situ saja. Kedua tangan milik Alvino kini mulai menuju ke dua buah gunung kembar milik istri nya. Lembut namun penuh nafsu . Seakan akan keduanya kini menuju surga dunia. Menyusu seperti seorang bayi. Suara desahan indah Nanda terus keluar dari mulut mungilnya.
" Viiin ............" Panggil lembut Nanda yang merasa kan sensasi luar biasa akibat ulah nakal mulut Alvino .
" Teruskan sayang ...... panggil nama ku , aku semakin bersemangat mendengar suara merdu mu " Ucap Alvino yang semakin buas namun kelembutan menyertakan.
Setelah itu bayangin sendiri aja ya . Yang sudah punya suami pasti tau setelah itu terjadii apa??? 😁😁😁. Peperangan di atas tempat tidur 😜😜😜 , bantal pun jadi hilang karena itu 😂😂😂😂.
...***...
Pagi pun datang, Kini terlihat kedua insan yang masih tertidur pulas. Tanpa sehelai pakaian pun yang menutupi tubuhnya. Hanya sebuah selimut tebal yang menutupi tubuh mereka saat ini.
" Uuukkh , sudah pagii ya " Ucap Nanda ketika terbangun.
Namun tiba-tiba.........
" Uuuukkkkhh berat sekali , tubuh ku " Kata Nanda yang belum menyadari sesuatu.
Nanda pun menoleh ke arah lain . Nampak lah Alvino yang kini masih tertidur di sampingnya .
Wajahnya pun langsung memerah . ingatan semalam juga mulai bermunculan dan tak mengetahui kedua mata Alvino kini sudah melihat tingkahnya.
" Ada apa Nan ??? , apa masih merasakan tak enak badan ??" Tanya Alvino yang saat ini bangun melihat keadaan Nanda dengan wajah merah nya.
" Gak ....... aku udah enakan , maaf tadi malam akuu...... " Kata Nanda yang belum sempat di lanjutkan sudah di potong oleh Alvino.
" Jangan di pikirkan lagii , ngomong ngomong kamu buas juga tadi malam " Kata Alvino menunjukkan begitu banyak tanda merah yang di buat oleh Nanda.
Seketika membuat Nanda salah tingkah dan memalingkan wajah cantik nya ke arah yang berlawanan dengan Alvino.
" Aah ....... maafkan akuu......." Kata Nanda yang menahan rasa malu karena Alvino terus menggoda nya.
" Baiklah , kita mandi bareng yuk ??" Ajak Alvino dengan seyuman mesumnya .
" Gak deh ,kamu .....kamu..... mandi aj dulu , aku mau tidur lagi " Kata Nanda yang segera menutup wajah merah nya dengan selimut tebal nya.
Sedangkan Alvino hanya menampilkan seyum manis nya setelah melihat tingkah lucu Nanda istri nya.
" Baiklah , aku akan Madi dulu " Ucap Alvino yang mulai beranjak dari tempat tidur nya.
__ADS_1
Setelah kepergian Alvino , Nanda pun mulai membuka selimut nya. Mengutuki perbuatan nya semalam .
" Begitu bodohnya aku semalam , Kenapa aku maun meminum minuman itu ??? Apalagi musuh bisnis Keluarga Pratama lebih banyak dari perusahaan ku " guman Lirih Nanda yang tak habis pikir dengan kejadian semalam.
Setelah setengah jam kemudian, Alvino keluar darii kamar mandi. Ia kini memakai kimono handuk nya , menampakkan sedikit tubuh kekar nya. Membuat Nanda melihat tanpa henti . Dan tak menyedari Alvino mendekati nya.
" Kamu bisa melihatnya jika kamu mau sayang " bisik Alvino yang membuat Nanda tersadar dari lamunannya.
" Aku ......aku mau mandi " Kata Nanda yang kini segera meninggalkan Alvino di tempat tidurnya
Sedangkan Alvino hanya menampilkan senyum manisnya.
" Istriku sangat pemalu ya " Kata Alvino saat Nanda sudah memasuki kamar mandi di kamar Alvino suami nya.
...****...
Dua jam kemudian , kedua nya pun keluar dari kamar nya. Mereka sangat canggung ketika sampai di ruang makan. Banyak mata memandang tingkat keduanya. Termasuk juga pandangan dari kedua sahabatnya yang tau betul apa yang terjadi semalam.
" Ma , mama udah bikin adiknya ??" Tanya Alex yang membuat semua terkejuut.
" Buat adik , kata siapa Lex " Tanya Nanda yang melepaskan rasa Canggung nya.
" Kata Nenek " Ucap Singkat Alex tanpa ekspresi bersalah akan pertanyaan.
Sedangkan Alvino langsung memandang ke arah ibunya yang kini menampilkan seyuman di wajah cantik nya tanpa rasa bersalah sama sekali .
" ibu , apa yang kamu bicarakan kepada Alex putraku ??" Tanya Alvino .
" Gak ada , cuman berkata kalau kalian mau buat dedek baru untuk Alex " Kata Winda dengan seyuman manis nya.
" Ya pa , aku sudah ingin mempunyai seorang adik , apalagi perempuan , pasti cantik seperti mama " Sahut Alex yang menampakkan wajah bahagia nya.
." Ya bentar lagii jadi sayang " Ucap Alvino yang membuat Alex tersenyum kembali.
Sedangkan Nanda tak bisa berkata kata lagi . Mempunyai mertua yang sangat konyol dengan Sifat nya . Apalagi alex juga mempunyai sifat yang sama dengan neneknya , Sungguh pasangan yang sangat serasi.
" Aduuuh , punya ibu kok gini amat " Pikir Alvino yang taj habis pikir dengN tingkah konyol dari ibunya.
Setelah lama bercanda kini mereka semua memulai sarapannya. Hanya ada dentingan sendok di saat mereka sarapan .
Udah dulu ya , jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😘😘😘
__ADS_1