Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
eps6


__ADS_3

Setengah jam kemudian, Nanda sudah menyelesaikan tugasnya di butik dan kini dirinya dalam perjalanan menuju ke perusahaannya . Ia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang , karena masih ada waktu cukup untuk sampai ke tempat tujuan.


Namun tiba-tiba Nanda merasa bahwa dirinya sedang di buntuti oleh sebuah mobil berwarna hitam . Tak menunggu lama ia pun segera menghubungi Aldi Asisten nya.


Sedangkan Aldi kini sedang menyambut kedatangan Ceo dan asisten nya dari perusahaan Pratama. Aldi tak merasakan bahwa ponsel bergetar sedari tadi.


" Selamat datang Tuan tuan " Sapa Aldii kepada Alvino dan juga Wendii.


" Maaf Tuan , Nona kami masih dalam perjalanan menuju kemari "kata Aldi lagii.


" Tak apa apa , kami yang datangnya lebih cepat " Kata Wendi yang mewakili Alvino berbicara.


Mereka pun kini memasuki ruang khusus untuk tamu terhormat. Dan tak lupa Aldi juga memerintahkan bawahannya untuk membuat kan minuman dan kue kering selagii menunggu kedatangan Nanda pemimpin perusahaan Aldiansah.


Namun tiba-tiba Aldi baru merasakan ponselnya bergetar berulang kali . Dilihat nya layar ponselnya . Ada begitu banyak panggilan dari Nanda . Ia pun langsung menghubunginya kembali .


" Hallo Non ,ad......" Kata Aldi namun belum sempat melanjutkan perkataannya sudah di potong oleh Nanda .


" Al , jangan bicara dulu , dengarkan aku , seperti aku sedang di buntuti oleh seseorang kini aku hanya berputar-putar d pusat kota " Ucap Nanda d telpon.


" Apa .........??? Siapa yang berani mengacau d daerah kekuasaan ku ? Apa Nona baik baik saja? " Ucap Aldi dengan nada tinggi dan membuat kedua tamu terkejut .


" Maaf Tuan Tuan , sepertinya Nona Kamii akan agak terlambat ,mohon tunggu sebentar lagi " Ucap Aldi sambil melangkah pergi menuju ke ruang para Pegawai.


Aldi pun langsung meminjam salah satu Leptop milik pegawai nya. Dengan cepat tangan Aldi mencari lokasi mobil Nanda. Hanya dalam hitungan detik ia pun sudah menemukan lokasi majikannya. Dengan segera Aldi menghubungi para bawahannya. Hanya dalam waktu lima menit para Bodyguard pun berkumpul dimana tempat Aldi berada.


" Cepat kalian bereskan Mobil yang telah membuntuti Nona muda " Perintah Aldi dengan nada marahnya , Karena Seseorang telah berani mengusik kehidupan Majikannya.


" Baik " Ucap kelima Bodyguard .


Sedangkan Alvino dan Wendi merasa penasaran akan Sikap Aldi yang 180 derajat berbeda dengan yang tadi.


" Ada apa sebenarnya ??" Tanya Alvino kepada sahabat nya.


" Sepertinya ada hal yang tidak beres " Ucap Wendi yang pertama datang ke perusahaan Aldiansah sudah merasa adanya keanehan.


" Apa Maksudmu??" Tanya Alvino yang menjadi penasaran.


" Aku belum mengetahui nya apa yang tidak beres , Namun d setiap lokasi d pasang banyak kamera tersembunyi , Seperti nya takut akan adanya penyusup di perusahaan ini " Jelas Wandi yang ahli dalam hal pengamatan.


" Dan yang anehnya lagi , Tak ada kamera pengawas d ruangan khusus untuk pemimpin nya," Jelas Wendi lagi .


" Ya aneh sekali , Coba kamu selidiki lebih lanjut " Perintah Alvino dengan gerakan tangan nya , karena adanya kamera tersembunyi d ruang tersebut.


Sepuluh menit kemudian Aldi pun datang dengan sikap ramahnya.


" Mohon maaf atas ketidak nyamanan tadii " Ucap Aldi dengan nada Sopannya.

__ADS_1


" Ya saya mengerti , Apa ada suatu masalah sehingga kamu bersikap seperti itu??" Tanya Alvino yang merasa curiga dengan sikap Aldi yang cepat berubah .


" Ya tuan , Namun sekarang sudah di urus oleh bawahan bawahan saya " Kata Aldi sambil menampilkan seyumannya.


Sedangkan Nanda kini sedang sibuk dengan mobil nya , dia melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh dan menuju ke tempat yang sepi , dimana para bodyguardnya berada. Setelah sepuluh menit kemudian mobil Nanda pun sampai ke tempat tujuan. Di lihatnya Dua buah mobil terparkir d depannya . Ia pun langsung berhenti dan salah satu Bodyguardnya mengambil alih kemudi nya. Mobil Nanda pun melaju dengan cepat sedangkan para Bodyguard yang lainnya menghadang mobil hitam yang sedari tadi membuntuti Nanda .


" Nona , tidak apa apa kan ??" Tanya Bodyguardnya.


" Tidak , terimakasih telah datang tepat waktu " Ucap Nanda dengan nada lembut nya.


" Ya Nona sudah seharusnya saya menjaga Nona " Ucap kembali Bodyguard nya.


Mobil Nanda pun terus melaju menuju ke perusahaan Aldiansah. Hingga setengah jam kemudian ia pun sampai dan langsung menuju ke lift pribadinya.


" Sungguh hari yang melelahkan " Guman Nanda yang kini sudah berganti pakaian dan tak lupa sebuah topeng menutupi kecantikan nya.


Tak menunggu lama ia pun langsung menuju ke ruang khusus tamu terhormat.


" Selamat datang Nona " Ucap Aldi yang kini berada di depan pintu ruangan khusus untuk tamu.


" Ya , Apa Tamu dari perusahaan Pratama sudah pulang??" Tanya Nanda kepada Aldi Asisten nya


" Belum Nona , mereka masih ada di dalam ,mari kita masuk " Ajak Aldi.


Kedua nya memasuki ruangan . Terlihatlah kedua pemuda tampan yang kini sedang memperhatikan langkah nya.


" Maaf telah membuat kalian menunggu lama" Kata Nanda sambil menampilkan seyumannya.


" oh tidak apa apa , Apa bisa kita mulai ?" Tanya Alvino kepada Nanda .


" Mari kita mulai" jawab Nanda .


Mereka kini memulai acara penandatanganan dokumen . Tak lupa keduanya juga memeriksa setiap kata di dalam dokumen tersebut. Kini Nanda sudah menandatangani nya. Sedangkan Alvino baru saja menyelesaikan nya. Akhirnya mereka pun saling berjabat tangan .


" Selamat akan kerja sama kita" Ucap Alvino dengan seyum d wajah tampan nya.


" Ya selamat juga untuk Anda Tuan Alvino " Kata Nanda sambil tersenyum manis d wajah cantik nya.


Kedua perusahaan besar pun kini menjalin kerja sama . Nanda pun merayakan dengan menyumbang sejumlah uang kepada beberapa panti asuhan yang terletak d kota tersebut. Dan di pimpin oleh Aldi Asisten nya .


Sedangkan yang membuntuti Nanda , sudah d interogasi oleh bawahan Aldii . Dan kemudian d serahkan ke polisi , Apabila mereka tak membahayakan majikan muda nya di masa depan.


Hari pun sudah menunjukkan waktu siang hari. Kini Alex dan Nia sang ibu Angkat pergi ke sebuah tempat makan untuk mengisi perut nya yang sedari tadi berbunyi terus.


" Kau mau makan apa lex ??" Tanya Nia kepada putra angkat nya .


" Atu mau makan yang ini , yang ini, yang ni " Kata Alex yang kini memegang buku menu makanan

__ADS_1


Namun setelah di lihat Nia , semua yang di pilih adalah menu es krim .


" Lex kita ini mau makan , kenapa kamu memilih begitu banyak menu es krim ?" Tanya Nia sambil memegang dahinya.


" Aku kan ingin es krim ibu angkat" Kata Alex dengan sedikit cemberut.


" Ini nanti aja untuk makanan penutup ya " Ucap Nia dengan sabarnya.


" Baiklah , tapi uapin " Kata Alex dengan manja nan imutnya.


" Iya iya , Apa sih yang gak untuk Alex kecil ku " Kata Nia sambil tersenyum manis kepada Alex.


Mereka pun kini memakan makanan yang di pesannya. Sedangkan Alex hanya membuka mulutnya sambil mengotak ngatik ponsel kesayangan . Nia dengan sabar menyuapi keponakannya itu.


" Hai Nia , Apa kabar ?" Kata seorang yang baru menghampiri Nia.


" Oh kamu , apa kabar juga Wen " sahut Nia sambil masih menyuapi Alex.


" Anak siapa nii ??" Tanya Wendi .


" Oh ini anak angkat ku , kamu dari mana , kok tumben bisa keluar ?" Tanya Nia kepada teman semasa kuliahnya .


" ya bisa donk , aku mau makan siang masak harus d tahan d kantor " Kata Wendi sambil membuka menu makanan.


Kini mereka duduk sebangku . Sedangkan Alex hanya cuek saja dan masih memainkan ponselnya.


" Adik tampan ,nama kamu siapa ?" Tanya Wendi dengan seyum menghiasi wajah tampan nya.


" Alex om " Ucap alex sambil mengalihkan perhatian kepada Wendi.


Wendi pun terkejut karena melihat wajah alex yang sama persis dengan bos nya yang tak lain adalah Alvino.


" Buset dah ,ni anak mirip banget sama vino , apa kopian ya ??" Batin Wendi yang masih memperhatikan lekat wajah Alex.


" Om , enapa wajahku gak ucu ya?" Tanya Alex dengan polosnya .


"wajah Alex lucuuuu banget , malah penget pegang pipi gembulnya" ucap Wendi sambil menampilkan seyum nya.


pesananpun datang Wendi memulai aktifitasnya . Sedangkan Nia juga menyusul , karena baru selesai menyuapi Alex kecil .


Lima menit kemudian...............



Alvino Pratama.


__ADS_1


Wendi .


__ADS_2