Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
eps7


__ADS_3

Lima menit kemudian keduanya pun sudah menyelesaikan aktivitas makan siangnya dan melanjutkan aktifitas ngobrol nya.


" Anak siapa ini ??Nia" Tanya Wendii yang masih penasaran.


" Anak aku lah " jawab Nia sambil memakan camilan nya.


" Aku serius Nia , Dia sangat tampan dan lucu ,berbeda dengan kamu " Canda Wendi kepada Nia.


" Ya iyalah beda aku kan wanita " Kata Nia lagi sambil menampilkan seyum d wajah cantik nya .


Sedangkan Alex sedang asyik dengan es krim coklat nya.


" Apa kamu penculikan anak ??" Tanya Wendi yang masih mencoba mencari informasi dari Nia .


" Ya bukan lah , ini anak sahabat ku sekaligus anak angkatku " jelas Nia kepada Wendi.


" Emang siapa sahabat kamu ? , Seingatku kamu tak pernah deket dengan siapapun" Kata Wendii yang masih menggali informasi lebih dalam lagi.


Namun tiba-tiba ponsel Nia pun berbunyi ,tanda seseorang menghubungi nya.


" Hallo , ada apa Nan?" Tanya Nia yang menjawab dering ponsel nya.


" Kok lama banget ,ni aku sudah ada di butik , kamu dan alex di mana sekarang ini ? " Tanya Nanda kembali.


" Aku sekarang ada di kafe depan butik , kamu kemarilah sekalian makan siang " Ucap Nia kepada Nanda.


" Baiklah , aku akan segera ke sana" Ucap Nanda dan langsung mematikan ponsel nya.


Nanda pun langsung menuju ke kafe yang berada di depan butik nya. Kini ia d kawal oleh dua bodyguard atas permintaan Aldi yang masih kawatir akan keselamatan nya. Sebenarnya Nanda menolak , namun demi keselamatan nya dan putranya ia pun terpaksa menuruti permintaan Aldii.


Tak lama kemudian Nanda sampai ke tempat tujuan . ia langsung mencari tempat dimana sang putra dan Sehabatnya berada. Namun sebuah panggilan menghentikan aktivitas nya.


" Mama , Alex ampan di sini " Teriak Alex yang kini sedang memanggil Nanda .


Nanda pun tersenyum dan langsung menuju ke arah asal suara. Dia terkejut saat melihat asisten Ceo Perusahaan Pratama juga bersama Nia dan putranya . Namun dengan cepat Nanda merubah ekpresi wajah nya menjadi biasa saja .


" Lex , maaf tadi mama tak bisa jemput kamu sepulang sekolah" Ucap Nanda sambil mencium kedua pipi gembul Alex.

__ADS_1


" Tak apa apa ma , kan ada ibu angkat" Ucap Alex yang mengetahui kesibukan Mamanya.


Nia pun beranjak pergi . Tak lupa ia juga memperkenalkan Wendi kepada Nanda. Nanda pun dengan ramah menerima perkenalkan tersebut . Namun dalam hatinya ia terlihat sangat gugup. Karena takut ketahuan , jika dirinya adalah Ceo perusahaan Aldiansah.


" Ni , makanlah " Ucap Nia yang kini sudah membawa makanan kesukaan Nanda .


" Kau tak makan??" Tanya Nanda.


" Aku udah tadi bareng ma Alex" Ucap Nia sambil duduk di samping Nanda.


Namun tiba-tiba mata Nia pun melihat ke arah pintu luar kafe. ia sangat terkejut dengan adanya kedua bodyguard yang kini berjaga di luar Kafe dan menatap tajam ke arah Nanda.


Nanda pun tau akan apa yang mau di tanyakan oleh Nia sahabatnya .


" Nanti akan aku jelaskan , sekarang aku mau makan , soalnya dari tadi si Al gak kasih aku makan , cuman kasih kerjaan terus" Gerutu Nanda sambil memulai Aktivitas makannya.


" Baiklah" Ucap Nia dengan malasnya.


Sedangkan Wendi sedang asyik bermain ponsel bersama dengan Alex . Keduanya pun sudah mulai dekat. Tak tau apa yang di mainkan mereka saat ini.


Namun tiba tiba terdengar Dering ponsel milik wendi dan membuat nya sangat terkejut saat melihat layar ponselnya.


Tak lupa ia juga berpamitan kepada Nia dan yang lainnya.


" Kenapa Dia ??" Tanya Nanda.


" Biasa , dia takut ma bos nya ,soalnya galak dan dingin nya minta ampu " Kata Nia sahabat nya.


" Oh , begitu ya " Kata Nanda yang kini sudah menyelesaikan makan siang nya.


Kemudian Ketiganya pun beranjak pergi meninggalkan kafe tersebut . Sedangkan kedua bodyguard nya mengikuti dari belakang tak jauh dari Nanda berjalan.


Sedangkan di perusahaan Pratama , Alvino merasa kesal dengan sahabat nya yang kini belum lah sampai d ruang nya . Ia berulang kali berdecak kesal , apalagi dengan kata menunggu. Baginya Waktu adalah uang.


Setengah jam kemudian, Wendi pun sampai di ruangan nya dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari sahabat sekaligus bos nya di perusahaan Pratama.


" Wen........ , kamu berani membuat ku menunggu selama ini !!!,Apa kamu mau ku kirim ke kutub hemmmm?? " Kata Alvino dengan nada kesalnya.

__ADS_1


" Ck Kamu ini tak tau ya , Tadi aku sedang bercanda dengan kopianmu" Kata Wendii dengan sedikit kesal melihat sahabatnya yang kini sedang marah dengannya.


" Maksud mu???" Tanya Alvino yang kini merubah ekpresi wajah nya.


Kemudian Wendi pun mulai menjelaskan dari awal pertemuannya dengan teman sekampus nya. Dia juga menceritakan tentang wanita yang bernama Nanda yang sangat mirip dengan gadis yang ia bawa kepadanya. Namun itu masih kemungkinan saja . Karena Wendi belum terlalu nyakin akan hal itu. Dia masih memerlukan waktu untuk memeriksa kamera pengawas d lima tahun yang lalu.


" Jikalau benar Dia , Apa yang kau lakukan Vin?" Tanya Wendi yang penasaran dengan apa yang akan di lakukan sahabat nya.


" heh......, Akan ku kejar dia sampai dapat , tak akan ku biarkan dia lari lagi dariku " Ucap Alvino dengan senyuman misterius nya.


Entah apa yang membuatnya yakin akan perkataan tersebut. Namun Nanda tak semudah apa yang di pikirkan saat ini.


Wendi pun hanya menggelengkan kepalanya tanda mengerti apa yang akan di lakukan oleh sahabat nya tersebut. Segala cara akan ia lakukan , selama yang ia mau berhasil didapatkan nya.


...*****...


Embun pagi , kini sudah menyapa wajah cantik Nanda. Rambut panjang berwarna kecoklatan menambah kecantikan Nanda. Tubuhnya pun terlihat sangat seksi ,karena sering nya ia berolahraga. Seperti pagi ini dia berkeliling d taman dekat rumah nya . Berlari kecil melemaskan otot di seluruh tubuh nya. Tak lupa Kedua bodyguard telah mengawasinya dari kejauhan. Sedangkan Alex masih tertidur di kamar nya , karena hari ini ,hari dimana Alex libur bersekolah.


" Nan , tunggu " Teriak Nia yang baru sampai di taman .


" Telat bangun ya " Kata Nanda dengan santainya.


" He....he.....he..... iya ,soalnya lupa kalau mau berolahraga pagii " Kata Nia sambil tersenyum menampilkan gigi putih nya.


" Dasar , kebiasaan " Kata Nanda sambil melanjutkan aktifitas nya.


Keduanya pun terus berlari kecil ,hingga Dua kali putaran dan kini mereka istirahat di tempat duduk yang berada di taman tersebut.


" Capek nya" Keluh Nia yang sangat jarang melakukan olahraga di luar ruangan.


Karena Nia memiliki peralatan olahraga di rumah nya. Sedangkan Nanda lebih nyaman berolahraga di luat ruangan.


"hanya segini aja kamu udah capek ,Apa lagi kalau aku ajak kamu naik ke pegunungan??" Kata Nanda sambil tersenyum manis d wajah cantik nya.


"Lah ,itu beda Nan " Kata Nia yang kini masih mengeluarkan nafas panjang nya.


Nanda hanya tersenyum melihat tingkah laki sahabat nya tersebut.

__ADS_1


Hingga setengah jam kemudian mereka beristirahat dan kini waktunya kembali ke rumah takut Alex kecil mencari nya


__ADS_2