Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
eps23


__ADS_3

Langkah Nanda pun terhenti , setelah melihat Wendii yang kini sudah berada di hadapan nya.Ia pun langsung menjawab perkataan yang telah Wendii katakan kepadanya.


" Tak apa Tuan Wendii, hanya suara burung berkicau saja dan tak akan mengganggu kerjasama kita " Kata Nanda dengan nada santainya.


Karena Nanda sudah terbiasa di hina oleh orang lain, pada pertemuan pertama . Saat dirinya yang singgel sudah mempunyai seorang putra . Bahkan Alex kecil juga sering di bully di sekolah nya karena hal tersebut. Namun untungnya Alex anak yang sangat tegar dan tak menghiraukan perkataan orang lain . Yang ia perdulikan adalah perasaan mamanya. Ia juga terkenal dengan sebutan anak yang mempunyai sifat yang dingin dan sangat pendiam . Entah itu karena sifat turunan dari salah satu orang tuanya atau karena hal lainnya. Hanya Alex kecil yang tau akan hal tersebut.


" Ya , yang terpenting adalah kerjasama kita Nona " Kata Wendii sambil menampilkan seyum d wajah tampan nya.


Ia tau begitu kejamnya Ceo perusahaan Aldiansah dalam dunia bisnis nya . Walaupun ia hanya seorang wanita , Namun Kekuatan yang ada di belakang nya sangatlah kuat dan hampir menyamai Perusahaan Pratama.


Sedangkan Nanda tak peduli dengan hal tersebut , karena semua itu di lakukan oleh Aldi Asisten mendiang ayahnya.Ia hanya duduk dan memberi perintah saja. Selain itu Nanda juga memiliki sifat yang tersembunyi d dunia bisnis nya. Ia tak akan menunjukkan rasa kasihan terhadap lawan nya. Hanya tatapan dingin yang akan Nanda berikan kepadanya. Walaupun hati menolak sifat kejam tersebut . Namun apalah daya dunia bisnis emanglah begitu . Yang kuat akan terus menuju ke puncak. Apalagi yang memiliki banyak uang . Segalanya akan berada di dalam genggaman nya .


" Mari ikuti saya , Tuan Alvino sudah lama menunggu anda " Kata Wendii yang kini membuat Nanda terkejut.


" Menunggu ku , apa maksud Tuan Wendi??" Tanya Nanda dengan identitas Ceo perusahaan Aldiansah.


" Nanti anda juga akan mengetahuinya Nona "kata Wendi sambil melangkah pergi dan diikuti oleh Nanda dan Alex.


Sedangkan Alex kini sedang melihat di sekitar nya . Yang nampak begitu banyak tatapan dari para karyawan Perusahaan Pratama .


" Siapa mereka ??" Tanya salah satu karyawan .


" Saya dengar mereka adalah Ceo perusahaan Aldiansah dan putranya" Kata karyawan lainnya.


" Masak sih , bukannya Ceo perusahaan Aldiansah masih singgel" Kata salah satu Karyawan perusahaan Pratama.


" Hus........ sudah diam , apa kamu mau di pecat langsung tanpa bayaran , sana cepat kembali kerja" Kata Sekertaris Wendii yang kini sedang mengurus suatu dokumen di lantai satu .


" Baik Nona " Kata serempak para karyawan Perusahaan Pratama.

__ADS_1


...***...


Kini Nanda sudah berada di depan ruang kerja Alvino . Ia sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi hari ini. Karena tak ada rekan bisnis lainnya yang datang selain dirinya . sedangkan Wendi hanya terdiam d sepanjang jalan menuju ke ruang kerja Alvino. Seakan akan ada sesuatu yang Mereka sembunyikan saat ini .


Namun Nanda belum mengetahui permainan apa yang kini Ceo perusahaan Pratama mainkan kepadanya. Hanya kewaspadaannya saja yang sudah mulai tampak di raut wajah cantik Nanda . Namun kewaspadaan tersebut tak terlihat dengan sangat jelas, karena sebuah topeng menutupi kedua mata indahnya.


" Silahkan masuk , Tuan Wendii , Nona ......" Pinta sekertaris Ceo perusahaan Pratama yang perkataan nya tiba tiba berhenti.


" Panggil saja saja Dian " Kata Nanda yang mengetahui apa maksud dari Nona sekertaris tersebut.


" Oh ya Nona Dian " Kata Sekertaris itu sambil menampilkan seyum d wajah cantik nya.


Keduanya pun kini memasuki ruang kerja Alvino . Tak ketinggalan pula Alex kecil juga mengikuti langkah Nanda . Tangan mungil nya tak pernah lepas dari genggaman lembut tangan Nanda.


" Sialahkan duduk Nona Nanda " Kata Alvino yang membuat Nanda sangat terkejut .


" Apa maksud Anda tuan ?? Anda telah salah mengenali orang " Kata Nanda yang kini masih menampilkan sikap santai nya.


" Maksud ku sudah sangat jelas , aku sudah mengetahui identitas dari Ceo perusahaan Aldiansah yang selama ini sangat misteri" Kata Alvino yang dari seminggu lalu menyelidiki identitas tentang Ceo perusahaan Aldiansah , karena rasa penasaran yang sudah memuncak .


" Apakah begitu ??, Namun mohon maaf anda benar benar salah mengenali saya " Kata Nanda yang masih saja mengelak dari apa yang Alvino katakan.


" Apakah saya benar telah salah mengenali orang ???" Tanya Alvino yang kini penuh dengan kata menyelidiki.


Tak mau berdebat di depan putranya , Alvino pun memberi kode kepada Wendii untuk membawa Alex kecil bermain di luar. Karena ia ingin berdua dengan ibu dari putranya dan meminta maaf atas kejadian lima tahun lalu. Ia akan menerima apapun keputusan dari Nanda. Supaya mau memaafkan dan melakukan tanggung jawab nya sebagai ayah dari Alex kecil . Jikalau diperbolehkan ia akan segera menikahi Nanda. Wanita yang selama ini ia cari.


" Mau kamu bawa ke mana putra ku ???" Tanya Nanda yang kini menatap tajam ke arah Alvino.


" Tenang saja Nona Nanda , ia akan baik baik saja bersama Asisten saya " Kata Alvino yang kini mulai melangkahkan kaki menuju ke arah Nanda yang masih berdiri di hadapannya.

__ADS_1


Sontak Hal tersebut membuat Nanda berjalan mundur dan tatapan nya bagaikan sang elang yang akan menangkap mangsanya.


" Mau .... mau apa anda Tuan??" Tanya Nanda dengan gagapnya.


" Menurut mu ???" Kata Alvino yang penuh dengan teka teki.


" Aku peringatkan , jangan macam-macam " Kata Nanda yang sudah memberikan peringatan keras kepada Alvino .


Namun bukannya berhenti , Alvino tetap melanjutkan langkah kaki nya , hingga Nanda berhenti karena sebuah dinding menghalangi langkah kaki nya.


" Dinding sialan " Kata Nanda dalam hati .


Tak menunggu lama, dengan cepat tangan Alvino langsung melepaskan topeng dari wajah Nanda , yang membuat Nanda sangat terkejut.


" Apa yang anda lakukan ???" Kata Nanda sambil memalingkan wajah cantik nya ke arah yang berlawanan dengan Alvino .


" Aku hanya ingin melihat wajah cantik ibu dari putraku " Kata Alvino yang tak bisa lagii menahan rasa bersalah nya.


Kini Alvino pun langsung terduduk di lantai dan meminta maaf atas kejadian lima tahun lalu. Sedangkan Nanda masih terpaku dan terkejut saat mendengar apa yang Alvino katakan .


Rasa sedih , marah , bahagia ,dan kecewa kini menjadi satu di hati Nanda . Tak terasa air mata pun terjatuh dan membasahi kedua pipi mulusnya. Ia kini tak bisa berkata kata lagi . Hanya diam yang saat ini Nanda lakukan .


" Apa ini???, cobaan apa lagii yang Kau berikan kepada ku Tuhan , aku sudah melupakan kejadian itu dan akan memulai hidup baruku bersama putraku , Namun apa ini?? , kenapa orang yang meniduriku datang kepadaku ??, apa yang harus aku lakukan kepadanya Tuhan " Kata Nanda di dalam hati nya .


Setelah Alvino selasai menjelaskan , ruangan itu pun menjadi sangat sunyi , tak ada kata yang keluar dari mulut kedua nya . Kini Nanda juga masih dalam keterkejutan nya. Hari ini sangat melelahkan bagii Nanda. Begitu banyak informasi yang mengejutkan datang di pikiran nya. Langkah nya pun menjadi sangat lemas . Ia tak tau harus berbuat apa . Sedangkan Alvino ........


Nantikan di episode selanjutnya ya 😁😁😁😁😁 dan selamat membaca , semoga tak mengecewakan para readers tersayang.


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2