
Hari sudah menjelang pagi , kini terlihat Winda ,ibunda Alvino yang sudah terbangun darii tidurnya . Ia teringat soal sepasang kalung yang akan ia berikan kepada putranya dan menantunya. Segera mungkin Winda mengambil ponsel canggih nya. Tangannya pun langsung menari di atas layar ponselnya.
" Vin , ibu ada kado untuk kalian berdua , sebentar lagi akan sampai di Villa kalian dan simpan baik-baik hadiah dari ibu , tapi jangan sampai kamu perlihatkan kepada publik , akan sangat berbahaya bila itu terjadi " Kata Ibu Alvino melalui pesan di ponsel canggih nya dan di sertai dengan pelindung d perangkat nya agar tak bisa di Rates oleh seseorang.
Tak lama kemudian ..........
" Ting ......... ting........ ting......." Sebuah pesan langsung masuk ke ponsel Winda.
" Ya ibu , terimakasih hadiah nya , mungkin seminggu lagi kami akan pulang" Kata Alvino yang tak menanyakan hal yang membuat nya penasaran.
" Loooh Kenapa kok cepat sekali kalian balik kesini ??, Apa Villa pemberian ibu tak nyaman buat bulan madu kalian ??" Tanya Winda kepada putranya.
" Sangat nyaman ibu , tapi ada masalah sedikit di perusahaan yang mengharuskan aku hadir secara langsung " Kata Alvino yang masih dengan pesannya.
"Baiklah , nikmati waktu kalian di sana , ibu dan Alex sangat menantikan kehadiran seorang anak dari rahim Nanda " Kata Winda dengan emot seyum nya .
" Siap ibu " Kata pesan singkat Alvino .
Jam sudah menunjukkan pukul tujuh , Kini waktunya Alex kecil bersekolah dan bulan depan Ia juga genap berusia enam tahun.
" Nek , antar aku sekolah ya " Kata Alex yang kini bergulat manja dengan Winda.
" Baiklah , sekalian Nenek mau ke perusahaan bertemu dengan pamanmu " Kata Winda yang sudah lama tak melihat batang hidung Wendii di kediaman utama Keluarga Pratama.
Karena sibuk mengurus masalah Nanda dan perusahaan Pratama.
Mobil merah milik Winda kini sudah melaju dengan kecepatan sedang. Ia mengemudikan mobilnya sendiri. Sedangkan Alex sibuk dengan layar ponselnya.
" Apa lagii yang kamu mainkan Lex ??" Tanya Winda yang sudah tau jika Alex bermain dengan data perusahaan Nanda .
" Main game nek " Kata Alex dengan wajah polosnya.
__ADS_1
" Kasian sekali asisten mamamu , ia pasti kuwalahan dengan ulah mu saat ini " Kata Winda Sambil mengemudi kan mobil merah nya.
" He...... he...... he..... , biarin kan seru Nek " Kata Alex yang masih melanjutkan aktifitas nya.
Winda hanya menggeleng kepalanya saat melihat cucunya yang tak peduli dengan apa yang di lakukan Asisten mamanya . Karena Alex sudah membuat pelindung agar data perusahaan tak bocor di saat ia bermain main dengan data tersebut.
Sedangkan di Villa tempat Alvino dan Nanda berada ........
" Tok......... tok.......... tok........." Suara ketukan pintu di salah satu ruangan di Villa Alvino.
" Ya masuklah " Kata Alvino yang kini sedang bersantai d ruang Keluarga .
Lelaki itu pun memasuki ruangan tersebut . Ia adalah salah satu Bodyguard dari keluarga Pratama .
" Tuan , Nyonya telah mengirimkan sebuah hadiah khusus " Kata Bodyguard dengan nada hormat nya.
" Baiklah , bawa kesini " Perintah Alvino kepada bawahannya.
Setelah memberikan kado dari Winda , bodyguard itupun segera melangkah pergi meninggalkan Tuannya . Yang Kini sudah di temani oleh istri tercinta nya.
" Aku pun tak tau , tapi pesan dari ibu membuatku sangat penasaran" Kata Alvino yang juga membuat Nanda lebih penasaran lagii .
" Coba aja di buka " Kata Nanda Sambil meletakkan camilan nya.
Alvino langsung membuka kado dari ibunya.
" sepasang kalung ????" Kata Nanda yang melihat isi dari kado tersebut.
" Ya , ibu juga bilang tak boleh di pakai dan harus di simpan di tempat yang aman , jangan sampai diketahui publik " Kata Alvino dengan nada serius tapi ada kelembutan di dalamnya .
" La emang kenapa Vin ??, apa ada rahasia di dalamnya??" Tanya Nanda kembalii Sambil mengambil salah satu kalung itu.
__ADS_1
" Aku pun juga tak tau , kita hanya bisa menuruti nya saja " Kata Alvino .
Namun tanpa sengaja Nanda kini mendekatkan liontin itu ke arah cahaya lampu . Liontin itupun langsung berubah menjadi putih dan mengeluarkan gambar logo jaringan hitam .
" Vin , Lihatlah ini ?" Seru Nanda yang melihat sesuatu yang menarik.
Alvino langsung melangkah mendekati Nanda . Ia sangat terkejut di saat melintas Logo dari jaringan hitam.
" Nan jauhkan Liontin itu dari cahaya " Kata Alvino dengan tiba-tiba.
"Kenapa Vin ??" Tanya Nanda yang merasa penasaran akan tingkah laku suaminya yang berubah di saat melihat gambar yang keluar dari Liontin pemberian ibu nya.
" Cerita panjang , tapi yang pasti ini akan sangat berbahaya bila di ketahui oleh banyak orang, Kita harus segera menyimpan di tempat yang paling aman " Kata Alvino Sambil memasukkan kembali kedua kalung pemberian Winda ibundanya.
" Baiklah " Kata Nanda yang masih merasa penasaran.
Namun sebuah bisikan ia dapatkan dari Alvino Suami nya dan membuat nya merasakan nafas panas Alvino.
" Kedua kalung ini berasal dari jaringan hitam , apa Kamu tau Nan ??" Tanya Alvino dengan senyuman manis di wajah tampannya.
" Aku pernah mendengar nya dari Aldii , Apa kelompok itu sangat berbahaya??" Tanya Nanda yang mulai tampak kawatir.
" Tenang saja , ada aku di sini , Selama kedua benda itu tak di ketemukan oleh orang lain Keluarga kita akan aman " Kata Alvino yang kini melangkah pergi untuk menyimpan kado dari Winda , ibunda nya.
Sedangkan Nanda hanya memandang kepergian Alvino.
Hari demi hari kini berlalu , hingga tiba saatnya Alvino dan Nanda kembalii ke kota A , tempat dimana keluarga nya tinggal. Tak lupa pula mereka juga mampir ke sebuah negara untuk membeli beberapa oleh oleh untuk keluarga nya. Serta berjalan jalan sebentar untuk melepaskan kejenuhan . Karena setiap hari Alvino selalu membuat Nanda capek , jadi selama ini keduanya tetap berdiam di pulau pribadi nya. Dan itupun membuat Nanda tak bisa berkata apa-apa lagii.
Jika mereka memerlukan sesuatu , pasti para bodyguard nya yang akan di perintahkan untuk membeli nya di luar pulau tersebut.
Udah dulu ya , Maaf ya baru update , karena Author tadi gak enak badan . Jadi baru sekarang sempat nya .
__ADS_1
Dan selamat membaca, semoga tak mengecewakan para readers tersayang.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊😊😊