
Hari sudah sore ,kini waktunya Nanda untuk pulang . Namun tiba-tiba ponsel nya berdering menandakan bahwa seseorang telah menghubungi nya.
" Non gawat , seperti nya seseorang telah mengetahui identitas asli Nona " Kata suara Aldii dalam telpon.
" Siapa dia Al ??" Tanya Nanda yang mulai nampak kawatir.
" ini masih dalam proses pencarian , mulai sekarang Nona harus berhati-hati , jangan sering menunjukkan diri di tempat umum " Kata Aldii dengan nada yang juga kawatir akan keselamatan majikan mudanya .
" Baiklah , segera temukan orangnya , aku tak mau membuat Keluarga baruku mengalami hal buruk karena hal ini " Kata Nanda dengan wajah yang nampak Kekawatiran nya.
" Iya Nona " Kata Aldi .
Setelah sambungan telepon nya di matikan , Nanda pun langsung melangkah keluar dari butiknya . Dan tak lama kemudian mobil Alvino pun datang menjemput nya.
" Maaf membuat mu lama menunggu sayang" Kata Alvino ketika membuka pintu mobilnya.
" Tak apa , aku juga baru keluar dari butik kok Vin" Kata Nanda dengan seyuman manis di wajah cantik nya.
Sedangkan di tempat lain d perusahaan Aldiansah , Kini terlihat Nia dan Aldi sedang membahas sesuatu di belakang Nanda .
" Bagaimana hasil pemeriksaan mu tentang orang yang kamu curigai??" Tanya Aldi kepada Nia yang saat ini membahas tentang pembunuh kedua orang tua Nanda .
" Belum ada pergerakan sama sekali dan bagaimana dengan mu ???" Tanya Nia dengan ekspresi wajah serius nya.
" Aku juga belum menemukan sesuai yang mencurigakan tentang orang itu , tapi akhir-akhir ini dia sering datang ke perusahaan Robert " jelas Aldi yang membuat Nia berkerut kening.
" Perusahaan Robert...... ????? perusahaan terbesar yang menempati posisi nomer tiga itu.....????Apa hubungannya dengan orang itu ???" Tanya Nia yang semakin penasaran .
" Aku juga tak tau , Tapi informanku mengatakan , di sana banyak para bodyguard berjaga , jadi dia tak bisa mengikutinya sampai ke dalam kafe itu " Kata Aldii yang nampak kawatir akan sesuatu.
" Kita tak boleh tinggal diam , secepatnya harus menempatkan beberapa bodyguard di sekitar Nanda , untuk berjaga-jaga bila sesuatu yang tak di inginkan terjadi kepadanya " Kata Nia yang juga di setujui oleh Aldii .
Karena Nanda adalah pewaris perusahaan Aldiansah dan juga akan mewarisi sesuatu yang bisa menggentarkan seluruh dunia. Begitu juga dengan putranya yang tak lain adalah Alex Aldiansah yang memiliki peran penting di kedua perusahaan.
...***...
__ADS_1
Kembali ke tempat Nanda dan Alvino yang kini sedang ada di dalam mobil hitamnya.
" Vin , jika terjadi sesuatu dengan ku , tolong jaga putra kita , jangan sampai dia terluka " Kata Nanda yang membuat Alvino terkejuut.
" Nan , jangan bilang begitu , aku tak akan membiarkan sesuatu terjadi kepadamu , emang ada apa ?? kenapa kamu bilang begitu ?? Aku dan Alex masih membutuhkan mu sayang " Kata Alvino yang kini memegang kedua bahu Nanda kemudian memeluk erat tubuh nya.
" Aku takut Vin , bila kejadian kedua orang tua ku akan terjadi di keluarga ku juga " Ucap Nanda dengan deraian air mata nya.
" Aku tak akan membiarkan itu semua terjadi Nan , Percayalah padaku , ceritakan apa yang sudah terjadi padamu hari ini " Kata Alvino meyakinkan Nanda bahwa dirinya sanggup melindungi seluruh keluarga nya.
Akhirnya Nanda menceritakan kejadian hari ini , bahwa seseorang telah mengetahui identitas asli dirinya. Dan saat ini Aldi masih berusaha mencari informasi tentang orang tersebut. Namun sampai sekarang tak ada kabar darinya.
" Tenanglah , aku akan mencoba membantu mencari orang itu " Kata Alvino mencoba menenangkan istrinya.
Dan tak lama kemudian Mobil Alvino pun sampai di kediaman utama Keluarga Pratama. Di sana sudah terlihat ibu dan Putra kecilnya yang setia menunggu kedatangan nya .
" Papa ,mama , Alex kangen " Teriak Alex sambil berlari menuju ke arah Alvino dan Nanda yang baru saja keluar dari mobilnya.
" lex , jangan berlari "Kata Nanda yang menampakkan wajah kawatirnya .
Namun Alex tetap berlari dan langsung memeluk erat tubuh Alvino dan Nanda.
" Mama sama papa juga kangen ma Alex " Ucap Alvini dan Nanda bersamaan .
Setelah itu mereka memasuki kediaman Keluarga Pratama. Disana sudah mulai di hias dengan indahnya. Para pelayan dan beberapa orang luar masih melanjutkan Aktifitasnya.
Sedangkan Wendi sudah berada di ruang bawah tanah untuk mengatur ulang kamera tersembunyi di seluruh Kediaman Pratama.
" Nan , mandilah dulu , aku akan menemuinya Wendii " Kata Alvino Sambil memberikan tas kerjanya kepada Nanda.
" Baiklah " Kata Nanda yang kini melangkah pergi menuju ke kamarnya.
" Ma..... , Alex ikut " seru Alex dengan manjanya.
" Baiklah " Kata Nanda yang tak bisa menolak keinginan putra kesayangannya.
__ADS_1
Nanda kini melangkah pergi , begitu juga dengan Alex yang mengikuti langkah kaki mamanya. Setelah beberapa detik kemudian , Mereka pun sampai .
" Ma , aku pinjam leptop nya " Kata Alex dengan nada manjanya.
" Ya sayang , leptop mama ada di atas meja rias " Kata Nanda dengan senyuman manis di wajah cantik nya.
Dengan cepat Alex pun mengambil Leptop Nanda. Gerakan jemari kecilnya kini menari di atas keyboard . Tak tau ide apa lagii yang dimiliki oleh Alex kecil. Namun seyuman kecil menghiasi mulut mungil nya.
" Nah ini balu permainan " Kata Alex dengan nada bahagia nya.
Sedangkan di tempat ruang bawah tanah, kini Wendi dan Alvino sedang membahas sesuatu . Ketegangan pun menyertai nya.
" Seperti nya identitas Istrimu sangat spesial Vin " Kata Wendii setelah mendengar penjelasan dari Alvino.
" Ya , aku juga mempunyai pemikiran begitu , tapi kata Nanda ia hanya pemimpin di perusahaan Aldiansah" Kata Alvino dengan wajah yang nampak serius.
" Kemungkinan identitas nya masih di rahasia oleh Aldii dan aku juga menemukan sesuatu yang menarik di sini " Kata Alvino dengan menunjukkan layar leptop nya .
Terlihatlah informasi tentang seseorang yang tak lain adalah sahabat dekat Nanda , yang memiliki identitas yang sangat mengejutkan bagi Alvino .
" Apa , dia sebenarnya seorang detektif ternama !!!!!" Seru Alvino yang terkejut membaca identitas Nia .
" Ya , Nia di tugaskan dalam misi untuk menyelidiki tentang kematian kedua orang tua Nanda " Jelas Wendii dengan nada serius nya.
" Tapi Nanda tak mengetahui tentang hal ini , mungkin demi keamanan dirinya " Kata Wendii lagiii .
" Seperti musuh perusahaan Aldiansah sangatlah berbahaya , dilihat dari ekpresi wajah Nanda tadi " Kata Alvino dengan menampilkan wajah serius nya.
" Suruh anak buah mu menyelidiki semua tentang istriku , tak boleh ada yang terlewatkan " Perintah Alvino yang takut dengan keselamatan istrinya.
" Ok , Setelah seminggu laporan tentang Nanda akan aku kirim ke meja kerjamu " Kata Wendii yang memulai aktivitas nya.
Hari semakin malam , kini nampak Nanda dan Alex sedang berbaring di tempat tidur. Kelelahan bermain membuat keduanya tertidur pulas. Tak mengetahui seseorang telah memasuki kamar nya.
" Sudah tidur rupanya, Nenek mencariii mu kemana mana, ternyata kamu sudah tidur dengan mamamu " Ucap lirih Winda yang sangat menyayangi cucu pertama nya .
__ADS_1
Sudah dulu ya , terusin besok lagi .
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😘😘😘