
Satu hari kemudian , Alvino dan Nanda telah sampai di sebuah Vila yang berada di pulau pribadinya dan terletak di luar negeri . Mereka menaiki jet pribadi untuk menuju ke pulau tersebut. Tempat Villa itu terletak di pinggiran laut . Yang mempunyai pemandangan yang indah dan nyaman bagii pasangan yang ingin berbulan maduu .
" Aah capek nya " Kata Nanda yang kini sudah sampai di Kamar besar di Villa .
" Nan ayoo kita mandi bersama " Ajak Alvino yang mulai bertingkah manja kepada istrinya.
" Gak ah , mandi sama kamu lama " Tolak Nanda yang tau akan aktivitas selanjutnya bila mandi bersama Alvino.
" Tak ada kata penolakan , pokok nya aku mau kita mandii bareng." Kata Alvino yang kini langsung mengangkat tubuh seksi Nanda.
" Vin....... , Turun aku " Teriak Nanda dengan Nada yang kelihatan sangat menggoda bagii Alvino .
" Tak akan , aku sudah sedikit bersabar dari kemarin , sekarang aku gak akan puasa lagii. Karena kita hanya berdua di Kamar ini dan tak ada penggangu " Gerutu Alvino dengan langkah kaki nya menuju ke kamar mandi yang terlihat lebih luas dari kamar mandi yang terletak di kamar kediaman keluarga Pratama.
Karena Villa di pulau itu di desain khusus bagi Alvino dan Nanda . Winda sudah menyiapkan hadiah pernikahan ini selama dua tahun terakhir , jika suatu hari Alvino mau menikah dengan wanita pujaan nya .
Kini dikamar mandinya terlihat seperti tempat pemandian air panas. Luas dan nyaman di nikmati oleh pasangan pengantin. Aroma terapi juga memenuhi ruangan yang ada di kamar mandi tersebut. Sungguh persiapan yang tidak sia sia .
Sedangkan Alvino saat ini meletakkan tubuh seksi Nanda ke dalam sebuah kolam kecil yang berisi air hangat. Ia kini mulai mencium mesra bibir milik Nanda. Kedua tangan Alvino pun melepas pakaian yang masih menempel di tubuh Nanda. Begitu juga sebaliknya. Nanda juga mulai memberanikan dirinya untuk meraba dan melepas pakaian yang di kenakan Alvino saat ini .
" Nan , kenapa tubuh bisa membuatku tergila-gila ??" Tanya Alvino yang kini menelusuri lehernya putih milik Nanda.
" Vinn........mmmmmm ...... " Panggilan serta desahan lembut yang hanya keluar dari mulut sexsi Nanda .
Dan membuat Alvino semakin semangat. Bahkan si junior kecilnya sudah mencari tempat tinggalnya.
Kini Alvino beralih ke kedua gunung kembar milik Nanda. Seketika desahan mesra Nanda keluar dari mulut mungil nya lagii.
__ADS_1
" Mmmmmmm....... , Vin ...." Seru Nanda yang mulai merasakan sensasi akan perlakuan tangan dan mulut Nakal milik Alvino .
" Nan....... , teruskan ... mmmmm ..... " Seru Alvino yang kini menyusu seperti bayi.
Dan salah satu tangan Alvino juga tak mau berhenti mempermainkan bagian paling sensitif milik Nanda . Sehingga Sensasi yang Luar biasa di rasakan oleh Nanda. Dan.......... lanjutin sendiri aja ya treveling nya 😁😁😁 pasti tau kan kelanjutan ceritanya 😏😏 bagi para suami istri yang sudah menikah 😀😀.
Kini Hari telah berganti. Terlihat sepasang pengantin masih tertidur pulas tanpa sehelai pakaian pun . Kedua kini berada di bawah selimut tebal. Tak ada yang mengganggu aktivitas tidur mereka. Yah pergulatan semalam membuat keduanya kelelah jadi tak ada yang ingin bangun dari mimpi indah mereka.
Sedangkan di tempat Wendii dan Aldi kini sedang mengintrogasi seseorang yang tak lain adalah paman Nanda yang dengan mudahnya tertangkap oleh pihak kepolisian. Namun berkat Nia keduanya dengan mudah bertemu dengan paman Nanda yang kini sebagai tersangka dalam dalam kasus tiga kali pembunuh
" Paman , jujurlah siapa yang menyuruhmu , kami akan menolong mu , biar tidak mendapatkan hukuman mati " Kata Aldi yang sebenarnya mempunyai sifat kejam yang menakutkan.
" Ciiih.... aku tak butuh pertolongan darimu dan aku tak akan berbicara satu kata pun tentang siapa yang menyuruh ku " Kata Paman Sam Aldiansah yang tak lain adalah adik dari Ayahnya Nanda .
" Kamu ini sungguh keras kepala, tapi bagaimana dengan keluargamu yang ada di luar negeri , apa gak bisa membuat mu bicara ??" Tanya Wendii dengan nada yang mengerikan.
" Aku tak akan melakukan apa apa kepada mereka , jika........." Kata Wendii yang sengaja menghentikan kata-kata nya .
" Ji..... ji.... ka jika apa ??" Tanya Paman Sam dengan nada gagap nya.
Karena ia tak menyangka orang yang ada di sekitar Nanda bisa melakukan sejauh ini. Dan selama ini para musuh dan rekan bisnis nya tak mengetahui keberadaan anak dan istri nya. Namun bagii Wendi dan Aldi dengan sangat mudah mengetahui letak dimana keluarga nya berada.
" Jika paman mau bekerja sama dengan kita " Kata Aldii yang langsung menjawab pertanyaan dari paman Sam.
" Aku akan jawab , mereka mengatakan bahwa bosnya punya dendam pribadi kepada keluarga Kakak ku , jadi mereka menyuruh ku untuk melenyapkan satu persatu keluarga Kakak ku dan sebagainya bayarannya aku bisa menguasai seluruh perusahaan Aldiansah termasuk perusahaan tersembunyi dan terbesar di negara E " kata Paman Sam yang membuat Aldi sangat terkejut .
karena hanya beberapa orang saja yang mengetahui perubahan yang ada di kota E . Bahkan Nanda majikan muda nya tak mengetahui bahwa dirinya adalah pemilik nya.
__ADS_1
" Siapa sebenarnya dia ??, Kenapa bisa mengetahui perusahaan yang terletak di kota E ? Katakan padaku , Siapa mereka ??" Tanya Aldi dengan nada marahnya Sambil kedua tangannya memegang krah baju milik Paman Sam.
" Aku..... aku tak tau , Mereka hanya menyuruh anak buahnya untuk menemui ku dan di saat aku membunuh Kakak dan istrinya , mereka juga yang menyuruhnya , tapi rencana ku gagal dengan kemunculan Nanda sebagai penerus perusahaan Aldiansah" Kata Paman Sam dengan nada geramnya .
" Orang yang jahat tak akan mendapatkan jalan kehidupan yang mulus , Kamu dengar itu !!" Kata Aldi yang tak sadar dengan keberadaan Wendii yang kini menampilkan wajah terkejut nya .
Karena ia juga tak mengetahui bahwa Perusahaan Aldiansah mempunyai cabang yang lebih besar namun masih tersembunyi di suatu tempat.
Selama dua jam mereka mengintrogasi Paman Sam. Kini saatnya Wendii mengintrogasi Aldii .
" Hai , apa kamu tak mau menjelaskan sesuatu kepada ku ??" Tanya Wendii dengan nada selidiknya.
" Ya nanti aku jelaskan , tapi bukan di sini melainkan ke rumah Nona Nanda " Kata Aldi dengan wajah yang nampak kawatir.
Mobil yang di tumpangi Wendii dan Aldi kini melaju dengan kecepatan sedang . Suasana di dalam mobil kini sangat hening . Tak ada yang mengatakan satu kata pun yang bisa memecahkan keheningan di dalam mobil tersebut.
Dan satu jam kemudian Mobil ke duanya sampai di halaman rumah baru milik Nanda , yang kini menjadi tempat untuk Aldi .
" Masuklah , disini aman untuk kita berbicara , karena di dalam rumah sudah di pasang alat kedap suara " Kata Aldi dengan nada yang bersahabat kepada Wendii.
" Baiklah , bisakah kau menceritakan semuanya padaku ??, siapa tau Aku dan Alvino bisa meringankan bebanmu saat ini " Kata Wendii yang kini melangkah memasuki rumah milik Nanda.
" Ya ini bermula dari kejadian itu , dan akupun juga terkejut saat mendengar nya " Kata Aldi dengan wajah yang nampak serius.
" Kejadian apa itu ??" Tanya Wendii dengan rasa penasaran yang tinggi.
Dan Author masih bingung dengan kelanjutan nya , terusin besok aja ya.... jikalau imajinasi Author lancar kembali dan selamat membaca, semoga tak mengecewakan para readers tersayang 😊😊.
__ADS_1
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😘😘