
Dua Minggu sudah berlalu , Kini Nanda sudah tinggal bersama dengan Alvino. Namun keduanya tak tinggal di kediaman utama d Keluarga Pratama. Hanya Alex yang menemani Winda tinggal di sana. Kesibukan keduanya yang memaksa tinggal di Apartemen mewahnya. Sehingga terpaksa berpisah dengan putra tercintanya . Begitu juga dengan Winda yang selalu merengek minta tinggal bersama dengan cucu pertama nya.
"Sayang , kau sudah bersiap pa belum ??" Tanya Alvino yang kini sudah mengenakan seragam kantor nya.
" Bentar lagii Vin " kata Nanda yang sedang kesusahan menarik resleting bajunya.
" Apa aku semakin gemuk ya , menarik resleting baju saja tak bisa " Keluh Nanda yang tak menyadari Suami nya telah berada di belakang nya.
Dengan lembut tangan Alvino meraba punggung mulus milik Nanda . kemudian menciumi nya dengan penuh cinta . Sedangkan Nanda sangat terkejuut dengan kedatangan Suaminya yang begitu tiba-tiba.
" Viiiin , jangan begitu aaahh" Seru Nanda dengan nada manjanya.
" Sayang ....., kenapa tubuh mu ini begitu menggoda???" Tanya Alvino yang masih meneruskan Aktivitas nya.
Nanda semakin kegelian , menggeliat d pelukan Alvino. Tak mau melepaskan kesempatan , Alvino pun langsung mengecup bibir mungil milik Nanda .
" Viin....... mmmmm...." Seru Nanda lagii .
" Kenapa Sayang ??? aku ingin " Tanya Alvino yang semakin tak tahan ingin memakan Nanda lagii.
" Aaah ......,tadi malam kan udah , ntar gak jadii berangkat ke kantor loooh dan besok kita juga tak bisa ambil cuti karena Kamu terus menunda pekerjaan kita " Kata Nanda yang berhasil membuat Alvino berhenti.
" Baiklah , tapi nanti malam kita lanjutkan ya....." Kata Alvino Sambil menarik resleting baju yang dikenakan oleh Nanda.
"Kamu ini ........ ,aaah terserahlah , ayo kita berangkat" Kata Nanda yang pasrah akan perilaku suami mesumnya itu.
__ADS_1
Kini mereka melangkahkan kaki menuju ke lift Apartemennya. Mereka akan berangkat dengan mobil yang sama . Perhatikan Alvino juga tak lepas dari kecantikan di wajah Nanda. Seyuman manis selalu muncul bila ia bersama dengan sang istri. Berbeda waktu berada di perusahaan Pratama. Ia akan kembali ke wajah dingin serta sifat kejamnya. Tak ada yang pernah melihat sikap baik Ceo perusahaan Pratama. Karena ini adalah dunia bisnis yang kejam . Tak ada kelembutan di dalamnya .Hanya ada sifat palsu di antara para pengusaha lain nya.
Sedangkan Vivi dan keluarga nya sudah hilang bagaikan di telan bumi . Bahkan sang kakak yang tak mengikuti pesta di kediaman Pratama masih sibuk mencari keberadaan mereka. Namun selama dua Minggu ini ia tak menemukan petunjuk apapun. Hanya Wendi dan para bawahannya yang mengetahui hal tersebut. Bahkan Alvino tak mau tau kemana mereka pergi . Yang pasti Keluarga Vivi tak di perbolehkan menunjukkan dirinya di hadapannya. Kalau tidak , mereka akan menanggung masalah yang lebih besar lagii.
" Sayang , Kapan kamu akan mempublikasikan dirimu yang sebenarnya? " Tanya Alvino yang sudah mengetahui identitas asli Nanda yang tak lain adalah Ceo perusahaan Aldiansah.
" Aku tak tau Vin , tapi di saat itu terjadi aku harus mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan , pasti orang itu tak akan membiarkan ku mengurus perusahaan Aldiansah , karena banyak rahasia di perusahaan yang aku kendalikan saat ini , Bahkan terlalu rumit untuk di jelaskan " Kata Nanda sambil memandang keluar jendela mobil .
" Aku sangat penasaran , dengan apa sebenarnya rahasia besar itu???, sehingga Aldi bisa di latih dengan hebat oleh Almarhum ayah mertua " Kata Alvino yang sangat penasaran dengan perusahaan Aldiansah.
" Sangat banyak , bahkan ini menyangkut kepentingan orang orang yang sangat berpengaruh di dunia ini " Jelas Nanda lagii.
Jikalau mau Perusahaan Aldiansah bisa saja menempatkan dirinya di posisi pertama perusahaan terbesar sedunia . Namun itu tak di lakukan , karena akan banyak para pembisnis yang akan mengincar perusahaan nya . Seperti perubahan Pratama saat ini. Jika bukan karena pertolongan para sahabat nya dari rencana licik para anak rekan bisnis nya. Pasti Alvino tak bertemu dengan Nanda . Bahkan perusahaan nya pun menjadi hancur. Untung ada kedua sahabat yang selalu membantu kerja keras nya. Sehingga selamat sampai saat ini.
" Baiklah , aku akan pergii bekerja dulu sayang " Kata Nanda yang saat ini mobilnya sudah sampai di depan butik milik nya.
" Baiklah hati hati , nanti aku jemput seperti biasa " Kata Alvino yang tak mau istrinya di antar oleh orang lain.
Kecupan mesra pun juga mereka lakukan sebelum perpisahan sementara di lakukan. Sungguh pasangan yang sangat romantis dan bahagia , membuat yang melihat nya sangat iri kepada mereka saat ini.
...***...
Di depan pintu butik sudah ada para pegawai yang menyambut kedatangan nya. Mereka sangat bahagia melihat Bos mudanya kini sudah memiliki keluarga . Tak ada kesedihan di wajah Nanda selama dua Minggu terakhir ini.
Sedangkan Nia juga ikut merasakan kebahagiaan sahabat kecilnya itu .Kini giliran dia yang harus mencari pasangan hidup . Biar bisa membahagiakan dirinya seperti halnya Keluarga kecil bahagia.
__ADS_1
" Selamat pagi Nona " Sapa para pegawai di butik Nanda .
" Ya selamat pagi " Sahut Nanda dengan senyuman manis di wajah cantik nya.
Setelah menjawab sapaan para pegawai nya , Ia pun kini langsung melangkah pergi ke tempat dimana ia bekerja . Disana sudah ada Nia yang setia menunggu kedatangan. Karena banyak dokumen yang harus Nanda tanda tangani saat ini.
" Nan , ini dokumen dokumen yang harus kamu tanda tangani " Kata Nia yang tau kalau Nanda akan mengabil cuti setelah perayaan pernikahan nya.
" Baiklah , apa aku ada jadwal hari ini ??" Tanya Nanda lagii .
" Tidak ada , karena aku yang akan mewakili kamu untuk menghadiri nya " Kata Nia sambil memandang layar leptop nya.
" Baiklah , sebelumnya terimakasih Nia " Kata Nanda kepada sahabat nya yang selama ini setia membantu nya di waktu sedih maupun senang.
"Iya Nan , sama sama" Ucap Nia dengan senyuman manis Nya.
Sedangkan di kediaman utama Keluarga Pratama , kini sudah mulai kesibukannya. Mempersiapkan kebutuhan di hari perayaan pernikahan Alvino dan Nanda. Tak ada hari santai pada bulan ini. Hari pernikahan putra kesayangannya kini sudah semakin dekat. Bahkan banyak para pelayan yang di haruskan untuk ikut. Winda tak mau kejadian di saat ulang tahun nya terulang kembali. Ia harus membuat momen bahagia di saat hari terpenting putra kesayangannya .Sesi pemotretan pun juga sudah di lakukan oleh pasangan mempelai.
Sedangkan Alex begitu senang saat dirinya mengetahui masih memiliki seorang ayah . Akhirnya permainan petak umpet yang Mereka lakukan sudah selesai . Hanya ada kebahagiaan yang kini terpancar di keluarga besar Pratama.
" Nek , papa sama mama kok belum kesini ??" Tanya Alex yang mulai merasa kangen kepada kedua orang tua nya.
" Ya ,nanti sore mereka kesini sayang " Kata Winda dengan seyuman manis kepada cucu pertama nya .
Sampai sini dulu ya , jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😘😘😘😘😘
__ADS_1