Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
eps51


__ADS_3

Suasana semakin mencekam . Adu tembak belum juga selesai.


" Vin Al , kalian cari Nanda dan yang di sini biar ibu dan yang lain saja yang urus " Kata Winda dengan nada serius nya .


" Baik Ibu , berhati-hati lah " Kata Alvino sambil melangkah pergi menuju ke tempat Nanda berada .


Setelah beberapa menit berjalan Alvino dan Aldi telah sampai di ruang dimana Nanda berada . Namun mereka tak melihat apapun di ruangan tersebut. Hanya seulas tali dan kursi yang ada di sana. Dan tiba-tiba ......


" Brak....... "suara papan terjatuh tak jauh dari tempat dimana Alvino dan Aldi berada .


Keduanya pun segera berlari menuju ke tempat dimana suara itu berasal . Setelah lama mencari, Alvino dan Aldi akhirnya berhasil menemukan Nanda . Namun dengan kondisi yang membahayakan . Nanda kini berada di tangan Jakson sambil memegang sebuah pistol yang di arahkan ke kepala Nanda .


" Wah ....... saya sangat terhormat dengan kedatangan Anda tuan Alvino Pratama " Kata Jakson dengan tatapan tajam dan seyuman jahatnya.


Karena Jakson adalah salah satu musuh di dunia Bisnis Perusahaan Pratama.


" Jakson , lepaskan istriku " Kata Alvino dengan nada marahnya.


" Heh melepaskan nya , itu tidak akan terjadi " Kata Jakson sambil menampilkan seyuman jahatnya.


" Jika kamu berani menyakiti istriku ,akan kumembunuh kamu" Kata Alvino dengan tatapan tajam .


Sedangkan di tempat Alex , kini ia terbangun dari tidurnya . Mencari keberadaan Nenek nya . Namun tak bisa ia temukan di sekitar mobilnya . Hanya ada keempat Bodyguard yang berjaga di sekitar nya .


" Nenek mana paman ???" Tanya Alex dengan nada lembut nya .


" Nyonya sudah berada di dalam gedung Tuan muda " Jawab Salah satu Bodyguard keluarga Pratama .


Setelah menanyakan hal itu ,Alex segera memasuki mobil nya. Memulai Aktivitas untuk mencari keberadaan Keluarga nya . Namun sebuah tembakan terdengar di luar mobil dan membuat keempat Bodyguard secepatnya bertindak .


" Dor....... dor........ dor ......... dor .." Suara tembakan dari sekelompok orang berbaju hitam .


Dengan cepat salah satu Bodyguardnya bergerak melindungi Alex yang kini berada di dalam Mobil .

__ADS_1


" Tuan muda ayo ikut paman di sini berbahaya " Seru Bodyguard nya dan langsung menggendong tubuh kecil Alex .


" Mau kemana kita paman ??" Tanya Alex dengan nada yang tak menunjukkan rasa takutnya .


Dan tiba-tiba terdengar suara tembakan lagi dan membuat keduanya tetap berdiam di mobil dengan kepala tertunduk menyembunyikan diri mereka.


" Siapa mereka sebenarnya ??" Guman lirih Bodyguard yang kini bersama Alex .


Sedangkan yang di luar mobil masih waspada pada kepada kelompok yang meluncurkan tembakan nya .


" Tuan kita menemukan mobil yang mencurigakan di sekitar gedung , apa kita akan langsung membunuh nya ???" Tanya salah satu pria berbaju hitam yang kini berada di luar mobil nya dan orang misterius itu berada di dalam mobil .


" Jangan , takuti mereka dan buat tuannya turun dari mobil " perintah orang yang berada di dalam Mobil dan tak mengetahui bahwa Alex kecil yang di lindungi oleh keempat Bodyguard itu.


Adu tembak masih berlanjut dan Dua jam kemudian , Keempat bodyguard sudah berhasil di buat diam oleh kelompok tersebut .


" Suruh keluar bos kalian ??" perintah para kelompok pria berbaju hitam.


" Baiklah , Kalau kamu tak mau keluar mobil , bersiaplah untuk melihat bawahan mu mati di depanmu " Kata Pria berbaju hitam yang kini menempelkan senjata apinya ke kepala Bodyguard keluarga pratama.


Namun tak ada jawaban dari dalam mobil tempat yang Alex bersembunyi.


" Satu ............... dua.............. ti.........." Teriak pria berbaju hitam dan bersiap untuk menembaknya.


Dan .........


" Tunggu , kenapa kamu berani mengusik anak kecil seperti ku ??" Tanya Alex yang berani keluar dari mobilnya dengan senjata api di tangan kanannya.


" Apa ???, bagaimana bisa anak kecil seperti ada di sini ???" Tanya Salah satu pria berbaju hitam.


" Itu bukan urusan mu , lepaskan paman bodyguard ?? , atau kamu aku tembak " Ancam Alex dengan tatapan tajam nya.


" Anak kecil , kamu berani mengancam ku " Kata Pria berbaju hitam dan langsung mengarahkan pistol nya ke arah alex .

__ADS_1


" Heh , jangan meremehkan aku paman " Kata Alex dengan nada polosnya dan langsung menembak kan pistol nya .


" Dor ........ dor ....... dor........ " Suara tembakan dan langsung mengenai kaki pria berbaju hitam tersebut.


" Aaaaaahhhhkkkkk ........ kamu " Kata Pria berbaju hitam dan membalas tembakan Alex kecil .


Namun dengan gerakan cepat nya Alex menghindari nya dan langsung menarik perhatian bos lawannya .


" Prook ........ prok....... prook ....., menarik , maafkan paman karena sudah mengganggu ketenangan mu di sini , Tapi kenapa anak kecil seperti mu berada di tempat berbahaya seperti ini ???" tanya Bos dari kelompok berbaju hitam .


" Aku ingin menyelamatkan mamaku " Kata Alex yang mulai melepaskan kewaspadaan nya .


Karena Bos mereka sudah mulai melepaskan para bodyguard nya .


" Mama???" Kata bos pria berbaju hitam dengan nada bingung nya .


" Ya paman " Kata Alex sambil menampilkan wajah sedihnya.


" Baiklah , serahkan ini kepada paman , kamu di mobil saja ya " Kata Bos pria berbaju hitam yang bernama Baron yang kini melangkah pergi meninggalkan tempat dimana Alex berada.


Tak lupa Baron juga meninggalkan beberapa bawahan nya untuk menjaga Aex kecil yang kini memasuki mobil nya .


" Menarik , dia kandidat yang cocok untuk menjadi penerus ku" Kata Baron sambil menampilkan seyumannya.


Setelah beberapa menit berjalan Baron sampai di lantai dua yang nampak banyak mayat yang sudah berjatuhan dan membuat nya tersenyum. Seakan-akan tau siapa di balik semua ini .


" Sudah lama tak bertemu , bagaimana keadaan nya ya ??" Guman lirih Baron sambil meneruskan langkah nya .


Sedangkan para bawahannya waspada terhadap keadaan sekitar nya . Karena tak mau keselamatan bos besar terancam .


Lanjut besok lagii ya .......


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊

__ADS_1


__ADS_2