Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik

Roda Kehidupan Sang Pengusaha Cantik
eps 21


__ADS_3

Di Perusahaan Pratama ,Kini terlihat tiga orang pemuda yang membahas sesuatu mengenai hasil tes DNA milik sang Ceo , siapa lagi kalau bukan Alvino Pratama dan kedua sahabatnya , yang kini sedang mendiskusikan tentang tes DNA.


" Ini hasilnya , dia benar benar putra mu , apa rencanamu selanjutnya ??" Tanya Mahendra , Dokter pribadi sekaligus sahabatnya.


" Aku akan menikahi nya dan meminta maaf atas kejadian lima tahun lalu" Kata Alvino yang masih melihat kertas hasil tes DNA itu.


" Baguslah kalau kau akan menikahinya " Kata Mahendra sambil menepuk pundak sahabat nya.


Namun tiba-tiba terdengar suara wanita yang membuat ketiganya terkejut dan gemetar . Seakan akan kedatangan Singa betina yang kini sedang sangat marah.


" Apa ???, kamu sudah memiliki seorang putra , Vin....... gadis mana yang kamu tiduri dan dimana dia sekarang ????, Apa ibu kamu ini mengajari hal yang tidak benar ,Ayo jelaskan kepadaku sekarang juga " Kata Winda , ibunda Alvino sambil menarik telinga sang putra.


" Ibuu .... sakit , jangan tarik lagiii telinga ku , ini....ini...... hanya kecelakaan saja , sakit ibu " Keluh Alvino dengan ekspresi kesakitan nya.


"Mana ada itu kecelakaan , heh udah bosan hidup ya kamu , anak gadis orang udah kamu rusak , mau taruh mana ni muka ha...... " Kata Winda dengan Nada marahnya.


" Aduuh buu sakit " Keluh Alvino lagi bersamaaan dengan telinga yang ditarik semakin kencang.


" Hai.... Kalian berdua ,cepat jelaskan pada ibuku , terutama kamu Wen!! Telinga ku sudah mau putus nii " Kata Alvino sambil menatap tajam ke arah kedua sahabatnya.


Keduanya pun hanya menampilkan senyum paksakan. Karena langsung mendapat tatapan tajam dari Winda ibu Alvino.


" Apa yang kalian tau , cepat jelaskan , atau aku kirim kalian ke rumah para gay" Kata Winda dengan nada gemes akan kelakuan putranya yang sudah melebihi batas .


Akhirnya keduanya pun menjelaskan tentang kejadian lima tahun lalu . Tepat dimana Alvino dan Wendi bertemu dengan Nanda yang di kira wanita yang gak bener, atau bisa di bilang jal*ng di bar tersebut. Dan pada saat itu pula Alvino di bius oleh seorang yang sengaja menargetkan dirinya ,hanya untuk meraih kesuksesan yang mendadak.


" Siapa Orang yang berani menargetkan putra tertampanku ??" Tanya Winda dengan wajah marahnya .


" Tenang saja ma , Wendi sudah urus orang itu " Kata Wendii yang sudah menganggap Winda mama kandung nya sendiri.

__ADS_1


Karena sedari kecil ketiga pemuda itu sudah bersahabat.


" Vin ,aku tak mau tau , kamu harus bawa calon istri mu beserta cucuku dalam waktu Lima bulan dan lebih cepat lebih baik , kalau tidak .......... , pasti kamu tau kan apa yang akan ibu lakukan kepada mu " Kata Winda dengan tatapan tajam kepada Alvino yang kini masih mengusap telinga nya yang merah ,karena di tarik oleh Winda .


" Iya ... ibuu " Kata Alvino yang yang tak bisa berkomentar lagii pada saat Winda marah besar.


" Tega amat ni , ama anak sendiri 😟😟"Kata Alvino di dalam hati nya.


Setelah lama memberikan ceramah kepada Alvino dan kedua sahabatnya , Winda pun melangkah pergi meninggalkan ruang kerja putra nya. Sedangkan ketiga pemuda itu pun tak dapat banyak berkomentar dan hanya setia mendengarkan irama musik yang keluar dari mulut Winda ibu Alvino.


" ampun dech , Telinga ku panas WeenπŸ˜‘πŸ˜‘ " Kata Mahendra dengan muka lemasnya.


" Sama , malah tambah pusing aku dengar nya , apa gak capek ya mama ceramah terus😟😟 ???" Kata Wendii sambil merebahkan tubuh nya di sofa yang ada di dalam ruang kerja Alvino.


" Ibuku tak pernah capek ngomeli orang , apalagi untuk kita bertiga" Kata Alvino sambil memijat keningnya yang sudah mau meletus karena ocehan Winda ibu nya.


" Dasar , tak setia kawan , aku di tinggalin bersama anak singa" Kata Wendii yang membuat Alvino agak kesal.


" Wen ,kamu mau aku kirim ke ......" Kata Alvino yang belum sempat di lanjutkan sudah di potong oleh Wendii.


" Gak ........gak.....gak...... aku gak mau bos tampan " Kata Wendi yang sudah mengetahui apa yang akan di ucapkan Alvino.


" Sungguh beracun dan mematikan " Guman Lirih Wendii sambil melangkah pergi menuju ke ruang kerjanya sendiri.


Sedangkan di tempat Nanda ,kini ia sudah ada di ruang kerjanya . Ia sibuk dengan dokumen dokumen nya dan tak terasa hari sudah tengah hari . Membuat tangan Nanda menghentikan aktivitas nya.


" Al , bawakan aku makan Siang " Perintah Nanda melalui ponsel nya.


" Baik Nona " Kata Aldi dan sesegera mungkin melaksanakan perintah Nona mudanya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian pesanan Nanda pun datang . ia langsung menuju ke tempat yang sudah di persiapkan oleh Aldi Asisten nya .


" Al , kamu gak makan sekalian ??" Tanya Nanda dengan nada lembut nya.


" Gak Nona , saya sudah makan tadi dan saya permisi dulu " Kata Aldi yang dijawab dengan anggukan kepala Nanda.


Kini Nanda langsung memakan hidangan yang ada di hadapannya . Tak lupa pula ia menanyakan keadaan Alex kecil yang kini sedang berada di rumah bersama pelayan kepercayaan nya. Tak tau apa yang sedang di lakukan oleh si kecil saat ini. Karena dari kemarin ia tak mau di jemput dan di ajak ke butik maupun ke perusahaan Aldiansah oleh Nanda dan Nia.Tak tau apa maunya saat ini . Nanda hanya bisa bersabar akan tingkah laku putra kesayangannya itu.


" Lex , kamu udah makan pa belum??" Tanya Nanda melalui Video callnya.


" Udah ma , kalau mama udah makan pa belum ??" Tanya Alex sambil memainkan jemarinya di atas meja dengan menampilkan wajah imut nya.


" Ni mama baru aja selesai makan dan kamu lagi apa sekarang ?? , jangan nakal ya " Kata Nanda dengan seyuman manis menghiasi wajah cantiknya.


" Siap ma , Alex gak nakal malah pinter , ya kak " Kata Alex yang kini bersama pelayan kepercayaan Nanda.


Nanda pun langsung tersenyum saat melihat tingkah Si kecil , yang membuatnya ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya dan bisa bermain dengan putra kesayangannya itu.


" Udah dulu ya sayang , mama mau lanjut kerja , supaya besok bisa main sama kamu ke taman hiburan , Apa kamu mau bermain bersama mama besok pagii ??"Tanya Nanda yang membuat wajah Alex langsung senang dan mengangguk dengan cepat.


" Baiklah dan sampai jumpa di rumah nanti Alex imut " Kata Nanda lagii sambil mengakhiri video call nya.


Setelah itu Nanda pun langsung kembali ke tempat kerja nya dan meneruskan aktivitas yang belum ia selesaikan. Ia juga masih sempat mengingat wajah senang Alex di saat ia mengajak ke taman hiburan esok hari


" Anak ini .... ,kenapa ia tak mau bilang langsung bila ingin bermain dengan ku ??" Guman Lirih Nanda sambil memeriksa dokumen yang ada di tangan nya.


Udah dulu ya maaf telat update, karena pekerjaan di dunia nyata sudah menumpuk dan selamat membaca .


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian like komen dan Vote jika kalian berkenan 😊😊

__ADS_1


__ADS_2