
kerajaan ping di hebohkan dengan kembalinya putra mahkota tanpa permaisuri nya, banyak rakyat yang merasa sedih dan sangat menyayangkan putra mahkota harus berpisah dengan putri mahkota, padahal mereka merupakan pasangan yang sangat serasi.
namun tentu banyak juga yang sangat senang dengan kabar yang menggemparkan kerajaan itu, terutama teruntuk sang ratu, dia berharap dengan kesedihan putra mahkota karena kehilangan permaisurinya itu membuat kendali fokus putra mahkota teralihkan dan itu menjadi peluang yang sangat bagus untuk rencana nya.
putra mahkota kembali ke kerajaan seorang diri, dia di sambut oleh keluarga kerajaan dengan suasana sedih atas hilangnya putri mahkota, putra mahkota kembali dengan aura dingin nya tak ada satu orang pun yang berani menegur nya apa lagi raja, dia sangat tahu bahwa putra nya sedang merasa sangat terpukul karena tidak bisa menemukan permaisuinya.
tiga bulan berlalu, hari hari juan xi lewati hanya di temani urusan politik dan tugas yang dia emban, semenjak kehilangan permaisurinya tak pernah ada lagi yang melihat senyum nya itu, suasana kediaman sangat sepi, bahkan aura juan xi menjadi lebih dingin dari sebelum nya.
putri sie sie dan juga putri ana lie semenjak mengetahui juan xi kembali tanpa membawa ara lie, sering kali mencari kesempatan untuk mendekati juan xi, mulai dengan cara menghiburnya, mendekati nya bahkan merayunya namun hanya sikap acuh dan dingin sebagai jawaban atas tindakan mereka.
"yang mulia, sebentar lagi kerajaan kita akan masuk bulan untuk berburu, persiapan apa yang akan kita lakukan?" tanya mentri hukum dalam rapat kerajaan
"seperti biasa mentri, dalam menyambut bulan berburu kerajaan kita akan mengadakan penjamuan untuk pesta berburu di kerajaan kita" jawab raja
"bagaimana pendapat anda putra mahkota" tanya mentri umum
"persiapan saja seperti yang seharusnya" jawab juan xi datar
"baik lah, sudah di sepakati, 2 minggu lagi kita akan mengadakan acara penyambutan untuk pesta berburu, sebar undangan" perintah raja
"baik yang mulia" jawab para mentri serempak, rapat di bubarkan tersisa raja dan putra mahkota saja
__ADS_1
"putra ku" tanya raja, juan xi hanya berdehem menjawab raja
"bagaimana tentang perkembangan pencarian putri mahkota" tanya raja lagi
"belum ada hasil" singkat juan xi datar
"bersabarlah putra ku, ayahanda yakin cepat atau lambat putri mahkota pasti akan di temukan" ucap raja
"hamba permisi untuk kembali ayahanda" juan xi tak menjawab raja langsung berlalu pergi meninggalkan ayah nya itu, raja merasakan kesedihan dari putranya yang mendalam itu, semenjak kehilangan permaisuri nya dia menjadi lebih dingin dari sebelum nya, sebenarnya pencarian putri mahkota masih terus di lakukan oleh raja dan juga keluarga jendral pang namun selama 3 bulan ini belum ada satu pun yang menuai hasil dari pencarian itu, raja menghela nafas berat, mengapa putra kesayangan nya bisa mengalami hal buruk seperti ini fikir sang raja.
untuk menyambut pesta berburu kerajaan, tentu banyak kerajaan kerajaan lain yang berdatangan salah satunya tentu kerajaan xiao, namun kali ini bukan hanya raja han yang hadir melainkan bersama dengan ratu nya ratu zuya, yang terkenal akan kecantikan dan keanggunan nya,
di kediaman jendral pang, semua orang sedang bersiap untuk pergi ke istana, walau kesedihan hati jendral pang dan panglima min belum hilang karena hilangnya wanita kesayangan mereka, namun mereka harus tetap tegar untuk tugas yang mereka emban, sambil terus mencari wanita kesayangan mereka tentunya, tak ada sedikit pun rasa putus asa dari mereka untuk terus mencari orang yang mereka sangat sayangi itu
"ibu, kau harus membantu diriku agar dapat bersama dengan putra mahkota pada acara penyambutan nanti" ucap putri sie sie semangat
"kau tenang lah putri ku, kita akan membuat rencana saat sudah sampai di kerajaan nanti" kata selir bai
"ibu memang yang terbaik"
rombongan jendral pang berangkat menuju kerajaan
kerajaan telah sangat di sibukkan dengan segala persiapan untuk menyambut perta penyambutan nanti malam, tamu undangan sudah ada di kerajaan ping, pesta akan di gelar selama 7 hari berturut turut ke depan, juan xi hanya acuh dengan keramaian yang ada di kerajaan nya, tak ada yang membuatnya tertarik, banyak sekali mentri atau bahkan para bangsawan yang membujuk raja untuk mengangkat putri mahkota baru namun tentu juan xi tak akan menerima hal itu.
__ADS_1
penyambutan kerajaan di mulai dengan sangat meriah, banyak canda tawa di sana, hanya juan xi yang berecpresi datar, saat acara penjamuan berlangsung putri sie sie mencoba mendekati juan xi dengan memberikan dia minuman yang telah dia siapkan untuk menjalankan rencana yang telah dia susun dengan selir bai, juan xi meminum minuman itu, setelah beberapa saat juan xi merasa sangat tidak nyaman, dia berlalu pergi meninggalkan perayaan yang sangat meriah itu
putri sie sie sudah bersiap di dalam kamar peristirahatan juan xi, saat pintu terbuka senyum putri sie sie mengembang, seorang pria menawarkan kehangatan untuk nya, tentu dia menerima dengan senang hati, seorang pelayan melaporkan kepada raja bahwa kediaman tempat putra mahkota tinggal di kerajaan ada seorang penyusup sehingga semua orang yang ada di pesta menuju kediaman itu, selir bai sudah sangat senang karena rencana yang dia susun telah berhasil dan putri nya akan segera menjadi putri mahkota, dan posisi selir bai akan menjadi lebih kuat karena putrinya akan menjadi putri mahkota.
raja memerintahkan pengawal untuk mengecek seluruh kediaman, dia sendiri bersama orang orang yang penasaran menuju kamar peristirahatan putra mahkota, alangkah terkejutnya semua orang saat mendapati putri sie sie putri ketiga jendral pang sedang bercumbu mesra dengan seorang pria
"putri sie sie apa yang kau lakukan!" teriak jendral pang sangat marah, hati selir bai sudah sangat senang namun dia berecpresi seolah dia sangat kecewa kepada putri nya itu, panglima min menghampiri dua orang itu untuk menghajar dan melihat pria yang sudah berani mencemari nama baik keluarga jendral, senyum selir bai menyurut karena saat panglima min menyeret pria yang sedang bersama dengan putri nya tadi bukan lah putra mahkota melainkan seorang pemain seni yang baru saja bermain di acara pesta tadi
*flash back*
juan xi merasakan ada yang aneh dengan minuman yang telah dia minum, dia langsung bergegas meninggalkan keramaian dan langsung memanggil trio macan untuk menghampiri dirinya
"lian kau cari tau siapa yang mencoba menjebak diriku?" kata juan xi sambil menahan dirinya
"jie tolong antar kan aku ke hutan tepat ara lie berada" perintah nya lagi
lian xi mencari tahu siapa dalang di balik peristiwa yang menimpa junjungan nya itu yang ternyata ulah dari selir bai dan juga putri nya, lian xi langsung mencari pria lain untuk menggantikan juan xi menuju kediaman peristirahatan juan xi, memberinya obat yang sama seperti yang mereka berikan pada juan xi, dan meninggalkan pria itu di kamar juan xi.
*flash on*
"bre***k mengapa kau bercumbu dengan adik ku" panglima min sangat marah, dia menghajar pria yang mencemarkan nama baik keluarganya itu
"apa yang kau lakukan putri! jawab ayah mu ini!" desak jendral pang, putri sie sie sangat malu, dan bingung apa yang telah terjadi, seharusnya putra mahkota yang sedang bersama dengan nya, mengapa justru palah pria pemain seni ini, dirinya sangat hancur, martabat nya sudah hilang, dan dia juga sangat malu.
__ADS_1
putri sie sie meminta maaf kepada ayah nya berulang kali namun jendral pang benar benar sudah sangat marah dengan tindakan putri nya itu, lalu meminta raja untuk menurunkan dekrit pernikahan antara dua orang tadi, mendengar hal itu putri sie sie sudah tak bisa melakukan apa apa lagi, hilang lah sudah impian nya selama ini untuk bisa mendapatkan putra mahkota fikir nya.