
hari ini fu yie akan menjalan kan rencana yang telah dia susun, fu yie membuat kue bulan yang telah di campur dengan racun untuk di berikan kepada ara lie.
ara lie sedang duduk santai di dekat kolam ikan milik nya sambil memberi makan ikan ikan di sana, fu yie datang membawa nampan berisi teh dan juga kue bulan buatannya tadi
"yang mulia, saya membawakan teh dan juga kue bulan untuk anda" ucap fu lie lembut
"taruh di situ" perintah ara lie
"silahkan di nikmati yang mulia" ucap fu yie masih berdiri di tempat menunggu ara lie memakan kue buatan nya
"hmmm, bukan kah biasanya yang menyiap kan teh dan juga kue untuk ku itu san san" tanya ara lie sambil menuangkan teh ke dalam gelas.
"ampun yang mulia, san san sedang berada di dapur saat ini, kebetulan hamba sedang tidak melakukan apa pun jadi hamba yang membawa hidangan itu kepada anda" jelas fu gie
"oh baik lah, kau boleh pergi" ucap ara lie. fu yie yang ingin memastikan ara lie memakan kue buatan nya itu tidak ingin beranjak pergi terlebih dahulu
"yang mulia, bukan kah akan lebih nikmat jika anda memakan kue itu selagi masih hangat" ucap fu yie membujuk ara lie
"kau sangat benar" ara lie memakan kue di hadapan nya dengan anggun, melihat ara lie yang sudah memakan kue buatan nya fu yie langsung berlalu pergi meninggalkan ara lie
setelah fu yie pergi ara lie memuntahkan lagi kue yang telah dia makan, ara lie adalah orang yang sangat cerdas, trik kecil seperti yang di lakukan fu yie tentu ara lie mengetahui nya, ara lie curiga dengan fu yie sedari awal saat fu yie memaksa untuk ikut bersama dengan ara lie,ara lie belum tahu jelas tentang identitas asli dari fu yie karena merasa curiga ara lie membawa fu yie bersama dengan nya, agar lebih mudah untuk mengawasi setiap gerak gerik nya.
"lian" panggi ara lie
__ADS_1
"saya yang mulia" jawab lian xi
"kau melihat nya tadi" tanya ara lie
"hamba melihatnya yang mulia, sepertinya ada sesuatu di dalam makanan anda"jelas lian xi
"kau memang sangat cerdas lian, selidiki tentang asal usul fu yie dan juga fue ya, dan tetap lah bersikap seperti biasa seolah olah kita tidak mengetahui apa pun sama sekali" jelas ara lie
"baik yang mulia"
ara lie membawa nampan itu kedalam kediaman milik nya, ara lie ingin mengetahui racun apa yang terkandung di dalam nya.
ara lie terus melakukan percobaan sampai akhir nya dia menemukan kandungan racun yang rendah di dalam nya, kuat sudah kecurigaan ara lie kepada fu yie.
"kau tau tentang racun ini suami ku?" bukannya menjawab pertanyaan juan xi, ara lie justru balik bertanya
"ini seperti racun yang di kembangkan di wilayah utara tepat di perbatasan kerajaan ping dan kerajaan xiao, kandungan racun nya memang tidak kuat namun jika di konsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan orang tersebut mati seperti orang sakit biasa" jelas juan xi.
"bagus sekali kita mendapatkan jawaban nya" seru ara lie senang
"apa yang kau maksud sayang ku, dan dari mana kau mendapatkan racun itu?" tanya juan xi
"racun itu di berikan fu yie di dalam makanan ku" jawab ara lie santai
"apa berani berani nya dia mau meracuni istri ku!" juan xi yang mendengar perkataan ara lie menjadi sangat marah
__ADS_1
"sudah lah suami ku, itu bukan masalah besar aku sudah mengetahui nya sejak awal" ucap ara lie menenangkan juan xi
"jika kau sudah mengetahui nya mengapa kau tetap membawanya ke kediaman kita sayang ku, aku tidak ingin kehilangan dirimu lagi" ucap juan xi tak mengerti dengan sikap ara lie
"aku selalu merasa bahwa identitas fu yie dan fue ya tidak lah mudah sayang ku, itu sebab nya aku membawa mereka untuk ikut bersama kita, belum juga aku melakukan apapun mereka sudah menunjukan taring mereka terlebih dahulu" jelas ara lie
"kau benar istri ku, identitas mereka memang tidak mudah, di lihat dari tubuh mereka saja sudah terlihat, tubuh mereka sangat halus dan mulus tidak seperti rakyat biasa sama sekali" ucap juan xi
"kau benar sekali suami ku, oleh karena itu kita harus bersikap seolah kita tidak mengetahui apapun untuk membawa mereka masuk kedalam jebakan kita" kata ara lie, juan xi hanya mengangguk sebagai tanda setuju dengan apa yang sedang ara lie lakukan, sebenarnya juan xi sangat khawatir terhadap ara lie mengingat selalu ada saja orang yang ingin memisahkan mereka namun juan xi juga tidak bisa menghentikan permaisurinya begitu saja
juan xi memanggil huan jie dan juga xi huan, memerintahkan mereka untuk memeriksa setiap makanan atau apapun yang berhubungan dengan ara lie, juan xi tidak ingin ara lie berada dalam bahaya apa lagi sudah di pastikan ada dua orang ular di dalam kediaman nya saat ini.
fu yie merasa bahagia saat melihat rencana nya berjalan dengan lancar, perlahan namun pasti ara lie akan cepat mati dan juan xi akan jatuh kedalam peluk kan nya fikir fu yie bahagia.
"aku akan merebut kerajaan xiao kembali dengan juan xi sebagai budak perang dan juga ranjang ku nantinya" ucap fu yie sangat bahagia memikirkan kemenangan yang belum pasti itu.
"mei mei bagaimana?" tanya fue ya melihat kakaknya yang sedang senyum bahagia
"ara lie sudah memakan kue yang aku buat jie jie, kita akan terus melakukan hal itu sampai dia benar benar mati" sinis fu yie
"hahaha, bagus mei mei, kita juga harus segera membuat benteng pertahanan untuk menjatuhkan juan xi, agar dia tidak bisa berbuat apa apa lagi selain memohon kepada kita" seringai fue ya.
"kau sangat benar adik ku, kita harus segera menjatuhkan kekuatan juan xi, dan membuatnya menjadi tidak berdaya"
pada malam hari fu yie dan fue ya masuk diam diam kedalam ruang belajar juan xi mencari token pengendalian prajurit perang milik juan xi dan juga mencari token kuasa kerajaan ping dan juga kerajaan xiao, di tengah kesibukan mereka berdua, mereka tidak menyadari bahwa lian xi sudah mengawasi setiap gerak gerik mereka sedari tadi, lian xi diam diam menaruh token palsu di dalam kotak berkas milik juan xi agar mereka mengambil nya. fu yie dan fue ya yang menemukan token itu langsung kembali ke dalam kediaman mereka dan bersikap seolah tidak terjadi apa apa.
__ADS_1