
rombongan kerajaan ping sudah sampai di dalam hutan perbatasan kerajaan, mereka mendirikan kemah militer di sana
di kerjaan xiao ratu zuya sedang bersama ratu pie sie dan beberapa orang kepercayaan ratu zuya
"kita memiliki berapa pasukan?" tanya ratu zuya
"jumlah semua pasukan kita 2000 yang mulia di tambah dengan pasukan dari ratu pie sie pasukan kita menjadi 3500 yang mulia" jawab jendral kerajaan xiao
"berapa jumlah pasukan musuh?" lanjut ratu zuya
"menurut mata mata pasukan musuh hanya berjumlah 1700 yang mulia" jawab jendral kerajaan xiao
"hahaha, ini sangat menarik" tawa ratu zuya
"namun kita harus tetap waspada ratu, karena bagaimana pun yang memimpin pasukan musuh adalah sang iblis perang" jendral memperingati
"benar yang di katakan oleh nya ratu zuya, walaupun separuh pasukan telah aku ambil, namun kita tetap tidak bisa meremehkan putra mahkota sialan itu" jelas ratu pie sie
"kalian benar, kirim kan mata mata ke perkemahan mereka, untuk mengetahui strategi perang apa yang sang iblis perang itu arahkan" perintah ratu zuya.
di perkemahan pasukan kerajaan ping, semua pemimpin perang sedang berada di tenda juan xi, mata mata yang di kirim ratu zuya menyamar sebagai prajurit penjaga tenda juan xi.
"strategi apa yang akan kita gunakan yang mulia?' tanya panglima min
"berapa jumlah pasukan musuh?' tanya juan xi
"mereka berjumlah 3500 yang mulia" jawab jendral pang
"aku telah menggambar peta lokasi peperangan, kita akan membagi pasukan menjadi 3 bagian, di atas sebagai pemanah, di lereng sebagai pencegah dan bagian depan sebagai pasukan perang" jelas juan xi
"bukan kah akan terlalu sedikit jika kita membagi tiga bagian yang mulia" usul jendral pang
"kau benar jendral namun di lihat dari situasi lokasi peperangan jika kita memberi arahan yang tepat maka besar kemungkinan lawan cepat di gulingkan" ucap juan xi. mereka terus berdiskusi tanpa menyadari ada mata mata di sekita mereka. mata mata yang mendapatkan informasi langsung berlalu pergi untuk segera melapor kepada ratunya.
persiapan perang di mulai, juan xi mengarahkan semua sesuai rencana milik nya
"yang mulia apa ini akan berhasil?" tanya panglima min
__ADS_1
"adik ipar tenang saja, jalankan sesuai apa yang telah kita bicarakan" jawab juan xi santai
"aku ingin ini semua cepat berlalu, dan kita dapat berkumpul kembali dengan mei mei" kara panglima min sedih
"bersabarlah, akan ada saatnya nanti" ujar juan xi menepuk pundak panglima min guna menguatkan dirinya, juan xi sangat paham bahwa kedua orang hebat yang sedang bersamanya saat ini, sangat menyayangi ara lie, tentu juan xi juga sangat menginginkan semua ini cepat berlalu, namun lebih dari semua itu keadilan harus tetap di tegak kan.
"hormat hamba yang mulia ratu dan raja semoga panjang umur" ucap mata mata suruhan nya
"laporan apa yang hendak kau sampaikan" tegas ratu zuya
"saya mendapatkan informasi tentang strategi yang akan mereka lakukan di medan perang yang mulia" jawab mata mata itu
"ceritakan" kata ratu zuya bersemangat
"mereka akan membagi pasukan menjadi 3 bagian yang mulia, bagian pemanah berada di atas tebing utara, bagian lereng akan berada di bagian selatan untuk menyerang pergerakan kita, sisanya yang akan berperang melawan kerajaan kita yang mulia" jelas mata mata itu
"kerja mu cukup bagus, terus awasi mereka" perintah ratu zuya
" baik yang mulia, hamba mohon undur diri" mata mata itu pergi dari ruangan
"ratuku, rencana apa yang akan kau jalan kan, setelah mengetahui strategi mereka?" tanya raja han
"kita sudah mengetahui nya" lanjutnya
"lalu apa langkah mu selanjutnya ratu ku?" tanya raja han lagi
"kita akan susun rencana di area medan perang nanti, mari kita berangkat raja han yang terhormat" ucap ratu zuya.
ratu zuya mengumpulkan semua prajurit perang milik nya
"jendral! kau bertugas mengambil alih 1000 pasukan, panglima! kau bertugas mengambil alih 500 pasukan!, raja han akan membawa 500 pasukan, dan aku dan ratu pie sie akan membawa 1500 pasukan!, kita berangkat menuju medan perang!" teriak ratu zuya bersemangat, sorak sorak para prajurit terdengar, seluruh rakyat kerajaan xiao bersemangat akan kemenangan dari ratu mereka, semua prajurit berfikir optimis akan mampu dengan mudah menggulingkan kerajaan ping, hanya dengan di lihat dari jumlah pasukan nya saja, yang sangat jauh berbeda.
pasukan kerajaan xiao menuju lokasi peperangan, membangun perkemahan di sana, sambil menunggu strategi dari sang ratu, di dalam tenda ratu zuya.
"ratu apa rencana anda untuk melawan kerajaan ping kali ini?" tanya jendral
"benar yang mulia, bukan kah waktu itu yang mulia mengatakan sudah mengetahui strategi perang dari musuh" timpal panglima
"pasukan musuh di bagi menjadi 3, pemanah 300, di bagian lereng 400 dan 1000 pasukan depan" ucap ratu zuya
__ADS_1
"betul yang mulia" kata jendral
"ratu pie sie bisakah kau memerintahkan 500 orang untuk menyingkirkan para pemanah itu" ucap ratu zuya
"bisa" tegas ratu pie sie
"jadi apa rencana mu sebenarnya ratu?" tanya raja han yang sudah sangat penasaran
"kau sungguh tidak sabaran raja ku" kekeh ratu zuya
"bukan hanya raja yang mulia, tapi juga kami semua juga sangat penasaran" kata jendral
"benar yang mulia" panglima membenarkan
"sebelum aku mengatakan rencana nya, apa kau membara putri mahkota bersama mu raja ku?" tanya ratu zuya
"aku membawanya ratu ku" ucap raja han
"bagus, terus awasi dia, kita akan menggunakan nya nanti di saat genting" perintah ratu zuya.
"baik lah, aku berencana akan mengganti para pemanah pasukan kerajaan ping dengan para pemanah kerajaan kita" jelas ratu zuya
"lalu" kata raja han
"pasukan yang di lereng akan kita kalahkan terlebih dahulu sebelum peperangan di mulai, dan sisanya akan kita hadapi" seringai ratu zuya
"namun aku juga memiliki rencana lain" lanjutnya
"rencana apa ratu?' tanya jendral pang
"aku ingin membunuh sang raja iblis dengan tangan ku sendiri hahahaha" tawa ratu zuya
" mengapa kau begitu ingin membunuhnya?" tanya ratu pie sie
"kau tak perlu tau ratu, yang perlu kau ingat, setelah kerajaan xiao berhasil menggulingkan kerajaan ping, kau harus memberikan tanah pertambangan milik kerajaan ping kepada kerajaan xiao, dan juga seterusnya kerajaan ping di bawah naungan kerajaan xiao" jelas ratu zuya
"soal itu kau tak perlu takut ratu, saya pasti akan menepati kesepakatan yang telah kita buat, asal kau berhasil menggulingkan kerajaan ping, dan kerajaan ping akan berada di bawah kekuasaan ku" ucap ratu pie sie dengan penuh amarah
"kita pasti akan memenangkan peperangan ini dengan mudah" seringai ratu zuya
__ADS_1
semua orang di perkemahan kerajaan xiao sangat senang dan bangga memiliki ratu yang sangat anggun dan juga sangat pintar, apa lagi dengan strategi perang yang ratu rencana dalam peperangan ini sungguh luar biasa, sangat besar kemungkinan kerajaan xiao akan menang, fikiran semua orang tertuju pada kemenangan saja tanpa di sadari ada seseorang yang menyeringai di antara mereka saat mendengar pembicaraan diantara ratu dan yang lainnya tadi.