RUMOR PERMAISURI SANG IBLIS PERANG

RUMOR PERMAISURI SANG IBLIS PERANG
25


__ADS_3


semua orang sangat sibuk mencari putra mahkota sampai hari mulai petang tak ada satu orang pun yang dapat menemukan dirinya, raja memerintahkan semua orang untuk beristirahat di tenda sementara sambil beberapa prajurit tetap mencari keberadaan juan xi


semua orang berkumpul, ratu pie sie menunjukan rasa khawatir dan sedih pada mukanya


"yang mulia bagaimana jika putra mahkota terkena hal yang buruk" ucap ratu sedih


"benar yang mulia, apa lagi jubah putra mahkota dan kuda kesayangan miliknya ada di tengah tengah mayat gerombolan serigala" timpal mentri keuangan


mereka terus berdebat menerka nerka apa yang terjadi pada putra mahkota mereka


"ada apa mengapa kalian berdebat?" saat semua orang sedang ricuh juan xi muncul di hadapan mereka semua, hal itu membuat hati raja menjadi sangat lega melihat putra kesayangan nya masih hidup dan dalam keadaan baik baik saja


"kau berada di mana putra mahkota, semua orang mencari dirimu?" tanya raja pada putra nya itu


"aku habis bertarung dengan kelompok serigala yang datang mengepung diriku, badan ku terasa lengket jadi aku mencari sungai untuk membersihkan diri" jawab juan xi datar


"syukur lah tidak ada hal buruk yang terjadi pada mu" semua orang sangat senang dengan kembalinya pilar kerajaan mereka selain dua orang wanita tentunya, mereka sangat geram mengapa putra mahkota bisa lolos dari rencana mereka, juan xi melihat dua ratu itu merasa cukup puas dengan ekspresi kesal yang mereka perlihatkan walau tertutup dengan senyum palsu mereka.


di tempat lain, ara lie sedang santai di dalam kediaman kini dia tinggal, ara lie sangat senang memiliki suami yang sangat pintar dan juga sangat mencintai dirinya.


suara ketukan pintu membuyarkan semua fikirnya, ara lie membuka pintu kamar nya, ternyata mata mata yang dia kirim di sisi ratu pie sie datang


"salam yang mulia putri mahkota" salam pelayan itu


"iya ada informasi apa yang kau dapat" tanya ara lie


"saya menemukan informasi yang sangat bagus yang mulia" kata pelayan itu semangat


*flash back*

__ADS_1


pelayan yang ara lie suruh untuk menjadi mata mata ratu sebenarnya pelayan lama ratu sendiri hanya saja dia tak menyukai sikap sombong ratu, dan dia juga sangat ingin agar ratu turun dari pangkatnya karena dia sangat tidak pantas menurutnya, ratu sangat kejam kepada pelayan pelayan milik nya, dan juga sangat sombong


saat ara lie mencari mata mata yang cocok untuk di kirim ke pada ratu, san san memilih pelayan ratu sendiri yang membenci majikan nya sendiri, ara lie awalnya ragu, namun saat mengetahui langsung ara lie menjadi cukup percaya kepada pelayan itu.


saat ratu kembali dari pertemuan dengan ratu zuya untuk menyingkirkan putri mahkota, dia sempat mendengar ocehan ratu yang membahas tentang kematian ratu terdahulu, namun sayang dia tak terlalu mendengar jelas jadi nya dia tak dapat melaporkan apapun kepada ara lie, namun saat kehebohan hilangnya putra mahkota dalam acara berburu tadi pelayan itu mendengar hal yang tidak di duga


"anak sialan itu memang pantas mati seperti mendiang ibunya" kata ratu pie sie puas


"memang apa yang kau lakukan sehingga ratu terdahulu bisa mati?" tanya ratu zuya


"ini masalah lama, aku menyuruh pelayan setia ratu sendiri untuk meracuni dirinya, setelah itu aku mengusirnya dari kerajaan dengan alasan dia telah mencuri barang ku" jelas ratu


" kau memang hebat, mengapa kau tak melakukan hal yang sama kepada putra nya sekalian" usul ratu zuya


"aku ingin, tapi dia tak sebodoh ibunya" sesal ratu pie sie


"sudahlah, kita telah berhasil" ucap ratu zuya


"begitu yang mulia" kata pelayan itu


"pelayan setianya ratu yang telah di usir dari kerajaan?" tanya ara lie bingung


"benar yang mulia*jelas pelayan itu


"kau tau siapa orang itu?" tanya ara lie lagi


"maafkan hamba yang mulia, hamba tidak mengetahuinya di Karenakan hamba baru bekerja setelah ratu naik tahta" jawab pelayan itu dengan nada sedih


"sudahlah, kau kembalilah dulu* pelayan itu pergi meninggalkan ara lie


"lian" panggil ara lie

__ADS_1


"saya yang mulia" lian xi datang


"tolong sampaikan pesan ku kepada suami ku, perintah kan dia untuk kemari ada hal penting yang mau aku bicarakan* perintah ara lie


"baik yang mulia" lian xi pergi ke kerajaan menyampaikan pesan ara lie, tak butuh waktu lama lian xi sudah kembali bersama juan xi


"apa kau merindukan diriku permaisuri ku?" goda juan xi


"tidak, ada hal yang lebih penting dari itu" ketus ara lie


"kau jahat sekali sayang ku, aku sendiri sangat merindukan dirimu"keluh juan xi


"oh suami ku, ini benar benar hal yang sangat penting" kata ara lie serius


"baik lah, apa yang ingin kau katakan" juan xi mulai dalam mode serius, ara lie menceritakan informasi yang ara lie ketahui dari mata mata miliknya.


"ah aku teringat dulu ibunda memiliki seorang pelayan yang selalu bersama dengan nya setiap waktu dan saat ibunda meninggal aku sudah tak melihat dirinya lagi" jelas juan xi


"kau ingat siapa namanya juan xi?" tanya ara lie antusias,


"jie, kau pergi ke daerah perbatasan bawa nenek pie bie kemari dan sembunyikan dirinya dari semua orang untuk sementara" perintah juan xi kepada huan jie tanpa menjawab pertanyaan ara lie


"baik yang mulia" jawab huan jie cepat, dan langsung berlalu pergi


"jadi namanya nenek pie bie" kata ara lie menatap juan xi, juan xi terlihat sangat marah, tatapan nya penuh dengan rasa ingin membunuh, namun ara lie tahu juan xi tak bisa langsung membunuh begitu saja karena dia harus memberi pelajaran dulu kepada orang yang telah menyakiti perasaan nya selama bertahun tahun lamanya, ara lie memeluk juan xi erat


" tenang kan dirimu suami ku, kita pasti akan membalas perbuatan mereka semua" ucap ara lie sambil terus memeluk juan xi


"jangan pernah mengkhianati diriku permaisuri" juan xi terdengar sangat sakit di nada bicara nya, ara lie paham dengan perasaan juan xi


"aku tak akan pernah mengkhianati dirimu suami ku" ara lie meyakinkan juan xi, juan xi percaya pada wanita tercintanya itu, berharap semua akan cepat ter selesai kan agar dia bisa bersama dengan wanita tercinta nya kembali ini. ara lie pun demikian dia sangat berharap masalah cepat berlalu agar dia dapat kembali bersama orang orang yang sangat menyayangi dirinya, merasakan kebahagiaan bersama.

__ADS_1


terima kasih dukung terus karya ini iya😘


__ADS_2