
waktu peperangan sudah akan terjadi, pasukan yang di perintahkan oleh ratu zuya untuk menyerang prajurit kerajaan ping bagian pemanah dan lereng di kirimkan saat dini hari menjelang perang terjadi, pasukan kerajaan ping melawan pasukan kiriman dari ratu zuya namun sayang nya mereka kalah jumlah membuat posisi mereka di gantikan oleh orang orang ratu zuya
"lapor yang mulia ratu" kata orang yang memimpin penyerangan
"bagaimana hasil nya" tanya ratu zuya
"selamat yang mulia, kita telah berhasil menyerang lawan dengan mudah, dan saat ini yang berada di posisi mereka merupakan orang orang milik kita" jelas pemimpin itu
"bagus, sisanya akan kita kalah kan besok, hahaha" tawa ratu zoya memikirkan kemenangan yang sudah berada di depan mata nya saat ini
semua prajurit kerajaan xiao sudah berada di depan mata pasukan kerajaan ping
"sang iblis perang yang agung, akhirnya ada hari dimana kita akan di pertemuan telah tiba, hahahah" tawa raja han
"jangan berlaga kau raja bia**b, kau tak lain hanya raja di balik layar saja" teriak panglima min
"wah wah siapa ini, ternyata adik ipar tersayang" seringai raja han
"cuih, aku tak sudi memiliki kakak seperti dirimu" ejek panglima min
"aku ingin menantang mu!" kata panglima min serius
"hahahaha, boleh juga, sebagai permulaan akan dengan senang hati jika saya bisa menemani adik ipar tercinta bermain" tawa panglima min
"putra mahkota, hamba akan menghadapi raja bia**b itu terlebih dahulu" kata panglima min meminta izin
"aku percayakan kepada mu adik ipar" juan xi menepuk pundak panglima min.
__ADS_1
raja han bertarung dengan panglima min di saksikan oleh seluruh pasukan kerajaan ping dan juga kerajaan xiao, terlihat pertarungan mereka sangat sengit namun sayang peforma bertarung raja han tidak sebagus panglima min, panglima min di angkat menjadi seorang panglima perang saat dirinya remaja oleh sang raja, sedari remaja dia sudah ikut berperang bersama dengan juan xi walau perbedaan umur mereka cukup jauh namun ilmu bela diri panglima min tak jauh berbeda dengan juan xi, hal itu membuat panglima min menjadi panglima termuda di seluruh dataran,hanya saja juan xi lebih unggul karena juan xi lebih banyak menggunakan taktik dalam bertarung sedangkan panglima min selalu menggunakan kekuatan dan kelemahan dari musuhnya.
raja han kewalahan menghadapi pertarungan nya dengan panglima min yang jauh lebih kuat dari dirinya, setiap kali raja han hanya bisa menghindar dan menangkis tanpa di beri jeda untuk menyerang, al hasil panglima min dapat mengalahkan raja han, raja han tersungkur terlihat dia terluka sangat parah, melihat hal itu membuat ratu zuya dan seluruh pasukan kerajaan xiao terbakar amarah melihat raja mereka di kalahkan hanya oleh seorang panglima perang saja.
"lancang kau! semua serang!" marah ratu zuya memerintahkan semua pasukan nya untuk menyerang, juan xi tak ambil diam, dia juga memerintahkan prajuritnya untuk menyerang.
kedua pasukan saling beradu pedang dan juga tombak, terlihat pasukan kerajaan xiao yang lebih banyak dari kerajaan ping namun hal itu tak menyurutkan semangat pasukan kerajaan ping untuk tetap menyerang dan bertahan
juan xi dengan mudah melumpuhkan setiap orang yang datang menghadang dirinya, lama pertarungan terjadi, kerajaan ping mulai terdesak dengan banyak nya prajurit yang gugur akibat kalah jumlah dengan kerajaan xiao.
ratu zuya sangat senang melihat pasukan kerajaan ping yang mulai terdesak, terlihat juan xi memperhatikan daerah atas dan juga lereng namun tak ada yang muncul sama sekali. ratu zuya masih terus memperhatikan pertarungan di hadapan nya sambil terus santai di atas kuda kesayangan nya,
pasukan kerajaan ping sudah sangat terdesak terlihat hanya tersisa beberapa puluh orang saja, sedangkan pasukan musuh masih terlihat sangat banyak.
"yang mulia dimana pasukan pemanah dan juga pasukan lereng?" tanya jendral pang sambil terus meruntuhkan pasukan lawan
"aku akan mencoba memberi sinyal" ucap juan xi santai
"hahahah, apa yang kau lakukan sang iblis perang?" tawa ratu zuya
"kau akan mengetahui nya" jawab juan xi enteng
"yang kau harapkan tidak akan pernah terjadi sang iblis yang terhormat, karena aku telah mengganti seluruh orang milik mu dengan orang orang ku, hahaha" kara ratu zuya bangga
"sepertinya kau harus melihat lebih jelas lagi ratu" ejek juan xi
"coba kau lihat putra mahkota, 500 pasukan panah yang berdiri di atas sana dan juga 1000 pasukan yang berdiri di lereng sana, semua itu pasukan milik ku" bangga ratu pie sie sambil mengangkat token kepemilikan nya
"sepertinya kalian akan merasa kecewa ratu zuya dan ratu pie sie" seringai juan xi
__ADS_1
"kau tak perlu berlaga putra mahkota sialan, karena sebentar lagi kau akan mati, dan kerajaan mu akan runtuh di bawah kepemimpinan kerajaan xiao hahaha" ucap ratu zuya
"coba kalian lihat baik baik seluruh prajurit yang berdiri di sana ratu" perintah juan xi sambil menunjuk arah prajurit pemanah di atas dan juga prajurit penyerang di lereng
ratu zuya, ratu pie sie dan seluruh pasukan kerajaan Xiao melihat semua pasukan di sekeliling mereka, seluruh pasukan yang berada di atas tebing dan lereng mengibarkan bendera kerajaan ping
"apa apa an ini ratu pie sie!" marah ratu zuya
"aku juga tak mengetahui nya ratu, aku mengambil token itu di kediaman mentri keuangan setelah dia tertangkap dan membawa pasukan yang tertera di token itu pergi ke kerajaan milik mu" jelas ratu pie sie
"apa sudah jelas ratu" seringai juan xi
"ini tidak mungkin, aku memiliki token ini untuk mengendalikan mereka!" teriak ratu pie sie
"apa kau yakin token itu asli ratu pie sie?" tanya juan xi merendahkan
ratu pie sie mengamati token yang di pegang oleh nya, itu hanyalah sebuah token kayu biasa yang tak memiliki kekuatan untuk mengendalikan pasukan sama sekali.
*flash back*
juan xi sangat bahagia mengetahui ara lie baik baik saja, dan lagi kini juan xi tau bahwa ara lie juga mencintai dirinya, juan xi tak ingin kehilangan ara lie lagi
"apa yang kau fikirkan suami ku?" tanya ara lie lembut
"aku ingin kita membuat sebuah rencana untuk membalas perbuatan ratu pie sie dan juga meruntuhkan kerajaan xiao terutama raja si**n itu yang ingin merebut dirimu dari ku" kata juan xi dengan penuh amarah
"apa yang akan kau rencanakan suami ku" tanya ara lie
juan xi merencanakan akan menyembunyikan ara lie sementara waktu untuk melindungi ara lie dari semua orang yang akan mencelakai dirinya, dan juga untuk memancing para musuh agar mereka memulai pergerakan terlebih dahulu.
__ADS_1
saat juan xi mulai melihat pergerakan musuh, juan xi mengirim pengawal bayangan untuk mengawasi setiap gerak gerik dari ratu pie sie dan juga ratu zuya.