RUMOR PERMAISURI SANG IBLIS PERANG

RUMOR PERMAISURI SANG IBLIS PERANG
45


__ADS_3


hari yang cerah di iringi dengan banyak nya kesibukan dari semua makhluk yang ada, rasa lelah letih tidak pernah menyurutkan semangat mereka untuk terus mencari nafkah, bukan penghasilan yang mereka cari namun sebuah senyuman yang ingin mereka lihat dari orang orang terkasih mereka, senyuman yang selalu dapat menyalakan semangat jiwa membara, mehilangkan letih sebab seharian bergelut dengan keadaan.


putri sie sie sedang menunggu sang suami pulang, entah mengapa dia sangat menantikan kepulangan suami nya hari ini, merasakan rindu yang teramat dalam kepada sang suami padahal baru beberapa jam yang lalu sang suami berpamitan pergi untuk mencari nafkah dari pameran seni bakatnya.


"sayang, kenapa kau baru pulang, aku sudah lama menunggu kedatangan mu" ucap putri sie sie sambil cemberut


"bukan kah aku pulang seperti biasa sayang ku" jawab fred bingung dengan perkataan istri tercinta nya


"entahlah aku merasa kau sangat lama sekali" jelas putri sie sie


"iya sudah iya aku yang salah,tolong maafkan aku, mari kita makan, aku sudah sangat lapar sekali" ucap fred lembut


"baik lah, aku hari ini memasak makanan istimewa untuk suami ku, coba lah" putri sie sie memberikan makanan yang telah dia siapkan untuk fred suaminya


"bagaimana?" tanya putri sie sie penuh harap kepada fred yang sudah mencoba masakan buatan nya


"sangat enak, istriku memang sangat pandai menyenangkan hati suami ini, terimakasih sayang" puji fred sambil menggenggam lembut tangan putri sie sie, putri sie sie sangat senang mendengar pujian dari suami nya. mereka berdua makan dengan bahagia, kehangatan dan keharmonisan terlihat dari keduanya, putri sie sie merasa sangat beruntung memiliki suami seperti fred bukan hanya perhatian kepada dirinya namun fred jg sangat baik karena sudah mau menerima setiap kekurangan dari putri sie sie


selesai makan putri sie sie hendak menaruh piring ke dapur namun tiba tiba matanya kabut badan nya berasa tidak seimbang dan akhirnya putri sie sie jatuh pingsan, fred yang melihat tubuh istrinya seperti goyang langsung menangkap tubuhnya agar tidak jatuh ketanah, raut khawatir terpancar jelas di wajah nya.


tabib memeriksa keadaan putri sie sie dan ternyata putri sie sie saat ini tengah mengandung buah hati nya, fred sangat bahagia mengetahui kabar baik itu, segera dia memberitahu kan kabar baik itu kepada keluarga nya dan juga keluarga putri sie sie.


mendengar kabar baik dari putri sie sie membuat hati jendral pang sangat bahagia, jendral ingin mengadakan pesta untuk kehadiran buah hati putri nya itu, undangan tersebar kepada para bangsawan, jendral pang bukan hanya membuat pesta untuk putri sie sie melainkan untuk ucapan syukur dirinya atas kebahagiaan seluruh keluarga nya saat ini.


juan xi dan ara lie di minta datang ke kediaman jendral pang untuk menginap beberapa hari di sana

__ADS_1


"apa kau sudah menyiapkan semuanya sayang ku?" tanya juan xi kepada istri nya


"sudah, mari kita berangkat" jawab ara lie.


rombongan juan xi pergi menuju kediaman jendral pang, ara lie sangat bahagia dengan kabar kehamilan adik kecilnya, ara lie bahkan tak henti henti nya memilih banyak hadian untuk adik nya itu sampai membuat juan xi menggelengkan kepalanya melihat semua hadiah dari permaisuri nya untuk putri sie sie.


dalam kereta


"kau terlihat sangat bahagia permaisuri ku" ucap juan xi melihat senyum merekah di wajah cantik istri nya


"tentu saya, berita baik ini bukan hanya kebahagiaan buat sie sie saja melainkan semua orang" seru ara lie tersenyum


"jadi kapan juan xi junior kita hadir" goda juan xi


"tergantung seberapa besar usaha mu" ketus ara lie langsung memalingkan wajah karena merasa malu dengan apa yang baru saja di katakan tadi


"bu.. bukan begitu maksud ku sayang ku" gugup ara lie, juan xi merasa sangat gemas melihat tingkah lucu permaisuri nya, juan xi langsung mel***t bi**r ara lie dengan sangat lembut


"aku akan menunjukan seberapa besar aku berusaha sayang ku" bisik juan xi di telinga ara lie setelah ci**man mereka terlepas, seketika pipi dan telinga ara lie langsung merah padam, ara lie tahu kejantanan juan xi tidak dapat di ragukan lagi, terbukti setiap kali mereka mengadu kasih dengan penuh cinta juan xi mampu membuat seluruh tubuh ara lie merasa remuk di seluruh bagian tubuh nya


"sayang kita sedang di dalam kereta" ucap ara lie beralasan, ara lie tidak ingin melakukan hal yang di pikirkan oleh juan xi terlebih mereka sedang dalam perjalanan dan ada banyak orang juga di sekitar mereka


"tenang lah istri ku mereka tidak akan berani angkat bicara" desak juan xi tersenyum penuh kemenangan


"tidak suami ku, aku mohon" ucap ara lie memelas


"baik lah, tapi aku boleh kan saat ini meminta ini terlebih dahulu, sisanya kita lanjutkan di kediaman ayah mertua" goda juan xi sambil menunjuk bibir merah ara lie, ara lie hanya bisa pasrah dengan permainan juan xi.

__ADS_1


rombongan juan xi dan ara lie sampai di kediaman jendral pang, mereka di sambut langsung oleh pemilik kediaman


"salam yang mulia semoga panjang umur dan selalu di berkati" salam jendral pang kepada putra mahkota dan juga putri mahkota


"salam ayah mertua" balas juan xi, ara lie langsung memeluk ayah nya tanpa berbicara


"putri ku, bagaimana kabar mu nak?" tanya jendral pang kepada putri kesayangan nya yang masih dalam pelukan


"aku sangat baik ayah, bagaimana kabar ayah?" ucap ara lie sambil melepaskan pelukan mereka


"ayah baik nak, mari kita masuk" jendral pang membawa putri serta menantunya menuju paviliun yang sudah jendral pang persiapkan


"di mana sie sie ayah?" tanya ara lie kepada ayah nya yang hendak keluar dari kamar nya


"haha, adik mu itu sedang menyulitkan putra ku saat ini" tawa jendral pang lepas mengingat apa yang di lakukan putri sie sie kepada panglima min


"maksud ayah apa?" tanya ara lie bingung


"semenjak sie sie hamil, setiap hari dia selalu meminta hal hal yang aneh dan lebih parahnya dia lebih banyak menyiksa putra ku dari pada suaminya sendiri" jelas jendral pang.


di masa nyidamnya putri sie sie selalu meminta hal hal yang sangat di luar nalar kepada panglima min, pernah satu ketika panglima min di suruh untuk mencari mangga dari daerah perbatasan langsung dan harus sampai sampai saat sore hari padahal jarak kediaman dengan perbatasan sangat lah jauh, dan panglima min juga pernah di suruh berlari di tengah malam padahal dia baru saja memejamkan matanya sejenak, jika panglima min menolak putri sie sie akan menangis sampai sesenggukan membuat siapapun yang melihatnya jadi tidak tega, oleh karena itu panglima min tidak ingin berada di kediaman jendral pang saat ini agar dia dapat terhindar dari permohonan aneh adik nya itu, namun sialnya karena hari ini ara lie akan datang ke kediaman jendral pang membuat panglima min terpaksa untuk pulang, belum sempat panglima min bertemu dengan ara lie, dia terlebih dahulu bertemu dengan putri sie sie al hasil saat ini dirinya sedang menari dengan gaun wanita, awalnya panglima min berhasil kabur membuat putri sie sie menangis' hingga tak sadarkan diri membuat panglima min mengalah dan kembali kepada putri sie sie lagi untuk menuruti keinginan anehnya itu.


ara lie yang mengetahui adik tampan nya sedang dalam masa kesulitan ingin segera melihat nya, bukan untuk menolong namun ingin melihat bagaimana pertunjukan dari adik tampannya itu saat menari dengan gaun, pasti terlihat sangat cantik.


panglima min menari dengan gaun yang sangat indah yang di pilih sendiri oleh putri sie sie, panglima min terlihat sangat cantik, namun panglima min tidak merasa bangga melainkan sangat malu, tergambar jelas raut kesal di wajahnya, dia menari di saksikan oleh semua orang apa lagi saat ini ada putra mahkota dan juga kakaknya yang sedang melihat dirinya dalam keadaan seperti itu, semua orang tertawa melihat penampilan panglima min, sedangkan panglima min sangat malu dan juga kesal dengan semua orang, ingin sekali panglima min tidak pulang kembali kekediaman namun apa lah daya rindu nya kepada sang kakak tak bisa terbendung jadi iya begini lah hasilnya. 🤭


🍁

__ADS_1


__ADS_2