RUMOR PERMAISURI SANG IBLIS PERANG

RUMOR PERMAISURI SANG IBLIS PERANG
34


__ADS_3


*FLASH BACK RAJA PROV*


dulu kerajaan ping merupakan kerajaan kecil yang bernama kerajaan san pai, kerajaan san pai memiliki 11 orang pangeran namun tak ada satu pangeran pun yang di angkat oleh raja untuk menjadi putra mahkota kerajaan,


walaupun kerajaan san pai tidak memiliki putra mahkota, kerajaan san pai memiliki tiga pangeran yang paling unggul di antara pangeran lagi, ketiga pangeran itu di gadang gadang akan menjadi kandidat putra mahkota, pangeran ke tiga, pangerang kelima dan juga pangeran ke sembilan.


pangeran ke tiga sangat ahli dalam bidak politik, dia mampu menyelesaikan setiap masalah yang raja hadapi namun sayang dia tidak ahli dalam bidang peperangan, pangeran ke lima sangat ahli dalam bidang peperangan, strategi strategi nya sangat luar biasa, prestasi nya dalam berperang sudah tidak di ragukan lagi oleh seluruh rakyat, pangeran ke sembilan lebih ahli dari pangeran ke lima dan juga pangeran ke tiga karena dia mampu mengurus politik dan juga strategi perang, dia sudah menjadi pasukan perang sebelum berumur 10 tahun.


semua pangeran telah memiliki permaisuinya masing masing hanya pangeran kesembilan yang belum memilikinyaa.


"kak lae'er apa kau tahu pangeran ke sembilan akan mencari permaisuri, aku sangat berharap bisa terpilih nantinya" kata putri hao bersemangat, putri hao terkenal sangat dekat dengan pangeran ke sembilan sedari mereka kecil


"semoga pangeran memilih mu jie jie" senyum putri xi lae


"ayo kita ke taman kak lae'er, pangeran sudah menunggu kita di sana, aku sudah sangat merindukan dirinya" ucap putri hao semangat langsung menarik tangan putri xi lae untuk ikut bersama dengan nya.


"kakak pang!' putri hao lari ke arah pangeran kesembilan saat melihat pangeran sedang duduk di bawah pohon sambil bermain seruling kesayangan nya


"putri di mana sopan santun mu hmmm" kata pangeran ke sembilan lembut


"kakak pang, di sini hanya ada diri mu, jadi aku tak perlu sesopan itu kepada mu bukan" manja putri hao

__ADS_1


"kau ini" ucap pangeran kesembilan sambil mempelai rambut putri hao di samping nya


"siapa putri ini, hao'er?" tanya pangeran ke sembilan melihat ke arah putri xi lae


"oh aku lupa, kenal kan ini putri xi lae anak dari panglima xi, dia sahabat hoa'er di akademi" ucap putri hao


"salam yang mulia" salam putri xi lae santun, putri xi lae terlihat sangat cantik di mata pangeran ke sembilan, namun karna gengsi membuat dia tak mengatakan nya dan terus bercanda dengan putri hao


karena putri hao yang selalu meminta putri xi lae untuk terus menemani dirinya jika akan bertemu dengan pangeran ke sembilan membuat mereka bertiga menjadi sangat dekat dan akrab


pangeran ke sembilan sangat dekat degan putri hao hal itu bukan rahasia umun lagi, pangeran ke sembilan sudah menganggap putri hao seperti adik perempuan nya sendiri, mereka dekat sedari kecil, putri hao anak dari mentri pertahanan kerajaan, kehidupan nya tak seindah putri putri kediaman bangsawan lain, dia selalu di siksa oleh selir selir kediaman milik nya, itu yang menyebabkan pangeran ke sembilan merasa kasihan dan selalu melindungi dirinya sedari kecil dan menyebabkan mereka sangat dekat.


pemilihan permaisuri pangeran ke sembilan berlangsung, banyak putri yang mendaftar termasuk putri hao dan juga putri xi lae


"aku di tunjuk raja untuk ikut, aku tak memiliki pilihan lain hao"ungkap putri xi lae merasa tidak enak hati


"inget yah kakak, walaupun kau sahabat baik ku, aku tidak akan menyerahkan kakak pang dengan mudah" putri hao memperingati


pemilihan berlangsung, tahap demi tahap di lewati oleh para kandidat permaisuri pangeran ke sembilan, di babak final tersisa 2 orang dan sayang nya dua orang itu merupakan putri hao dan juga putri xi lae, pangeran ke sembilan di harus kan memilih satu di antara mereka, hal itu menjadi pilihan yang sangat berat untuk nya, putri hao sudah di anggap layaknya adik perempuan nya sendiri dan putri xi lae merupakan wanita yang dia cintai


"hao'er, apa kau percaya aku sangat menyayangi dirimu" kata pangeran ke sembilan


"aku percaya kakak pang sangat menyayangi diriku" kata putri hao semangat

__ADS_1


"jadi percayalah, apapun yang terjadi aku akan selalu menyayangi dirimu, tapi maaf aku harus memilih putri xi lae karena dia yang telah mengambil hati ku" jelas pangeran ke sembilan


"mengapa kakak pang lebih memilih dia?" tanya putri hao tidak percaya


"aku sudah jatuh cinta kepada dirinya" ucap pangeran ke sembilan melihat ke arah putri xi lae


"lalu kepadaku apa?' tanya putri hao


"hao'er aku selalu menyayangi mu dan selalu menganggap dirimu seperti adik ku sendiri" jelas pangeran ke sembilan lagi


"tidak! aku mencintai kakak pang dari dulu, mengapa kakak bisa mencintai dia tapi tidak dengan ku" histeris putri hao


"maaf kan aku hao'er"


semenjak kejadian itu hubungan pangeran ke sembilan dan putri hao menjadi sangat renggang.


perebutan tahta tak bisa di hindari oleh para pangeran, pembunuhan sesama pangeran sudah bukan hal baru di kerajaan.


melihat banyaknya pangeran yang telah tiada membuat raja melihat ke arah anak yang sebenarnya sangat dia sayangi, pangeran ke sembilan merupakan anak dari selirnya yang merupakan cinta pertama sang raja, namun karena selir nya tak memiliki dukungan yang penuh membuat raja tidak memilih putra mahkota terlebih dahulu,pangeran ke sembilan merupakan kandidat yang sangat bagus untuk menjadi penerus raja selanjutnya namun sayang nya pangeran ke sembilan tidak memiliki dukungan yang cukup, raja memutuskan untuk mengadakan banyak pernikahan politik untuk dapat mendukung pangeran ke sembilan naik tahta, hal itu menyebabkan pangeran ke sembilan bisa menggeser semua saudara saudaranya namun di sayang kan kekuasaan nya tidak memiliki kekuatan sama sekali dan dia hanya bisa menjadi raja yang selalu di kendalikan oleh orang lain.


*flash on*


"terimakasih karena pernah menyayangi diriku kakak pang" ucap selir hao lalu mencabut pedang raja, bohong jika raja tidak merasa sedih, melihat wanita yang dulu dia lindungi dengan baik dan menyayangi nya layaknya adik kandung sendiri mati di tangan nya sendiri, namun raja tetap tidak bisa menerima perbuatan selir hao yang telah membunuh wanita yang sangat raja cintai.

__ADS_1


"jika saja kau tidak membenci lae'er, mungkin kau masih akan terus menjadi adik kesayangan ku" ucap raja sambil berlalu pergi meninggalkan semua orang yang masih terkejut, karena baru mengetahui fakta tentang kematian ratu terdahulu mereka, apa lagi raja sendiri yang mengeksekusi nya secara langsung.


__ADS_2