
Hari ini Naira cs dan Miko cs pergi ke pegunungan, kecuali Rayna, karena ia sedang jalan jalan bersama Vino.
"Hmmm, segar ya udara disini" Naira menghirup dalam udara segar di pegunungan.
"Gue udah lama gak kesini" Sahut Salsa melihat pemandangan indah disana.
"Eh, liat ada jualan telur gulung tuh" Ucap Dea menunjuk pedagang telur gunung disana.
"Disini enak juga ya, gue kira gak ada jualan jajanan kaya gitu" sambung Lucy.
"Yank.. " panggil Naira pada Miko yang sedang duduk dikursi bersama yang lainnya.
"Mau itu"
"Apa itu?"
"Telur gulung"
"Keknya gue pernah dengar nama itu" sahut Andri.
"Iya iyalah, itukan jajanan kaki lima" jawab Salsa datang tiba tiba.
"Kamu mau juga by?" tanya Andri pada Salsa.
"Mau dong, ayok beli" Salsa langsung mengajak Andri untuk pergi membeli telur gulung itu.
Akhirnya mereka semua membeli telur gulung disana.
"Yank pelan pelan makannya, tuh belepotan" Ucap Miko dan mengelap bibir Naira dengan tangannya.
"Gak dimana mana kalian ngumbar kemesraan terus" Cibir Leon.
"Biarin, iri bilang bos"
"Gak ada yang iri dengan kalian" timpal Lucy.
****
Malam harinya mereka mengadakan pesta dirumah Naira, untuk merayakan delapan bulan anniversary Naira dan Miko serta aniversary Rayna dan Vino ke tiga bulan.
"Ayo Nai tiup lilinnya"
"Eh kalian doa dulu, ayo" celutuk Dea.
"Di aniversary ku yang ke delapan bulan ini, aku harap hubunganku dan Miko langeng sampai ke pelaminan, semoga tidak ada masalah yang terjadi diantara kami dan semoga tetap dipetsatukan sampai maut memisahkan" Batin Naira berdoa.
Setelah mengucapkan doa Naira dan Miko meniup lilinnya bersama.
Prok... prok... prok...
Tepuk tangan riuh dari para sahabat Naira maupun sahabat Miko yang menyaksikan moment ini.
__ADS_1
"Sekarang Rayna, ayo tiup lilinnya"
"Kita doa sama sama" ucap Vino pada Rayna.
Rayna mengangguk, dan mulai mengucapkan doa dalam hatinya, begitupun Vino. Setelah itu mereka meniup lilin bersama.
"Tetap sehat anak anak mama" Ucap mama Indri memeluk Naira dan Vino.
"Makasih mama" Ucap mereka bersamaan.
"Dan untuk nak Miko dan Rayna kalian juga sehat sehat terus, buat semuanya semoga kita tetap selalu bersama seperti ini"
"Aamiin"
"Ayo silahkan dinikmati makanannya" Ucap mama Indri.
"Kamu mau apa yank?" tanya Miko pada Naira.
"Es krim" jawab Naira menunjuk es krim yang ada disana.
"Enggak!"
"Please Mik, satu kali ini aja ya" mohon Naira.
"Gak boleh sayang, nanti sakit perut gimana? jangan buat aku khawatir"
"Gak kok janji" ucap Naira yakin.
Mendengar itu Naira cemberut kesal, ia membuang mukanya. Miko yang melihat itu hanya menghela nafas. Ia sudah hafal dengan kekasihnya ini, bila makan yang dingin atau manis dimalam hari, maka Naira akan sakit perut setelahnya.
"Yang lain aja ya"
"Gak mau"
"Cake aja gimana? aku ambilin ya?" tawar Miko.
"Tetep gak mau!"
"Astaga Naira ngambeknya kumat lagi deh" decak Lucy menggelengkan kepalanya.
Leon yang duduk disebelahnya langsung menarik kepala Lucy untuk bersandar didada bidangnya.
"Mau sesuatu?" tanya Leon, membuat Lucy menggeleng.
Sedangkan Andri dan Salsa kini sedang sibuk suap suapan berdua.
"Mau nambah?" Tanya Andri.
Salsa menggeleng "Udah kenyang".
Rayna dan Vino? jangan ditanyakan mereka dari tadi sudah berada di taman belakang untuk menikmati dinnernya.
__ADS_1
Dea dan Chiko? dua sejoli itu sedang bermesraan dipojok ruangan, biasalah pasangan baru.
Karena merasa semua usahanya sia sia Miko pun mengiyakan permintaan Naira, dengan syarat hanya sedikit saja.
"Makasih sayang" ucap Naira berbinar saat Miko memberinya es krim strawberry.
"Iyaa, tapi inget jangan banyak banyak. Nanti sakit perut" peringat Miko.
"Iya"
Hanya membutuhkan waktu 10 menit es krim itu habis ludes oleh Naira.
"Mau makan sesuatu?"
"Gak, udah kenyang"
"Mik.. " panggil Naira.
"Kenapa?" jawab Miko sambil menarik tangan Naira untuk memeluk pinggangnya.
"Makasih ya"
"Buat?"
"Semuanya" jawab Naira tersenyum.
"Makasih udah selalu ada buat aku, yang selalu ngertiin aku, yang selalu sabar dengan semua sikapku, yang selalu membuatku tersenyum"
"Gak perlu berterimakasih, itulah tugasku untuk melindungi kamu"
"I love you forever" bisik Miko tepat ditelinga Naira.
"I love you too" jawab Naira memeluk Miko dengan erat.
...TAMAT....
.
.
.
.
.
.
Yeaayyy akhirnya Naira dan Miko tamat juga, makasih buat yang selalu setia nungguin dan baca Naira dan Miko, dan maaf kalau endingnya gak sesuai sama ekspektasi kalian author udah usaha buat cerita yang menarik. Oh ya jangan lupa mampir ke novel terbaru author ya
__ADS_1
Sampai jumpa di novel berikutnya 🥰🥰