
Sudah seminggu ini Miko, Leon termasuk Daffin berusaha untuk mencari cara agar Naira bisa sembuh dan bisa mengingat lagi semuanya, namun semua usaha itu tidak membuahkan hasil. jujur saja Miko sudah benar-benar tidak tahan seperti ini. Miko merindukan sosok Naira yang dulu tetap ada bersamanya, menikmati waktu berdua dan melewati hari hari indah bersama.
Tapi kini? entah kemana Naira yang dulu. semenjak Naira amnesia dia jadi sedikit berubah. Naira tak mau diantar jemput lagi sama Vino, dan dia juga bisa sedikit lebih mandri, contohnya Naira sudah bisa memasak sedikit sedikit. Seperti memasak nasi goreng, Sup, Rendang dan segala macem.
Naira yang dulu sering terlambat bangun kini sudah sering bangun diatas jam 5 pagi. Disatu sisi mama Indri senang dengan anaknya yang mulai berubah. Tapi disisi lain mama Indri tetap menginginkan Naira yang dulu. Yang selalu membuat suara dan tenaganya habis.
"Mah, Naira joging sore dulu ya" pamit Naira yang sudah siap dengan style olahraganya serta memasang headset.
"Iya sayang hati hati" ucap mama Indri.
Naira mencium tangan mama Indri dan berangkat untuk joging sore. Ini adalah rutinitas barunya.
"Nak, kapan kamu akan kembali seperti dulu" gumam mama Indri saat Naira sudah menghilang dari balik pintu.
****
Miko sedang duduk dibalkon kamarnya memandang langit sore yang begitu menyejukkan.
"Nai, kapan kamu akan kembali seperti dulu? aku udah capek nungguin" gumam Miko melihat foto Naira yang ada di hapenya.
"Sayang, ini mama bawa cemilan buat kamu" ucap Linda yang datang memberikan nuget ayam kesukaan Miko dan segelas jus mangga.
"Taruh aja mah" ucap Miko tanpa mengalihkan pandangannya.
Linda menaruh camilan itu di meja yang ada disana dan ikut duduk disamping Miko.
"Sayang, sampai kapan kamu akan seperti ini?" ucap Linda ikut sedih melihat keadaan anaknya sekarang.
"Miko akan berubah jika Naira kembali kaya dulu mah" jawab Miko lirih.
__ADS_1
"Sayang dengerin mama, Yang namanya cinta itu memang ada ujian. Kamu harus sabar menghadapinya, ada orang yang ujian cintanya lebih berat dari pada kamu. Kamu tau saat ini mungkin Tuhan sedang mengujimu sebatas mana kamu sabar dan cinta dengan Naira, maka dari itu kamu jangan menyerah buktiin kalau kamu memang cinta sama Naira" jelas Linda menyemangati dan sekaligus memberi pengertian pada anaknya.
Miko mengangguk pelan seraya membenarkan ucapan mamanya. "Iya mah, Miko akan sabar nungguin Naira. makasih ya mah udah selalu semangatin Miko. Miko beruntung punya ibu sebaik mama" ucap Miko memeluk mamanya.
"Itulah tugas mama sayang, udah jangan sedih lagi. buktikan pada dunia bahwa kamu memang pantas untuk Naira" ucap Linda membalas pelukan Miko. dan lagi lagi Miko hanya menganggukkan kepala.
*******
"Huhhh capek banget" keluh Naira mengusap keringat yang bercucuran didahinya akibat jogging tadi.
Naira mendudukkan tubuhnya dikursi taman. Ya saat ini Naira memang berada di taman setelah jogging. dia membuka tutup air minum yang sempat ia beli tadi dan meneguknya untuk menghilangkan dahaganya.
"Eh, Nai lo disini?" ucap seseorang pria menghampiri Naira.
"Kak Daffin" ucap Naira melihat siapa yang datang.
"Kamu habis jogging?" tanya Daffin yang dapat anggukan dari Naira.
"Nyari udara segar aja, lagian bosen dirumah" jawab Daffin dan mendudukkan dirinya disamping Naira.
"Eh kak, beli es krim yuk!" ajak Naira saat melihat abang es krim berhenti di taman.
"Yaudah ayo" ucap Daffin dan berjalan menuju abang es krim itu.
"Kamu mau rasa apa?" tanya Daffin.
"Strawberry kak" jawab Naira cepat.
"Oke... "
__ADS_1
"Bang, strawberry satu coklat satu ya" ucap Daffin pada abang es krim itu.
"Iya mas, sebentar" ucapnya sambil mengambil es krim.
Setelah mendapatkan es krim masing-masing kini mereka kembali ke kursi tempat dimana mereka duduk tadi.
"Kak, Miko itu adik kakak?" Tanya Naira tiba tiba.
"Iya, kenapa emangnya?" ucap Daffin.
"Kok gue kaya berasa pernah kenal ya sama dia. Dan setiap gue ngeliat dia gue tuh kaya gimana gitu" ucap Naira membayangkan bagaimana setiap dia bertemu dengan Miko.
"Wajarlah, secara kan lo pacarnya" batin Daffin tersenyum.
"Kakak ngapain senyum senyum sendiri? ada yang lucu ya?" tanya Naira bingung melihat Daffin yang tersenyum tanpa sebab.
"Gapapa... " jawab Daffin berkilah.
.
.
.
.
.
Yang mau liat visual cowoknya sudah ada di ig author ya. disana juga ada beberapa video lainnya juga ada disana.
__ADS_1
ig: @sindiwulandari59