
Saat ini mereka sedang berada di mall untuk shopping bersama.
"Eh cocok gak yang ini sama gue?" Tanya Salsa memperlihatkan baju couple.
"Cocok sih, tapi buat siapa itu?" Jawab Naira.
"Buat gue lah" ucap Salsa santai.
"Maksud Naira yang satunya buat siapa?" Tanya Rayna.
"Oh.. atau jangan-jangan Lo udah punya pacar?" Tebak Lucy.
"Lo jahat banget Sa, mentang-mentang udah punya pacar, malah beli baju couple" tambah Dea cemberut.
"Ihhh kalian apaan sih, gue beli baju ini karena gue suka, dan kalau masalah buat siapa, nanti kalau gue udah punya pacar, gue kasih lah" jelas Salsa.
"Oh kirain Lo udah punya pacar" ucap Rayna manggut-manggut.
"Eh gimana kalau kita buat misi?" Ajak Salsa.
"Misi apaan? Emang kita detektif?" Sahut Naira.
"Misi ini gue namakan Sahabat Somplak Mencari Jodoh" ucap Salsa tersenyum.
"Maksudnya?" Tanya Rayna tak mengerti.
"Gini, siapa yang paling cepet dapat pacar, traktiran satu minggu, gimana?" Tantang Salsa.
"Tapi apa serunya dari misi ini?" Tanya Dea.
"Ya kita buat ini sebagai petualangan, gimana pada setuju gak?" Tanya Salsa.
"Petualangan mencari Jodoh maksudnya?" Sahut Lucy.
__ADS_1
"Ya begitulah..." Ucap Salsa mengedikkan bahu.
"Oke, gue ladenin permainan Lo" jawab Naira setuju.
"Gue Setuju setuju aja lah, kali aja ada yang pertama dapat jodoh, bisa dapat traktiran satu minggu" sahut Dea cekikikan.
"Ya gue ngikut aja misi konyol Lo itu" ujar Lucy.
"Oke gue setuju deh" sambung Rayna tersenyum.
"Oke deal ya" ucap Salsa tersenyum.
"Deal" ucap mereka bersamaan.
"Btw makan yuk, laper nih" ajak Rayna.
"Oke, kita kesana dulu" ucap Lucy menunjuk cafe depan mall.
Keesokan harinya saat dikelas, Bu Reni memperkenalkan seorang siswa baru kepada anak muridnya.
"Anak anak, kita kedatangan murid baru hari ini. Ayo perkenalkan dirimu" ujar Bu Reni kepada siswa itu.
"Hay nama saya Alden, saya pindahan dari SMA rajawali umur saya 17 tahun, salam kenal" ucap Alden memperkenalkan dirinya.
"Baiklah Alden kamu bisa duduk dibangku yang kosong" suruh Bu Reni.
Alden pun menduduki kursi dibelakang Salsa.
"Nama kamu siapa?" Tanya Alden pada Salsa yang saat itu sedang menoleh kebelakang.
"Salsa" ujar Salsa tersenyum mengulurkan tangannya.
"Alden" ujar Alden membalas senyuman Salsa.
__ADS_1
Saat jam istirahat.
"Sa, mau makan bareng!" Ajak Alden pada Salsa.
Salsa pun menoleh kearah sahabatnya dan mereka menganggukkan kepala.
"Oke, tapi ajak mereka ya" ucap Salsa menunjukkan sahabatnya.
"Eh gak usah kok, kalian berdua aja, kita makan dikelas aja. Ya gak?" Ucap Naira.
"Iya, kalian berdua aja, sekalian kenalan kan?" Tambah Rayna.
"Kita udah kenalan dari tadi" ujar Salsa.
"Ya kenalan lebih dalam lagi maksudnya" jawab Dea.
"Iya biar sekalian bertukar cerita gitu" timpal Lucy.
"Yaudah deh, gue duluan ya, kalau mau nyusul, nyusul aja" ucap Salsa yang diangguki mereka.
"Gimana kalau Salsa yang menang dalam misi ini?" Tanya Dea saat Salsa dan Alden sudah berlalu pergi menuju kantin.
"Gapapa lah, kan kita bisa dapet traktiran satu minggu, lumayanlah ngehemat uang jajan" jawab Rayna cekikikan.
"Iya sih, cuma kan masa kita ditinggal jomblo" ucap Dea mengerucutkan bibirnya.
"Iya juga ya" gumam Naira.
"Kok gue kaya punya firasat gitu sama di anak baru itu" ucap Lucy.
"Firasat apaan?" Tanya Naira keppo.
"Ya gak tau sih, tapi gue ngerasa gak rela kalau Salsa jadian sama Alden" jawab Lucy.
__ADS_1