
Sebulan telah berlalu, Salsa dan Alden semakin dekat, mereka bahkan pernah jalan, nonton, bahkan Salsa juga pernah mengunjungi rumah Alden. Itu membuat Andri rasanya ingin menyerah saja, ia tak kan memaksa Salsa bila Salsa tak mencintainya.
Saat ini, Andri sedang berada di tempat mereka biasa latihan band bersama. Ia duduk termenung dengan pandangan lurus kedepan, yang ada dipikiran cuma Salsa dan Salsa.
"Ndri, Lo kenapa? Belakangan ini murung terus?" Tanya Chiko yang melihat perubahan Andri akhir akhir ini.
"Gapapa" jawab Andri singkat.
"Kenapa sih Lo? Salsa lagi?" Tebak Dean. Ia sudah tau masalah Andri sebenarnya.
Andri hanya mengehela nafas dan mengangguk pelan.
"Sabar bro, mungkin Salsa bukan jodoh Lo" ucap Chiko menepuk pundak Andri.
"Tapi Chik, gue udah sayang banget sama Salsa, apa Salsa gak tau bahwa selama ini gue sabar nungguin dia balik lagi ke gue" lirih Andri.
"Sekarang Lo mau gimana? Mau terus ngejar si Salsa? Biar hati Lo makin sakit?" Sindir Dean.
"Udahlah, masih banyak cewek yang cantik diluar sana selain Salsa, dan temen temen Salsa juga semuanya jomblo kok, Lo tinggal pilih aja" ucap Chiko santai.
"Gimana gue mau milih kalau gue aja gak cinta?" Jawab Andri dingin.
Chiko dan Dean hanya menghela nafas, jujur mereka saja tidak bisa menolong dalam hal ini. Karena mereka saja tidak pernah merasakan yang namanya jatuh cinta.
*************************
Keesokan harinya Salsa dan yang lainnya sudah datang ke sekolah, bertepatan juga dengan Alden yang saat itu juga datang bersamaan dengan mereka.
"Pagi Sa" sapa Alden tersenyum.
"Pagi Al" balas Salsa juga tersenyum.
__ADS_1
"Ehemm... Sa, kita duluan ya" pamit Naira yang diangguki Salsa.
"Gue heran sebenarnya Salsa sama Alden tuh pacaran gak sih?" Tanya Rayna penasaran.
"Entahlah mereka kayanya udah jadian" jawab Lucy.
"Tapi kok Salsa gak bilang ke kita sih? Apa dia takut nraktirin kita?" Tebak Dea.
"Nggak deh kayaknya, mereka cuma masih pdkt, kalau mereka udah jadian Salsa bakal ngomong sama kita, secara kan dia mulutnya ember" jelas Naira yang membuat mereka mengangguk membenarkan.
"Iya juga sih, tuh anak kan gak pandai jaga rahasia" timpal Lucy.
"Sa, pulang sekolah nonton yuk!" Ajak Alden.
"Boleh deh, lagian gue gak ada kerjaan juga hari ini" jawab Salsa tersenyum.
"Tunggu gue Sa, sebentar lagi gue akan ngungkapin perasaan gue ke Lo" batin Alden yakin.
Dan disaat yang bersamaan, Andri datang dan melihat semua itu. Hatinya bagaikan disayat seribu sembilu melihat orang yang disayanginya tak bisa ia dapatkan dan mungkin sudah jadi milik orang lain.
"Sa, Lo kayanya udah cinta mati sama dia. Kalau memang itu mau Lo, oke gue bakal mundur" gumam Andri dan melepaskan helm nya, hari ini ia berangkat menggunakan motornya.
"Woy bengong mulu Lo" sahut Dean mengagetkan Andri.
"Jangan kebanyakan bengong Lo, nanti kerasukan kita juga yang susah kan" lanjut Dean membuat Andri melotot dan pergi tanpa sepatah katapun.
"Tuh anak kayanya masih galau deh" gumam Dean terkekeh.
"Napa Lo kumat kamit gitu?" Sahut Chiko yang tiba-tiba datang entah dari mana.
"Lo udah kaya jin aja" ucap Dean mengelus dadanya.
__ADS_1
"Mana ada jin ganteng kaya gue" sahut Chiko dengan percaya diri membuat Dean berdecih.
"Cih... Ganteng apaan?" Ujar Dean dan segera berlalu meninggalkan Chiko.
"Lah main pergi aja" kesal Chiko dan langsung pergi menyusul Dean.
Brukk...
Andri bertabrakan dengan Naira saat mereka berpapasan di koridor sekolah, Naira dan yang lainnya ingin pergi ke kantin, dan Andri yang saat itu tak melihat ada Naira langsung bertabrakan.
"Aww..." Ringgis Naira dan segera bangkit dibantu Lucy.
"Nai, Lo gapapa?" Tanya Dea.
"Eh maaf Nai, gue gak liat" ucap Andri tak enak.
"Gapapa Ndri" jawab Naira tersenyum.
"Gue duluan ya" pamit Andri dan langsung berlalu.
"Si Andri kenapa ya? Kok aneh akhir-akhir ini?" Tanya Rayna.
"Dia itu lagi sakit hati Ray, Lo tau sendiri kan, Andri juga suka sama si Salsa, eh malah keduluan sama Alden" jelas Lucy.
"Oh iya kok gue gak kepikiran ya" ucap Rayna menggaruk tengkuknya.
"Gue jadi kasihan sama si Andri" sahut Naira.
"Ya mau gimana lagi? Yang namanya cinta gak bisa dipaksakan, kalau memang Salsa cintanya sama Alden, ya mungkin Salsa bukan jodoh Andri" ucap Dea mengedikkan bahu.
"Iya juga ya" ucap Naira membenarkan.
__ADS_1