Sahabat Somplak Mencari Jodoh

Sahabat Somplak Mencari Jodoh
Pantai


__ADS_3

"Mau sampai kapan kita disini?" ucap Chiko yang sudah jengah terus berada didalam mobil.


"Kalau kita keluar nanti ketahuan ogeb!" sahut Andri menoyor kepala Chiko.


"Lagian kita kaya mau cari harta karun, mana gue udah laper lagi" keluh Chiko yang sudah merasa perutnya minta diisi.


"Yaelah kerjaan lo makan doang" umpat Miko.


"Yaudah yuk daripada kita disini gak ada gunanya. mending kita balik. Atau keluar jengukin mereka" ucap Rayna yang juga sudah bosan disana.


"Emm.. yaudah deh yuk kita keluar. Disana juga ada es kelapa muda duhh pasti seger deh" timpal Naira yang sudah ngiler melihat kelapa muda disana.


Dan pada akhirnya mereka keluar semua, mereka memutuskan untuk membeli es kelapa muda terlebih dahulu. Setelah itu mereka bergabung bersama Lucy dan Leon.


"Ehem... " deheman Miko yang membuat dua sejoli itu menengok ke belakang.


Lucy dan Leon membelalakan matanya saat melihat banyak sekali para sahabatnya kesini bahkan mereka seolah tau keberadaannya.


"Sejak kapan kalian disini?" tanya Leon yang langsung berdiri diikuti Lucy.


"Sekitar setengah jam yang lalu" jawab Andri melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.


"Whatt?? jadi kalian ngikutin kita?" tanya Lucy tak percaya.


"Enggak, lagian ngapain kita ngikutin kalian. Kebetulan aja kita pengen kepantai eh gak taunya ada kalian disini" jawab Miko berkilah.

__ADS_1


"Btw kalian ngapain berdua disini?" tanya Naira tersenyum penuh arti.


"Hayoo loh, kalian berdua ada hubungan gelap ya?" sahut Dea dengan senyum anehnya.


"Dihh apaan sih, jangan fitnah tau gak!" elak Leon.


"Ah elah bilang aja lo lagi ngapelin si Lucy" sungut Chiko.


"Enak aja!" jawab mereka serempak.


"Tuh kompak banget lagi" sahut Salsa.


"Udah deh daripada kalian mikirin yang aneh aneh tentang kita, lebih baik nikmatin sunset disini" ajak Leon mengalihkan pembicaraan.


Dan pada akhirnya mereka menikmati sunset yang sangat indah disana. Dengan Naira yang bersandar dibahu Miko. Andri yang sedang mengelus lembut kepala Salsa sambil sesekali menciumnya. Sedangkan Leon ia menuntun Lucy untuk bersandar di bahunya. Benar benar pasangan yang romantis.


"Yaudah lo tiduran dipaha gue aja" tawar Rayna.


"Lo kira gue pacar lo!" sungut Dea.


"Bukanlah. tapi kan gak ada salahnya kan?" ucap Rayna membuat Dea mengangguk membenarkan.


Dan akhirnya Dea berbaring sambil menggunakan paha Rayna sebagai bantalnya.


"Nah ini baru enak" ucap Dea yang sangat nyaman.

__ADS_1


"Jangan sampai lo tidur, kalau gak mau di tinggal sendiri disini" peringat Rayna.


"Ya enggak lah, gue masih waras kali, masa tidur disini kaya gembel aja" sungut Dea.


"Loh bukannya gembel tidurnya dijalanan?" tanya Rayna.


"Ah udah deh ngomong sama lo makin gak jelas" jawab Dea kesal pada sahabatnya yang tiba tiba lola.


"Dihh gue cuma nanya kali" balas Rayna ketus.


"Dasar cewek, gitu aja ribut" decak Chiko menggelengkan kepalanya melihat kelakuan dua manusia yang daritadi meributkan hal sepele.


"Yank, auss" ucap Naira pada Miko.


"Bentar ya, aku ambil air dulu" ucap Miko dan mengambil air mineral yang tak jauh dari tempatnya duduk.


"Nih.. " Miko menyodorkan air itu ke Naira. Dan Naira meminumnya sampai menyisahkan sedikit sekali air yang tinggal disana. Itu menandakan bahwa gadis itu benar benar haus


.


.


.


.

__ADS_1


.


Maaf ya kalau author up nya gak tentu, soalnya otak author yang sebesar biji jagung ini sangat susah bila diajak mencari ide 😁


__ADS_2