Sahabat Somplak Mencari Jodoh

Sahabat Somplak Mencari Jodoh
Cukup ganteng


__ADS_3

"Le, mama gue gak macem macem kan sama lo?" tanya Lucy saat dalam perjalanan.


"Maksudnya macem macem?" tanya Leon tak mengerti.


"Mama gue marah gak sama lo? atau sikap mama yang kurang mengenakkan buat lo?" tanya Lucy pelan.


"Apaan sih, ngaco deh. Mama lo tuh baik banget malah" jawab Leon tersenyum saat menyadari bahwa mama Lucy sangat baik dan ramah padanya.


"Masa sih?" tanya Lucy tak percaya.


"Hu'um. Bahkan dia bilang gue keturunan Korea" jawab Leon.


"Ishh mama malu maluin aja deh" batin Lucy.


"Emang aku mirip sama orang Korea?" tanya Leon.


"Emm.. gak sih. Tapi lo cukup ganteng" jawab Lucy tanpa sadar dengan ucapannya.


"Hah? coba ulangi lagi?" pinta Leon.


"Ulangi apaan?"


"Ulangi ucapan lo tadi"


"Yang mana?"


"Yang lo bilang kalau gue cukup ganteng"

__ADS_1


"Emang gue pernah bilang lo ganteng?" tanya Lucy berkilah.


"Duhh nih mulut gak bisa diajak kompromi banget deh" batin Lucy merutuki kebodohannya yang sampai keceplosan memuji Leon. Ya walaupun yang di bilang Lucy memang benar adanya.


"Dihh lo sendiri yang ngucapinnya, masa gak tau" ucap Leon.


"Iya deh, walaupun gue ngomong lo ganteng gak ada salahnya kan? lo emang ganteng" ucap Lucy. membuat Leon tersenyum sumringah.


"Beneran?"


"Iyalah, lo kan cowok. masa mau dibilang cantik?" ucap Lucy, yang seketika melunturkan senyum Leon.


"Gue kira lo emang muji gue ganteng" balas Leon.


"Dihh apaan sih"


"Yuk, masuk" ajak Leon setelah memarkirkan motornya dan melepaskan helmnya.


Merekapun berjalan berdua menyusuri koridor sekolah. Banyak pasang mata yang melihat mereka. Ini adalah kali pertama Lucy berjalan berdua bersama Leon.


"Ehem... ehem... kayanya ada yang lagi fall in love nih" ucap Rayna tersenyum penuh arti pada mereka.


"Cieee, yang lagi lope lope" goda Naira menoel dagu Lucy.


"Apaan sih kalian. ngaco deh" elak Lucy.


"Akhirnya lo punya pacar juga. Gue kira status Jodi lo akan abadi selamanya" sahut Miko. Membuat Leon mencebikkan bibirnya kesal.

__ADS_1


"Heh! kita gak pacaran ya" peringat Leon.


"Yaelah jujur aja napa" ujar Andri memojokkan.


"Gimana bisa jujur kalau sekarang udah ngomong jujur" ucap Leon.


"Cy, lo kapan jadian sama tuh lele?" tanya Dea.


"Iya Cy, kalian jadian dimana? romantis gak? atau lo diajak dinner sama Leon?" sambung Salsa memberikan pertanyaan beruntun.


"Aduhh kalian apaan sih, dibilang gue gak pacaran. ngeyel deh" sebal Lucy karena semua orang tak ada yang mempercayai ucapannya.


"Cy, bohong itu dosa loh. apalagi sama sahabat sendiri" ucap Naira.


"Hu'um, bahkan dosanya gueedee banget. Lo gak mau kan masuk neraka Jahannam dan ketemu sama malaikat malik?" sambung Rayna menimpali.


"Hadeuhh kalian ini gak percayaan banget sih. Udah deh jangan bikin gue pusing pagi pagi gini" ucap Lucy yang sudah pusing mendengar celotehan mereka.


"Kalau pusing tinggal minum obat aja, kan gampang" sahut Salsa.


"Heh mulut mercon bisa diem gak?" ucap Leon menatap tajam Salsa.


"Le! Lo mau smackdown sama gue?" tantang Andri memberikan tatapan tak kalah tajam pada Leon.


"Ya ampun apasih dosa yang gue perbuat dimasa lalu. Sampai Tuhan mengirimkan orang orang yang sangat menyebalkan dihidup gue!" gerutu Leon.


"Yaelah dosa lo udah banyak kali. Mungkin gak akan bisa dihitung" sahut Miko. Membuat Leon hanya bisa mendengus kesal kepada sahabatnya yang sangat tidak berkaca sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2