Sang Dewa Perang

Sang Dewa Perang
Bab 106


__ADS_3

Dua hari berlalu dalam sekejap mata, dan hari ulang tahun nenek Emma telah tiba.


Secara tidak sengaja, sesuatu terjadi pada proyek rekonstruksi di perusahaan utama keluarga Hill, dan Emma harus pergi untuk membereskannya. Jadi, dia tidak bisa menghadiri pesta ulang tahun tersebut.


Karena itu, hanya Johnson, Felicia, dan Thomas yang pergi ke pesta ulang tahun.


Perjamuan diadakan di restoran top di kota, yaitu Crane Hill Restaurant. Mereka menyewa koki terbaik untuk menyiapkan sebanyak lima puluh meja berisi makanan lezat.


Keluarga Musk mengundang semua anggota keluarga dan para kerabat.Mereka juga mengundang beberapa teman yang memiliki hubungan bisnis keluarga mereka.


Setelah Johnson dan keluarganya tiba, mereka disambut oleh kakak Felicia, Adrian Musk. Felicia dan Adrian sudah lama tidak bertemu, jadi mereka berbincang sejenak setelah mereka bertemu.


"Apa Emma tidak datang?" tanya Adrian.


"Ya, gadis itu sangat sibuk akhir-akhir ini. Dia tidak bisa melepaskan pekerjaannya di kantor. Aku sangat menyesal. "Felicia meminta maaf.


"Tidak apa-apa, Felicia. Bagus kamu bisa datang. Ayo, ayo masuk dan duduk.


Pada saat ini, seorang gadis yang lincah dan gesit melompat keluar dari belakang Adrian. Thomas memandangnya, dan pria itu mengenalnya.


Gadis itu adalah Susan, yang pernah dibantu oleh Thomas untuk menyelesaikan biaya pengobatan yang mahal terakhir kali.

__ADS_1


"Tom!" Saat Susan melihat Thomas, dia merasa sangat senang.


Adrian berkata padanya, "Kita akan duduk di meja yang sama, sementara anak-anak muda seperti kalian duduk di meja lain. Susie, kamu antar Thomas untuk duduk di kursi yang telah disiapkan."


"Oke, aku mengerti, Ayah."


Susan meraih lengan Thomas dan pergi. Gadis itu tidak tahu mengapa dia diam-diam merasa sedikit senang ketika dia tidak melihat Emma datang.


Dia berjalan sambil berkata, "Akhir-akhir ini aku kehabisan uang....."


Thomas dengan dingin berkata, "Aku tidak punya uang."


Susan tertawa. "Aku cuma menggodamu. Lihat kamu sangat ketakutan."


Salah satunya adalah seorang pria berkepang. Ketika dia melihat Susan berinteraksi dekat dengan Thomas, dia langsung menjadi marah.


"Susan, siapa dia?" Pria berkepang berbicara dengan nada tidak ramah.


Dia bukan anggota keluarga Musk. Hanya karena ayahnya bekerja sama dengan keluarga Musk, dia diundang untuk menghadiri jamuan maka tersebut.


Pria berkepang itu sudah sangat lama menyukai Susan. Dia telah menyatakan cinta padanya berkali-kali, tetapi selalu ditolak olehnya.

__ADS_1


Pada saat itu, ketika dia melihat Susan sangat dekat dengan pria lain, dia langsung cemburu.


Susan mengejek. "Apa identitasnya ada hubungannya denganmu?"


Pria berkepang berkata, "Apa kamu menolakku karena pria ini?"


Thomas tercengang. "Apa apaan?"


Namun, Susan tidak menjelaskan. Gadis itu justru menambahkan bensin ke dalam api. "Ya kamu benar, Dia adalah suamiku dan sayangku. Terus kenapa?"


Sambil berbicara, Susan memegang lengan Thomas dan dengan sengaja berpura-pura bersandar padanya.


Thomas sangat terkejut sehingga pria itu cepat-cepat melepaskan diri dari cengkeramannya. "Um, tolong jangan salah paham. Aku Thomas Mayo. Aku


kakak ipar Susan."


Susan cemberut dan merasa sangat tidak senang.


Pria berkepang menghela napas lega. Dia melirik Thomas sebelum berbicara dengan sinis. "Apa kamu Thomas Mayo, si menantu yang buruk? Apa yang terjadi? Apa kamu tidak cukup hanya bersama satu wanita? Apa kamu mengincar wanita lain? Apa kamu bermaksud untuk memadu dua saudara sepupu?"


Bersambung.....

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2