Sang Dewa Perang

Sang Dewa Perang
Bab 97


__ADS_3

"Berhentilah membuat keributan di sini, Tuan Muda."


Sementara mereka berbicara, mereka tiba di lobi.


Semua anggota staf terlihat berdiri dalam dua baris. Mereka membungkuk kepada Ben dan dengan hormat berkata, "Bapak Kaspia."


"Bapak Kaspia."


Ben tercengang. Pria tua itu masih belum mengerti. "Tuan Muda, apa yang sedang terjadi?"


Thomas tersenyum sambil berkata, "Paman Ben, mulai hari ini dan seterusnya, Paman adalah Manajer Umum Shalom Technology. Paman akan menangani semua urusan perusahaan."


"Hah? Apa..."


Ben tak berani mempercayainya, namun dia harus mempercayainya karena hal itu baru saja terjadi di depan matanya.


Thomas melangkah maju dan berbisik ke telinga Ben, " Paman Ben, masih ingat kesepakatan kita? Selama aku mendapatkan Shalom Technology kembali, Paman akan kembali dan membantu aku. Kenapa? Apa Paman mau menarik kembali kata-kata Paman?"


"Apa ... Apa Anda baru saja ... mendapatkan... Shalom Technology kembali?"


Ben sangat terguncang sampai matanya berkaca-kaca.


Kematian Scott dan hilangnya Shalom Technology adalah bekas luka yang tidak dapat dia hilangkan.


Sekarang, Thomas telah membantunya mengurangi salah satu penyesalannya.

__ADS_1


"Bagus!


"Bagus sekali!"


Ben menggenggam tangan Thomas dengan erat. "Tuan Muda, Anda telah melakukan pekerjaan yang luar biasa! Ternyata ada hari di mana kita bisa mendapatkan kembali Shalom Technology. Aku sekarang bisa mati tanpa penyesalan!"


Tomas menggelengkan kepalanya. "Paman Ben, kalau Paman meninggal, siapa yang bisa membantuku mengelola perusahaan?"


Pria itu membawa Ben ke kantor Manajer Umum, dan seseorang berdiri di dalam ruangan. Dia adalah sang pimpinan, Camus, yang juga dikenal sebagai Aquarius.


Thomas berkata, "Paman Ben, ini bawahanku, Aquarius. Aku memanggilnya Camus di depan umum. Sekarang dia adalah pimpinan perusahaan."


"Bagaimana dengan Anda?"


Thomas berhenti sejenak sebelum kembali melanjutkan, " Aku dan Aquarius adalah tentara, jadi mengelola perusahaan bukanlah keahlian kami. Aku rasa kami hanya bisa menjadi atasan yang tidak terlibat di perusahaan. Kami membutuhkan Paman untuk menangani semuanya untuk kami."


Ben tertawa terbahak-bahak. "Aku telah mengurus Shalom Technology sepanjang hidupku. Aku cuma tahu bagaimana mengurus perusahaan. Tapi, restoranku baru saja dibuka, dan itu memalukan. Restoran itu harus ditutup padahal aku belum lama ini membukanya. Aku merasa enggan untuk menutupnya."


Thomas mengangguk. "Paman Ben, Paman bisa menyerahkan restoran Paman kepadaku. Aku akan mencari seseorang yang dapat diandalkan untuk mengambil alih. Aku tidak akan membiarkan restoran ini sia-sia."


"Begitu lebih baik."


Ben merasa semakin dia membicarakannya semakin senang dirinya. Mendapatkan kembali apa yang telah hilang seperti ini benar-benar hebat luar biasa.


Untuk membuatnya merasa lebih senang, Thomas menyalakan komputer dan mengeluarkan daftar nama anggota staf.

__ADS_1


"Lihat, Paman Ben, ini adalah daftar nama staf saat ini. Apa ada staf yang membuat Paman merasa tidak senang? Aku bisa memecatnya sekarang!"


Ben segera melihat dua nama. "Huh! Apa kedua orang ini masih berada di Shalom tanpa malu? Darcy Davis dan Brendon Davis harus disingkirkan!"


"Oke, aku akan melakukan sesuai dengan apa yang Paman katakan.


Thomas meminta sekretaris memanggil Darcy dan Brendon ke kantornya.


Karena pimpinan dan manajer umum telah diganti, posisi Darcy dan Brendon sekarang diturunkan. Mereka menjadi wakil presiden biasa, dan posisi mereka, serta kewenanganya, juga jauh lebih rendah.


Dulu saat mereka berdua mengusir Ben, mereka tidak pernah mengira jika Ben masih bisa kembali ke perusahaan dan menjadi atasan mereka.


Situasinya telah terbalik. Akhirnya giliran mereka yang tidak beruntung.


Keduanya menundukkan kepala karena mereka tidak berani menatap Ben.


Ben mencibir dan dengan kesal memarahi mereka. "Darcy Davis, Brendon Davis kalian berdua brengsek! Shalom Technology memperlakukan kalian dengan cukup baik, tetapi kalian berdua bekerja sama dengan Skyworld Enterprise untuk menjebak mantan pimpinan, dan kalian menyebabkan Scott meninggal dengan menyedihkan. Kalian menyebabkan Shalom Technology jatuh ke tangan seseorang.


"Bagaimana kalian masih bisa terus bekerja di Shalom? Sebagai manajer umum, aku sekarang memerintahkan kalian dua pengkhianat untuk dikeluarkan dari perusahaan.


"Kemasi barang-barang kalian dan keluar!"


Bersambung......


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2