
33 Lingkungan Taman Metro, di vila tua.
Emma dan Felicia menunggu dengan cemas di rumah. Johnson telah pergi untuk waktu yang lama, dan dia belum kembali. Mereka tidak dapat menghubunginya melalui telepon, jadi mereka tidak tahu di mana keberadaannya.
Mereka menelepon Jade dan mengetahui jika Johnson telah meninggalkan tempatnya sejak lama.
Kalau dia sudah pergi, mengapa dia belum kembali?
Keduanya sangat gugup sehingga mereka mondar-mandir di dalam rumah.
Tak lama kemudian, mobil Jhonson sampai di rumah. Johnson berlari ke dalam rumah, dan tubuhnya benar benar basah kuyup oleh air hujan.
Felicia segera pergi mengambil handuk kering.
"Di mana Thomas?" tanya Johnson.
Emma tertegun sejenak. Ada apa dengan ayahnya? Dia bertanya di mana Thomas begitu dia pulang ke rumah.
"Dia baru saja keluar. Aku juga tidak tahu kemana perginya."
"Baru saja keluar? Kapan dia akan kembali?"
"Aku tidak yakin." Emma lalu bertanya untuk mengetes ayahnya, "Ayah, kenapa Ayah menanyakan soal dia?"
Emma bisa merasakan Johnson sangat serius. Dia tidak tahu apa yang ingin ayahnya lakukan pada Thomas, dan dia merasa sedikit cemas.
__ADS_1
Namun, saat itu, sebuah taksi tiba di pintu. Setelah Thomas membayar dan turun dari mobil, dia memasuki ruang tamu.
Ketika Johnson melihat Thomas, dia bergegas seperti pemangsa yang telah melihat mangsanya.
Emma sangat terkejut sehingga dia berteriak, "Ayah, tolong bicara baik-baik. J-Jangan impulsif!"
Dia mengira Johnson akan bertindak kasar terhadap Thomas, jadi dia sangat ketakutan sehingga Emma tergagap. Tapi, ternyata...
Johnson memeluk Thomas dan memeluknya erat-erat.
Dia memeluk Thomas sambil menangis.
"Thomas! Menantuku yang baik!
"Ini adalah salahku. Seharusnya aku mempercayaimu. Seharusnya aku tidak memarahimu dan bersikap sangat galak.
Emma awalnya ingin meminta Johnson untuk tidak bertindak impulsif, tetapi dia sepenuhnya terhenyak ketika dia melihat situasinya, dan dia terkejut.
Felicia berjalan membawa handuk kering dan juga terlihat sangat tercengang.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Thomas terbatuk canggung. "Ayah... Baiklah, Ayah, kendalikan diri Ayah."
Johnson melepaskan Thomas dan terus menangis sambil berkata, "Hari ini, aku, Johnson Hill, akhirnya tahu apa yang orang-orang bilang saat mereka mengatakan jika seorang teman yang membantu disaat dibutuhkan adalah benar-benar teman."
__ADS_1
"Jade Hill, Donald Brick, dan ayahku adalah sekelompok brengsek!"
"Saat mereka melihatku dalam kesulitan, tidak ada satupun dari mereka yang mengulurkan tangan untuk membantuku. Mereka bahkan ingin menambahkan bensin ke dalam api. Mereka bukan keluargaku! Mereka benar benar sampah!"
Thomas, menantuku tercinta.......
"Dulu aku memperlakukanmu dengan sangat buruk. Aku memutar mataku ke arahmu dan memarahimu setiap hari. Aku tidak memperlakukanmu seperti manusia, tetapi aku tidak menyangka di saat aku kesulitan, kau akan membantuku terlepas dari sikapku. Aku benar-benar tidak tahu harus berkata apa."
Johnson memberikan tamparan keras pada dirinya sendiri. "Sekarang aku merasa aku juga brengsek. Aku memperlakukan orang-orang menjijikkan itu dengan sangat baik, tetapi aku sangat kasar kepada orang yang paling peduli padaku. Aku benar-benar bukan manusia!"
Kata-katanya membuat Emma dan Felicia merasa sangat tersentuh.
Thomas memegang tangan Johnson. "Ayah, jangan katakan itu lagi. Ayah seorang tetua dan ayah mertuaku. Kalau Ayah terus mengatakan itu, aku mungkin mati lebih awal."
"Oke, baiklah. Karena kamu tidak ingin aku mengatakan itu, aku akan berhenti di sini."
Tidak pernah ada momen di mana Johnson menghormati Thomas seperti ini sebelumnya.
Felicia segera menghampiri mereka dan membantu Johnson masuk ke kamar mandi. "Hei, lihat dirimu, kamu terlihat sangat kotor dan bau. Cepat, sana mandi."
Emma berjalan mendekat dan bertanya, "Thomas, apa yang kau lakukan? Apa yang telah kau lakukan pada ayahku?"
Thomas tersenyum. "Bukan apa-apa. Aku baru saja menemukan bukti kejahatan Garrick dan menyerahkannya ke polisi. Polisi lalu melanjutkan penyelidikan dan mengetahui kalau Garrick mencuri $30.000.000, jadi ayahmu tidak bersalah."
Bersambung... .
__ADS_1
Terima kasih