
Dia menggertakkan giginya dan berkata, "Thomas Mayo, kau luar biasa. Aku tidak bisa melawan sekarang. Kau bisa melakukan apapun yang kau mau!"
Thomas bertepuk tangan.
"Bagus sekali."
"Kau memiliki integritas."
Thomas berdiri dan mengambil sebuah pisau dari lantai sebelum berjalan ke arah Jenggot Panas dan menatapnya selama tiga detik.
"Aku ingin kau .... Mati!"
Thomas mengangkat tangannya dan menyerang, tapi pisaunya terhenti satu sentimeter dari leher Jenggot Panas.
Sebetulnya, pria itu hanya ingin menakut-nakuti Jenggot Panas. Dia tidak benar-benar ingin membunuhnya.
Roh Jenggot Panas menghilang, dan dia mendadak merasa lemas dan tersungkur di lantai. Air matanya bercucuran dan berteriak kencang, "Aku minta maaf. Tolong maafkan aku Pak Mayo. Aku tak ingin mati."
Thomas mencela.
Pria ini enggan menyerah, dan dia secara instan ketakutan setelah ditakut-takuti sebentar.
Thomas membuang pisau ke samping, dan secara acuh tak acuh berkata, "Sebenarnya tujuanku mendatangi Glorious Sun kali ini untuk membeli baja, bukan untuk membunuh orang."
"Jenggot Panas, selama kau memberi stok yang memadai, kau bisa tetap hidup."
Jenggot Panas tidak tahu apa dia harus menangis atau tertawa.
Dia ingin tetap hidup, tetapi apa bisa?
__ADS_1
"Pak Mayo, aku mengatakan yang sebenarnya kepada Bapak. Bukannya aku tidak mau memberi Bapak stok, tapi aku memang tidak punya cukup stok di pabrikku. Jadi, aku hanya bisa menipumu dengan barang cacat."
"Aku tidak punya stok banyak, jadi tak ada gunanya bagaimanapun Bapak memaksaku,"
Thomas mengerutkan kening, dan dia memikirkan hal yang buruk.
Stoknya tidak cukup?
Haha!
Thomas acuh tak acuh berkata, "Aku tak peduli soal itu. Kalau kau tidak punya cukup stok, belilah dari perusahaan lain. Sekarang jam dua siang. Aku beri waktu tiga jam.
"Jam lima sore, kalau kau tidak bisa menyiapkan stok yang aku inginkan, aku akan mengambil nyawamu."
Jenggot Panas sangat ketakutan dan nyaris saja terkencing-kencing.
Untuk bertahan hidup, Jenggot Panas tidak memedulikan pemasukannya. Dia langsung mengeluarkan ponselnya untuk menelpon pabrik baja lainnya dan memesan stok yang bagus.
Hal yang sangat langka dan susah meminta stok mendadak.
Tetapi selama dia punya uang, dia dapat melakukan hal tersebut.
Jenggot Panas membayarkan semua uang yang diberikan oleh Emma kepadanya, dan dia terpaksa membeli baja dari pabrik lain dengan harga empat kali lipat lebih mahal daripada harga pasaran.
Dia meminta mereka untuk segera mengirimkannya!
Batas waktunya tiga jam tetapi kecepatan waktunya sebenarnya sangat tinggi. Dia hanya memerlukan waktu satu jam saja untuk menyiapkan semua stok yang ada.
Thomas tidak mengeluarkan banyak uang, dan dia mendapatkan semua stoknya.
__ADS_1
Dia mengangguk. "Anda tak tahu betapa hebatnya potensi Anda kalau tidak dipaksa. Lihat, bukannya Anda mengerjakannya sangat baik?"
Jenggot Panas merasa sakit hati.
Untuk mendapatkan sekumpulan stok itu, di membayarnya dengan semua uang yang Emma berikan kepadanya. Dan dia bahkan mengeluarkan banyak uang tambahan!
Dia jelas kehilangan uang pembayarannya dan justru mengeluarkan uang pribadinya. Kemudian, Thomas mengambil stoknya.
Bisa dibilang dia menderita kerugian besar.
Setelah kejadian ini, pabriknya sudah selesai. Dia menerka sepertinya dia tidak dapat lagi membayar para pekerjanya.
Jenggot Panas merasa sakit hati, dan dia sangat menyesal.
Dia orang yang sangat maco, dan menangis tersedu seperti seorang gadis kecil.
"Huhu...."
"Apa yang aku harapkan dari hal ini?"
"Kalau saja aku tahu begini akhirnya, aku seharusnya bilang kalau aku tidak mempunyai stok yang cukup. Lalu, semuanya akan baik-baik saja, bukankah begitu?"
"Hah!"
Bersambung.....
Jangan lupa like dan komen
Sekian terima kasih.....
__ADS_1