
Setelah Thomas meninggalkan tepian sungai itu, dia menaiki taksi dan menuju klinik keluarga Owen. Pria itu melihat kain merah besar menutupi sesuatu dari jauh.
Saat dia berjalan memasuki klinik, terlihat Pak Edith mendekatinya.
"Dokter Mayo, akhirnya Anda datang. Saya sudah lama menunggu Anda!"
Thomas tersenyum. "Pak Edith Barlow, apa tidak ada sesuatu yang bisa disimpan oleh Adery terlebih dulu? Ditambah, apa Anda perlu memberikannya langsung pada saya secara khusus?"
Adery terkejut mendengar ucapan Thomas. "Hadiah ini luar biasa. Aku tak bisa menyimpan hadiah ini."
Thomas terlihat bingung. Mereka membuatnya terkesan sangat spesial. Pria itu menerka-nerka benda bagus apa yang dibawakan oleh Pak Edith.
Edith memandu Thomas keluar. Dia menunjuk kain berwarna merah itu.
"Buka penutupnya dan perlihatkan kepada dokter Mayo!"
Para anak buahnya langsung membantu mengangkat penutup merah itu, dan terlihat sebuah mobil berwarna merah marun!
Itu adalah mobil beratap terbuka!
Bahkan pintu mobilnya dapat dibuka seperti kupu-kupu. Bagian tubuh mobil itu berbentuk S, dan bumpernya benar benar pendek.
Dengan warna merah marun seperti itu, terasa mewahnya.
Bahkan bagi orang-orang yang tidak mengerti tentang mobil, melihat mobil ini, mereka pasti tahu jika harganya mahal. Apakah harganya mencapai $1,000,000 atau $10,000,000?
Sebetulnya, Thomas sudah mempunyai sebuah Ferrari di rumahnya.
__ADS_1
Kalau dia sudah punya mobil lain, bagaimana cara menjelaskan kepada istrinya saat di rumah nanti?
Selain itu, Ferrari yang ada di rumah adalah mobil super. Rasanya cukup nyaman saat mengendarainya. Mobil super yang ini berbeda. Ini versi klasiknya, yang pastinya akan terasa luar biasa saat mengendarainya. Tetapi, mobil itu tidak cocok untuk digunakan sehari-hari.
Edith berkata, "Dokter Mayo, mobil ini menggunakan mesin terbaru seperti Ferrari 458. Mobil super ini khusus dibuat untuk Anda dan hanya ada satu di dunia! Mobil ini tak bisa dinilai dengan uang."
Thomas merasa canggung, "Pak Edith Barlow, apa ini tidak kemahalan?"
"Tidak! Ini sama sekali tidak mahal.
"Dokter Mayo, Anda penyelamat hidup saya. Kalau saya tidak memberi apa-apa, bukankah itu artinya hidup saya tidak layak?"
Um... Yah, logikanya tidak buruk sih.
Tidak ada pria yang tidak menyukai mobil super, apalagi seorang pria seperti Thomas dengan keahlian balapnya yang luar biasa.
Namun, dia takut tidak dapat menjelaskan setelah berada di rumah. Jadi, dia selalu saja mengurungkan niatnya.
Selama Thomas manusia, pria itu menginginkan sesuatu yang dia sukai dan dia juga memiliki kelemahan.
Meskipun Thomas tidak materialistis, dia juga memiliki kesukaan.
Mobil-mobil dan mobil super adalah kesukaan Thomas.
Edith sebenarnya tidak mengetahui soal hal itu. Pria tua itu kebetulan memberikan hadiah yang Thomas sukai. Dari sudut pandang Edith, memberikan sebuah mobil super kepada seorang pria pasti tidak pernah salah.
Kenyataannya, tebakannya tepat sekali.
__ADS_1
Thomas membelai-belai mobil barunya. Pria itu sangat terpesona dan kedua matanya bersinar cerah.
Sang Dewa Perang juga memiliki naluri manusia. Dia juga akan sangat terpesona ketika melihat suatu hal yang disukai.
Terlebih dia dapat menerima mobil itu tanpa merasa berat hati.
"Dokter Mayo, Anda harus menerima hadiah ini!"
"Uh... Ya, saya menerimanya dengan senang hati."
Saat Thomas hendak memasuki kursi kemudi untuk mengetes performa mobilnya, dia tiba-tiba mendengar suara mesin mobil yang bergemuruh. Mobil lain, sebuah Lamborghini melaju dan berhenti tepat di depan Ferrari itu!
Debu berterbangan, menutupi tubuh Edith, dan juga Thomas, membuat Edith batuk-batuk.
Bahkan mobil baru Thomas juga ditutupi oleh debu.
Dalam waktu singkat, mobil baru itu menjadi 'mobil lama'.
Edith menggeram, "Siapa si brengsek ini? Apa kau tahu caranya menyetir?"
Di waktu yang bersamaan, pintu mobil Lamborghini terbuka. Seorang pria muda berjalan keluar mobil dan meletakkan lengannya di pintu mobil. Dengan gaya santainya dia berkata, "Anda menutupi jalan. Siapa yang suruh parkir mobil di tengah jalan?"
Bersambung.....
Jangan lupa like dan komen
Sekian terima kasih.....
__ADS_1