
Perwakilan dari sepuluh perusahaan teratas duduk satu per satu. Raut wajah mereka terlihat sombong. Di dalam hati, mereka jelas memandang rendah keluarga kelas dua kecil seperti keluarga Hill.
Setelah semua orang duduk, Richard terbatuk-batuk. Dia hendak mengatakan sesuatu, tetapi dia tidak tahu harus mulai dari mana.
Itu karena sejak semula dia tidak pernah mengira jika para petinggi ini akan datang, jadi dia sama sekali tidak menyiapkan apa yang harus dikatakan Dia dengan cepat melirik Thomas, dan keraguannya semakin dalam.
Thomas memiliki kemampuan seperti apa hingga dapat mengundang semua orang ini ke sini? Donald mengambil inisiatif untuk bertanya, "Permisi mau tanya, kenapa Anda semua datang ke keluarga Hill hari ini?
David berkata dengan dingin, "Bukannya keluarga Hill yang menulis surat undangan? Kenapa justru tuan rumah yang bertanya pada tamunya?"
Setelah Donald mendengarnya, dia tertawa dan memandang Thomas dengan jijik
"Dengan kata lain, semua orang datang untuk Emma, bukan Thomas? Haha, Thomas, ternyata kamu cuma bisa mengandalkan seorang wanita untuk menyelesaikan masalahmu. Dasar pengecut."
Donald memarahi Thomas, tetapi para pimpinan itu merasa tidak nyaman mendengarnya. Seolah-olah secara tidak langsung dia memarahi mereka.
David memandang Donald dengan dingin, "Anda siapa?" Donald berkata dengan bangga, "Saya wakil komandan distrik Timur."
"Wakil Komandan?" David berkata dengan jijik, "Setengah dari sumber daya logistik Anda di distrik Timur disediakan oleh perusahaan kami. Bahkan jika komandan yang datang, dia juga harus bersika sopan padaku. Berhentilah menyombong di depanku."
Wajah Donald langsung menggelap. Di depan David, dia hanyalah remahan.
__ADS_1
Mulanya, Donald hanya ingin sedikit mengejek Thomas tetapi dia tidak menyangka akan menyinggung David. Dia mencoba menjelaskan dirinya, tetapi justru dicemooh olehnya.
David melirik orang-orang yang hadir dan berkata dengan dingin, "Konferensi hari ini tidak membutuhkan banyak orang, kan? Orang-orang yang tidak relevan bisa keluar."
Banyak anggota keluarga Hill saling bertukar pandang. Mereka lalu menundukkan kepala dan keluar dengan patuh.
Pada akhirnya, para anggota keluarga Hill yang tersisa hanya Richard, Emma, Thomas, Donald, dan yang lainnya saja.
David menunjuk Donald. "Apa Anda tidak mendengarku?
"Orang yang tidak relevan keluar!"
Wajah Donald semakin gelap. Di keluarga Hill, pria itu dipuji oleh semua orang, dan dia belum pernah menerima perlakuan seperti itu sebelumnya. Tetapi, dia tidak berani membantah David, jadi dia berdiri dan berjalan keluar.
Ketika Donald melewati Thomas, dia tidak senang, jadi dia melampiaskan semua amarahnya pada Thomas. Dia
berteriak padanya, "Apa kamu tidak dengar ucapan Bapak Williams? Keluar!"
Thomas mencibir. "Sepertinya aku hanya mendengar Bapak Williams menyuruhmu keluar?"
Donald menggertakkan giginya. Dia sangat marah sehingga dia ingin meninju Thomas.
__ADS_1
Richard melihat Donald yang sedang marah, jadi dia segera membantunya dan berkata, "Thomas, cepat keluar.
Hanya Emma dan aku yang perlu tinggal di sini."
"Oke. Thomas berdiri. Ketika dia hendak keluar, dia tiba tiba menoleh dan berkata kepada David, "Bapak Williams, saya pikir kita harus mendiskusikan tanah di South City
dalam beberapa hari lagi."
"Hah?"
David langsung tercengang. Dia menatap Thomas beberapa kali lagi.
Hanya sedikit orang yang tahu tentang hal tersebut, dan tujuan utama David datang ke sini hari ini adalah untuk tanah itu.
Dia menyadari jika Thomas jelas bukan orang biasa, jadi dia dengan cepat berkata, "Orang ini cerdas dan dapat diandalkan. Tetaplah di sini."
Pfft
Donald hampir muntah darah. Thomas hanya mengatakan sesuatu yang tidak dimengerti orang-orang, lalu mengapa dia disebut pintar dan dapat diandalkan? Bisakah dia lebih tidak bisa diandalkan?
Bersambung......
__ADS_1
Terima kasih