Sang Dewa Perang

Sang Dewa Perang
Bab 509


__ADS_3

Ada juga hal yang aneh dengan uang yang diberikan oleh Richard. Jika mereka menggunakan uang yang diberikan oleh Pak Hill Senior untuk melakukan perjanjian biasanya, mereka hanya dapat membeli dua pertiga baja. Itu tidak mungkin dapat menyelesaikan misi itu.


Artinya ada masalah dalam target akuisisi, ketersediaan stok, atau bahkan pembayaran.


Semua aspek beresiko, tiga permasalahan ini ada pada waktu yang bersamaan.


Mungkin, secara teoritis tidak mungkin dapat menyelesaikan misi.


Jika bukan karena Thomas, kali ini Emma akan berakhir menyedihkan. Meskipun wanita itu dapat pulang hidup hidup, dia juga menerima hukuman berat dikarenakan dia tidak dapat menyelesaikan misi.


Kakeknya terlalu jahat kali ini.


Bagaimana bisa dia melakukan tindakan seperti itu kepada cucunya?


Emma baik hati, tetapi dia tidak bodoh. Setelah Thomas dengan hati-hati menganalisa, dia telah mengerti keparahan situasinya.


Thomas menebak jika Pak Hill Senior sangat ingin membunuh Emma kali ini!


"Kakek?"


Mata Emma bersinar penuh amarah.


Keluarga Hill, gedung kantor, ruang pemimpin.


Richard duduk di kursi dengan santai, dan wajahnya ceria.


Hari ini adalah hari kedua, tapi dia belum menerima kabar tentang Emma. Sepertinya Emma dalam bahaya.

__ADS_1


Dia belum mengangkat sebuah jari, namun dia sudah dapat menangani Emma dengan bantuan orang ketiga. Hal tersebut membuatnya sangat nyaman.


Pada saat itu, Harvard and Jade masuk terburu-buru.


Richard dengan kurang nyaman berkata, "Kenapa kalian gelisah?"


Dengan cepat Harvard berkata, "Kakek, kami baru saja menerima kabar. Emma sedang di jalan sekarang!"


"Apa?"


Richard membelai jenggotnya. "Dia bisa lepas dari si Jenggot Panas? Ini tidak mungkin!"


Jade berkata, "Mungkin si Jenggot Panas punya selera yang spesial, jadi Emma tidak menarik perhatiannya."


Richard menghela napas.


Tetapi.....


Dia menyunggingkan senyum, "Dia bisa pulang, terus? Kakek rasa Emma cuma melarikan diri. Dia tak mungkin menyelesaikan misi yang aku berikan padanya."


"Stok dan uangnya tidak cukup. Dia bisa menggunakan apa untuk menyelesaikan misi ini?"


"Saat dia datang nanti, huh! Kalian akan lihat bagaimana Kakek akan menghukumnya! Kakek akan suruh dia mengembalikan sepuluh persen saham keluarga Hill, dan Kakek akan mengusirnya dari keluarga Hill."


Jade dan Harvard saling melihat satu sama lain, dan mereka tertawa.


Emma Hill, kau bisa pulang, lalu? Kau hanya akan melompat dari satu perangkap ke perangkap lainnya.

__ADS_1


Itu semua karena kau bergaul dengan Thomas dan tidak menunjukkan hormat sedikit pun kepada kakek!


Kau pantas mendapatkannya!


Dua puluh menit kemudian, Emma dan Thomas tiba.


Richard berdiri dan dan mengayunkan tangannya, "Ayo cari -cari kesalahannya!"


"Ayo!"


Harvard dan Jade berjalan di belakang Richard menuju lantai bawah dan bertemu Emma.


Saat mereka pergi keluar, mereka melihat sebuah Ferrari yang diparkir tidak jauh dari tempat mereka. Dua orang keluar dari mobil, laki-laki dan perempuan. Mereka adalah Thomas dan Emma.


Mata Richard mendelik.


Di sisi lain, Emma juga tidak menunjukkan ekspresi yang baik. Setelah dia mengerti maksud kakeknya, dia sangat membenci kakeknya.


Padahal mereka adalah keluarga, namun mereka benar benar saling memunggungi satu sama lain setelah misi di Glorious Sun!


"Emma, kamu pulang!"


"Iya, Kakek!"


Bersambung.....


Jangan lupa like dan komen

__ADS_1


Sekian terima kasih.....


__ADS_2