
Pesta ulang tahun Dani pun tiba....
Saat Alex masuk ke dalam bar, dia melihat beberapa orang tengah memegang minuman mereka. Matanya melihat ke sekeliling bar.
Bar itu tampak nyaman. Musiknya tidak terlalu keras dan beberapa orang tengah duduk dan ada juga yang berciuman. Kemudian Alex naik ke lantai atas. Situasi di lantai atas sedikit berbeda dengan lantai bawah yang tidak terlalu ramai. Hanya ada sekitar 20 tamu yang tengah minum dan menikmati musik.
Mereka semua adalah tamu Dani. Alex melihat ke sekeliling dan menemukan Ryan dan yang lainnya berada di balkon. Ryan mengangkat tangannya yang tengah memegang sebotol bir. Alex lalu berjalan mendekat ke arah mereka.
"Hai, aku pikir kau tidak akan datang." Ucap Ryan.
Alex melihat ke sekeliling dan berkata, "bar ini lumayan menyenangkan dan juga menarik." Ucap Alex.
Ryan lalu memberikan sebotol bir dan berkata, "iya aku juga tidak menyangka bahwa anak nakal itu bisa membuka sebuah bar seperti ini di tempat yang indah seperti ini. Lihat bahkan bar ini menghadap ke arah laut." Ucap Ryan seraya menunjuk ke arah kiri.
"Di mana Erlan?" Tanya Alex.
Ryan menunjuk ke arah Erlan berada. Saat Alex berbalik, dia melihat Erlan tengah berjalan dengan seorang gadis dalam pelukannya. Erlan melihat ke arah Alex kemudian Ryan.
"Dani di sini." Ucap seseorang.
Mereka semua lalu berbalik dan melihat Dani bersama dengan teman-temannya berjalan ke arah mereka.
Dani tampak tengah memegang tangan Alena. Mereka berdua terlihat begitu serasi. Di belakang mereka tampak Selvi berjalan dengan Roy dan Jack. Mereka tampak tengah membicarakan sesuatu.
"Happy birthday Bro." Ucap Ryan menepuk pundak adiknya itu.
__ADS_1
"Happy birthday." Ucap Erlan juga memberikan selamat kepada Dani.
"Happy birthday." Ucap Alex yang juga menepuk pundak Dani, tapi matanya melihat ke arah orang yang ada di belakangnya.
Malam ini Selvi mengenakan sebuah gaun berwarna hitam dengan hanya sepanjang lututnya. Dia terlihat sangat cantik dan senyumannya saat dia berjalan dengan kedua pria itu tampak menakjubkan. Tiba-tiba wajah Alex tampak muram dia tidak pernah melihat Selvi tersenyum seperti itu kepada dirinya.
Mereka lalu duduk di sebuah meja panjang. Selvi duduk diantara Jack dan Roy.
Jack datang ke villa Alena pagi ini dan bertemu dengan semua orang. Jack fan Selvi pun mengobrol dengan baik. Roy juga merasa cemburu saat melihat Jack dan Selvi. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun. Dia tidak mau Selvi marah kepada dirinya.
Alex duduk di hadapan mereka dengan tatapannya mengarah ke arah Selvi.
Selvi merasa sesuatu yang salah dan saat dia mengangkat kepalanya dia tampak terkejut.
"Kakak...!" Ucap Selvi menyapa Alex.
"Selvi, apakah itu kakakmu?" Tanya Jack.
Selvi tersenyum dan mengangguk.
"Iya..." Ucapnya.
Perasaan Alex menjadi lebih buruk saat dia mendengar Selvi memanggil dirinya dengan sebutan kakak.
Roy yang membantu Selvi dengan makanannya juga mengangkat kepalanya dan melihat Alex. Tapi dia dengan cepat berpura-pura untuk tidak melihat Alex dan menundukkan kepalanya. Dia tahu siapa itu Alexander. Dia juga merasa gugup saat dia melihat Alex.
__ADS_1
Alex menatap mereka semua dengan tajam. Namun Selvi berpura-pura untuk tidak menyadari tatapan Alex. Dia pun makan dan mengobrol dengan Roy. Jack merasakan sesuatu yang aneh antara Alex dan Selvi. Namun dia tidak tahu siapa Alex itu. Dia jarang melihat berita dan Alex juga jarang muncul di publik.
Alex juga memblokir atau menarik semua berita tentang dirinya untuk masalah bisnis.
Pernah sekali, Soraya mencoba untuk membuat sebuah sensasi dengan Alex. Tapi Leo asisten Alex, dengan segera memblokir berita itu dan menariknya dari internet.
Beberapa saat kemudian, Alena berdiri dan memukul gelasnya perlahan.
"Halo semuanya. Terima kasih karena sudah datang hari ini. Hari ini adalah ulang tahun kekasih kesayanganku, ulang tahun Dani dan juga perayaan atas grand opening bar baru miliknya bersama teman kami Jack. Sungguh suatu hal yang menyenangkan untuk memiliki kalian semua di sini merayakannya bersama kami, terima kasih." Ucap Alena.
Kemudian dia melihat ke arah Dani dan menariknya naik ke atas panggung.
"Sayang selamat ulang tahun, segala doa terbaik untukmu." Ucap Alena.
"Terima kasih sayang." Balas Dani kemudian mereka berciuman.
Setelah beberapa saat, Dani melihat ke arah teman-temannya seraya memegang tangan Alena.
"Alena memang benar. Aku ucapkan terima kasih kepada kalian semuanya, karena sudah datang kemari. Terima kasih untuk kakakku Ryan dan juga temanku Jack atas semuanya." Ucap Dani.
Setelah berbicara beberapa saat, mereka melanjutkan acara itu dengan menikmati makanan mereka.
Semua orang merasa begitu senang kecuali Alex. Dia merasa begitu murka. Sebenarnya siang tadi, Erlan sudah mengirimkan beberapa foto tentang Selvi saat dia berada di villa milik Alena.
Dalam foto itu, Selvi tampak menggunakan sebuah pakaian renang dan tengah berenang bersama dengan Roy. Kemudian beberapa foto lainnya memperlihatkan saat Selvi mengenakan pakaian mandi dan mengobrol dengan Jack.
__ADS_1
Selvi terlihat berbeda dibandingkan terakhir kalinya. Alex harus mengakui bahwa dia tidak terlalu mengenal Selvi. Tapi dia tetap merasa cemburu saat dia melihat Selvi tengah mengobrol dengan pria lain. Dia berpikir bahwa dia membenci Selvi. Tapi dia juga menyadari bahwa dia tidak pernah menyukai saat Selvi berada dekat dengan pria lainnya.
Bersambung....