Sang Istri

Sang Istri
Permintaan Alex


__ADS_3

Mereka bertiga lalu pergi ke sebuah kafe.


Saat mereka tiba di kafe itu, mereka melihat wanita itu ada di sana. Saat wanita itu melihat mereka, wanita itu terkejut dan wajahnya sedikit pucat, Selvi pun melihat reaksi wanita itu.


"Siapa namamu?" Tanya Selvi.


"Jennifer." Balas wanita itu.


"Apakah kau mengatakan yang sebenarnya tentang dirimu dan dia?" Ucap Selvi.


"Iya." Balas Jennifer yang tampak gemetar.


Dia mengepalkan tangannya di bawah meja.


"Apa kau yakin?" Tanya Alena.


"Kita tidak pernah melakukan apapun. Siapa yang memintamu untuk menjebak ku?" Tanya Dani.


"Dani aku tidak..."


"Apa kau tahu bahwa tempat itu dipenuhi kamera CCTV." Potong Selvi yang membuat wanita itu tiba-tiba panik.


"Kami punya bukti bahwa kau mencuri jamnya dan kami tahu tidak ada yang terjadi diantara kau dan dia. Jadi akan menjadi keputusan yang bijak jika kau mengatakan kepada kami siapa yang mengirim mu." Ucap Selvi.


"Aku tidak tahu apa yang kalian bicarakan." Balas Jennifer.

__ADS_1


"Benarkah?" Ucap Selvi melihat ke arah Dani dan Alena.


Dia pun mengangguk. Dani lalu mengeluarkan ponselnya.


"Baiklah, aku akan menelpon polisi." Ucap Dani.


Wajah Jennifer menjadi pucat dan tangannya tampak gemetar.


"Baiklah, aku mengaku bahwa tidak ada yang terjadi di antara kami. Itu semua karena ada seorang wanita yang mengatakan kepadaku untuk melakukannya." Ucap Jennifer.


"Siapa dia?" Tanya Selvi.


"Nona Melly." Jawab Jennifer.


"Hahaha Melly... Wanita ****** itu." Ucap Alena.


Melly adalah teman saat mereka kuliah. Dia jatuh cinta kepada Dani dan mencoba untuk bisa bersama Dani. Tapi Dani tidak menghiraukannya dan jatuh cinta kepada Alena. Melly membenci Alena karena dia pikir Alena adalah orang yang menggoda Dani dan membuat Dani menjauh darinya. Jadi dia mencoba untuk menggunakan triknya agar membuat Dani dan Alena berpisah mungkin karena dia mendengar berita Dani dan Alena yang akan menikah.


Jennifer melihat ke arah mereka dan berkata, "aku minta maaf. Aku tidak bermaksud melakukannya. Tapi aku butuh uang untuk adikku. Jadi saat dia menawarkan pekerjaan itu, aku langsung mengambil pekerjaan itu. Aku benar-benar minta maaf Tuan. Bisakah kau melepaskan aku? Aku benar-benar minta maaf."


Alena mengibaskan tangannya dan Jennifer pun pergi. Dia berpikir bahwa dia akan memberi pelajaran kepada Melly suatu hari nanti.


...----------------...


Keesokan harinya...

__ADS_1


Selvi kembali mengikuti keinginan Opa David untuk pergi berkencan buta. Hal itu diketahui oleh Alex. Alex mencoba yang terbaik untuk tenang, tapi ada kemarahan di dalam matanya. Dia benar-benar kesal.


Opa David mengatakan kepadanya bahwa dia melakukan yang terbaik untuk kebaikan Selvi.


"Opa, aku pikir Opa ingin dia menjadi cucu menantu dari Opa. Kenapa Opa memberikan dia kepada orang lain sekarang?" Ucap Alex.


"Karena kau menolaknya." Balas Opa David.


"Tapi itu sebelumnya." Ucap Alex.


Opa David hendak melanjutkan ucapannya tapi Alex lebih dulu bicara.


"Aku tahu aku salah. Tapi Opa tidak boleh lagi mengaturnya untuk berkencan dengan pria lain karena dia adalah milikku, istriku." Ucap Alex.


"Kau mengatakan bahwa dia istrimu. Apakah dia setuju?" Tanya Opa David.


"Setuju atau tidak, dia tetaplah istriku. Cucu menantu Opa. Jadi kumohon, Opa jangan campuri masalah ini lagi." Ucap Alex.


"Jika kau berkata seperti itu, kau harusnya lebih cepat dan mengatur pernikahanmu secepat mungkin. Aku tidak mau dia memiliki status yang tidak sah." Balas Opa David.


"Aku tahu." Ucap Alex.


Setelah hal itu, Alex berjalan keluar dari kamar Opanya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2