Sania

Sania
10


__ADS_3

Pagi ditempat berbeda,  terlihat sepasang pria wanita masih terlelap dalam keadaan telanjang , hanya selimut yang menutupi keduanya.


Entah sampai berapa kali adegan panas yang mereka lakukan semalam hingga membuat mereka berdua masih terlelap padahal sudah pukul 7pagi.


satu jam lagi mereka harus sudah berada dikantor untuk memulai bekerja.


Terdengar ponsel Fani berdering cukup lama karena ada panggilan masuk di ponselnya.


Fani terbangun dan mereject telepon yang masuk.


Entah dari siapa telepon tersebut terlihat sangat tidak penting bagi fani. Fani cukup bahagia dengan apa yang dilihatnya sekarang.


Memuaskan nafsu Fadhil dan tidur bersama fadhil itu membuat Fani merasa bahagia dan senang.


Fadhil ikut terbangun karena suara hp Fani.


"Siapa kok nggak diangkat???" tanya Fadhil sambil mengucek mata nya.


"Bukan siapa-siapa kok pak, saya mau mandi dulu pak sudah jam 7 nanti terlambat"  ucap Fani.


Fadhil sedikit tertawa, "kenapa takut telat , bos kamu aj disini bareng kamu  hahaha" ucap Fadhil menertawakan kelucuan Fani.


Fani terlihat tersipu malu.


" Kalo lagi diluar kantor jangan terlalu formal biasa saja!!!? kan kemarin sudah dibilang jangan panggil bapak!!? " ucap Fadhil membisikkan dtelingga fani membuat Fani merasakan geli.


"Makasih buat semalem sayang, kamu benar benar jago bisa membuat aku puas!!! " ucap Fadhil sambil mencium bibir Fani dan beranjak pergi meninggalkan Fani.


"Pake aja kamar mandi nya aku pake dikamar sebelah" ucap Fadhil sambil menutup pintu kamarnya

__ADS_1


Fani yang sekarang dikamar Fadhil sendirian terlihat tersenyum bahagia. Dia bahagia akhirnya bisa bersama Fadhil walaupun hanya sebagai pemuas nafsu. Walaupun pada akhirnya dia juga akan dibuang seperti shilla, tapi Fani sekarang terlihat sangat bahagia. Dia tidak peduli kalaupun akhirnya nanti dia dibuang juga dan dia akan berusaha gimanapun caranya agar Fadhil tak membuangnya nanti.


Beranjak dari lamunannya Fani segera melangkah menuju kamar mandi.


Selesai mandi dan sarapan seadanya, keduanya pun berangkat menuju kantor.


Sesampainya dikantor terlihat Fani berjalan mendahului Fadhil.


Karena dia tidak suka banyak gosip tentang dia beredar.


Berbeda dengan shilla yang selalu menempel fadhil untuk mencari  perhatian.


Fani berjalan menuju lift terlihat shilla mendekati nya  menarik tangan Fani dan membawa nya kegudang samping toilet.


"Maksud Lo apa ******, udah ngerasa menang Lo ngrebut Fadhil dari gue!!! " ucap shilla penuh amarah dan kekesalan.


"Ngrebut dari elo??? Emng Fadhil pernah nganggep Lo .. Lo aja juga jalangnya sok sok,an ngatain gue ****** " ucap Fani terlihat santai dan sinis.


"Jadi cewek itu nggak usah songgong deh, ga usah ngerasa milikinya Fadhil padahal Fadhil aj nganggep Lo cuma mainan nya aja, sadar diri aja deh" ucap Fani sambil berlalu pergi meninggalkan shilla.


Shilla tampak geram " lihat aja  gue bakal bales Lo fan "  batin Shila emosi.


™™™™


"Kamu suka nasi Padang???" tanya Kevin pada sania kala keduanya menikmati makan siang yang dipesan oleh Sania dan ternyata sania membelikan Nasi padang untuk makan siang mereka.


Terlihat kevin dan Sania tengah menyantap makan siang mereka.


"Suka pak , bapak beneran nggak apa apa saya belikan nasi Padang???" tanya Sania terlihat cemas takut jika kevin tak suka.

__ADS_1


"Iya saya suka kok, apalagi makanya sama kamu" ucap Kevin tanpa melihat ke arah Sania .


Uhukkk uhukkk


Sania cukup kaget dengan pernyataan kevin.


Melihat Sania tersedak Kevin langsung memberikan air putih yang sedari tadi menemani mereka makan .


"Nih minum dulu, saya tau kamu terpesona dengan saya sampai tersedak kayak gitu!! " ucap kevin sambil tersenyum.


"Whaaatttt???? Pede banget sihh ni cowok"batin Sania


Sania hanya tersenyum manis karena bingung juga dia harus menanggapi apa atasannya yang super kepedean itu.


Deg... Kevin merasakan Jantungnya sedikit tidak normal karena berdegup kencang sedari tadi.


" gila deg degan lagi gue" batin Kevin yang sedari tadi mencuri curi pandang sania.


" Nanti malam saya anterin kamu pulang biar kamu nggak mabuk lagi dclub cuma buat move on dari mantan" ucap Kevin Tanpa melihat exspresi Sania yang sedikit kaget.


"Maaf pak jika saya kemarin merepotkan bapak..." ucap Sania merasa tak enak.


"hanya maaf saja ???" tanya Kevin membuat Sania binggung.


"Maksud bapak ???" tanya Sania.


"Saya pikir saya akan mendapatkan hadiah atau apa gitu .." goda Kevin.


"Bapak bisa aja..." ucap Sania menanggapi ucapan kevin..

__ADS_1


Kevin pun ikut terkekeh.


Bersambung ......


__ADS_2