
Setelah menghabiskan beberapa ronde permainan panas mereka akhirnya Fadhil mengembalikan ponsel sania.
Sania menerima hpnya dengan antusias, kemudian mengirimkan pesan pada Yaya sahabatnya.
Sorry ya loe tadi ada apa telpon gue , gue nggak bisa angkat soalnya lagi perjalanan
Itulah pesan yang Yaya kirimkan , setelah 15 menit pesan sania dibalas Yaya.
Enggak apa apa, tiba tiba perasaan gue nggak enak aja trus gue baru tau kalau Lo nggak balik kos makanya gue telpon, sukur deh kalau Lo aman"
Balasan Yaya membuat Sania tertohok, dia merasa tidak enak telah membohongi sahabatnya yang kini tengah mengkhawatirkan nya.
Sania mematikan ponselnya kemudian dia bergegas tidur karena kantuknya mulai menjalar.
Sania tidak membalas pesan Yaya karena tidak ingin membohongi Yaya terlalu jauh.
Karena diserang rasa kantuk yang hebat akhirnya Sania tertidur disamping Fadhil yang sudah tertidur sedari tadi karena kelelahan menghabiskan beberapa ronde permainan panas nya dengan Sania.
™™™
Disebuah club malam terlihat Kevin tengah memegang gelas berisi Vodka kesukaan nya, entah berapa gelas yang ia minum kini kepalanya terasa pusing .
__ADS_1
Seorang wanita yang sedari tadi memandangi Kevin dari kejauhan tampak mulai mendekati Kevin.
"Butuh teman" tanya wanita itu kemudian duduk disamping Kevin.
Kevin hanya melirik wanita itu kemudian mengacuhkannya.
"Ohh ayolah , aku hanya ingin berteman" ucap wanita itu sambil menyodorkan tangannya "intan" ucap wanita itu kembali kemudian mendapat kan balasan tangan kevin.
"Kevin" jawab Kevin singkat.
"Ada masalah ?" Tanya intan pada Kevin.
"Bukan urusan Lo. " Ucap Kevin dengan nada ketus.
Kevin melihat tubuh intan dari atas hingga bawah, tubuh seksi terbalut dress ketat sepaha warna hitam, benar benar menggiurkan untuk Kevin, apalagi saat ini kesadaran Kevin berkurang karena pengaruh alkohol.
Kevin melihat intan seperti melihat Sania.
Tanpa basa basi dan tanpa permisi ia mendekatkan wajahnya , intan yang mendapat perlakuan seperti itu hanya menurut dan pasrah karena memang dia tertarik dengan Kevin.
Baginya Kevin adalah mangsa yang menggiurkan dan yang pasti berduit pula.
__ADS_1
"Sepertinya kita butuh kamar baby" ucap intan melepaskan tautan Kevin dan membisikkan ketelingga Kevin.
Kevin yang tergoda akhirnya menurut dan pasrah dibawa intan kekamar VIP yang ada di club itu.
Yang dipikirkan Kevin sekarang hanyalah Sania, Sania dan Sania.
Dia pikir wanita yang ada disampingnya itu Sania padahal itu intan, wanita yang mungkin membawa dampak buruk bagi Kevin nantinya.
Disebuah kamar yang disewa kevin keduanya nampak menikmati tubuh satu sama lain seolah tiada hari esok.
Dan kevin berkali kali menyebut nama Sania saat pelepasan membuat wanita yang dibawahnya penasaran siapa Sania itu namun tak peduli karena lebih menikmati permainan kevin.
hingga beberaapa ronde akhirnya keduanya kelelahan dan kevin tertidur sedangkan Intan nampak bangun segera membersihkan tubuhnya dikamar mandi.
Selesai memakai baju, intan mulai beraksi dia mengambil dompet Kevin yang berada di kantong celana Kevin, dibukanya dompet Kevin terdapat uang cash 2jt di ambilnya kemudian jam tangan serta cincin yang dikenakan Kevin karena memang cincin itu yang sedari tadi diperhatikan intan.
Intan berpikir cincin itu akan mahal karena terlihat seperti berlian.
Setelah dirasa cukup mengambil barang barang berharga Kevin, intan melenggang pergi meninggalkan Kevin yang tertidur diatas ranjang dengan membawa kabur barang barang milik Kevin.
Karena sudah menjadi kebiasaan intan selalu mencari kesempatan pada orang orang kaya yang terlihat mabuk untuk dipuaskan kemudian mengambil barang barang berharga dari orang yang sudah dia layani.
__ADS_1
Menurut intan itu lebih menguntungkan dari pada harus menerima uang dari para pelanggan nya yang mungkin tidak seberapa.
Bersambung.....