
Pagi itu Kevin tampak bersemangat bekerja karena sebentar lagi dia akan mempunyai seorang anak dari rahim wanita yang dia cintai selama ini.
Sepanjang perjalanan Kevin tampak tersenyum , menyapa semua karyawan nya yang berpapasan dengannya.
Karyawan nya pun sedikit heran dengan tingkah laku bosnya yang terkenal dingin dan cuek .
Yaya sahabat karib Sania pun tampak heran dengan tingkah suami sahabatnya itu.
Yaya nampak mengirim kan pesan pada Sania
loe apain sih bosss , kok tumben2an mendadak ramah dan murah senyum banget.
begitulah isi pesan dari Yaya yang langsung mendapatkan respon dari Sania.
Masa sih? biasa lah gue kan paling pinter nyenengin suami, jomblo mana tau
Seketika balasan Sania membuat Yaya terkekeh.
songgong loe, mentang mentang udah punya suami ..
***makanya buruan donk nyusul ***, gue aja bentar lagi bakalan jadi emak
Balasan Sania membuat Yaya tersenyum bahagia.
Gila Lo seriusan , duh gue punya ponakan donk... selamat ya Bray, dijaga baik2 tuh ponakan gue"
Balas yaya yang masih tersenyum bahagia.
iya... doain gue sehat trus ya nyet...
Setelah melihat balasan Sania kemudian Yaya bergegas mematikan ponselnya dan berjalan menuju ruangan nya.
Tak sengaja Yaya melihat perempuan cantik memakai dress warna maroon. yang melekat ditubuhnya dan diatas lutut, sangat seksi memasuki ruangan Kevin.
Yaya tampak berpikir seperti nya dia belum pernah melihat wanita itu.
Mungkin itu sekertaris baru yang gantiin Sania batin Yaya dan pergi menuju ruang nya.
__ADS_1
™™
"Selamat pagi pak" sapa wanita cantik dan seksi yang terlihat menggoda itu.
"Pagi , kamu sudah siap mulai bekerja hari ini, siapa nama kamu kemarin , saya lupa" ucap Kevin terlihat melirik penampilan Kania yang dirasanya terlalu seksi .
"Kania pak, dan saya. sudah siap bekerja hari ini, jadi apa yang harus saya kerjakan pak" tanya Kania.
"Oke kamu coba pelajari dulu berkas berkas ini, nanti kalau ada yang nggak kamu pahami bisa tanya ke saya" ucap kevin Sambil menyerahkan tumpukan berkas pada kania.
"Baik pak saya permisi" ucap Kania sambil berjalan keluar dari ruangan Kevin.
" Tunggu sebentar, apa kamu nyaman berpakaian seperti itu??? , ini kantor lho bukan club" ucap Kevin sedikit menyindir.
"Saya nyaman pak sangat nyaman sekali, tapi jika bapak tidak berkenan saya bisa menggantinya besok" ucap Kania .
"Ya terserah kamu selama itu membuat kamu nyaman, saya tidak terlalu mengatur masalah pakaian karyawan saya" ucap Kevin.
'Baik pak saya permisi" ucap Kania kemudian menuju ruangan nya.
Sebenarnya dia sudah memahami pekerjaan nya sebagai sekertaris karena sebelumnya memang Kania bekerja sebagai sekertaris disebuah perusahaan.
Akan tetapi biaya hidupnya yang teramat amat mahal membuat dia memilih bekerja sebagai perempuan malam.
"Ini kesempatan gue buat Deket sama pak kevin" batin Kania kemudian melangkah kan kakinya menuju ruangan Kevin.
"Maaf pak ada beberapa berkas yang tidak saya pahami " ucap Kania pada Kevin.
" Emm sebentar ya , kamu bisa duduk dulu di sofa " ucap Kevin sambil terus menatap layar laptopnya.
Setelah beberapa menit Kevin nampak mendekati Kania,
" Bagian mana yang tidak kamu pahami" tanya Kevin to the points.
"Ini pak" ucap Kania menyerahkan sebuah berkas.
Kevin tampak membuka berkas itu dan mulai menjelaskan pada kania.
__ADS_1
Kania yang sebenarnya paham isi dari berkas itu hanya pura pura mendengar dan memandang Kevin seolah olah dia belum memahami isi berkas itu.
Dia mendekati Kevin hingga keduanya terlampau Sangat dekat.
Kevin yang merasa terlalu dekat dengan Kania mulai tidak nyaman karena mau bagaimana pun ia hanyalah laki laki biasa yang tidak bisa menahan hawa nafsu jika digoda.
Melihat posisi yang sangat dekat hingga membuat Kevin sedikit tak nyaman karena bisa melihat salah satu bagian sensitif Kania yang terbuka.
Buru buru kevin menyadarkan lamunannya dan mulai fokus menjelaskan pada Kania.
Terlihat Kania mulai menyeringai merasa Kevin sudah mulai tergoda padanya.
Setelah dirasa cukup Kania keluar dari ruangan Kevin.
"Siallll !!!" batin Kevin karena sedari tadi dia menahan godaan dari sekertaris nya itu.
™™™
Sesampainya di rumah Kevin tampak langsung mencari Sania.
terlihat Sania sedang duduk menonton televisi sambil memakan cemilan.
Tanpa basa basi Kevin kemudian mendekati istri nya dan mulai menyentuh Sania dengan mata memburu yang nafsu.
Sania terlihat heran dengan tingkah laku suami nya itu.
"Aku pengen sayang, pengen banget, udah nggak tahan," ucapnya pada sania dan langsung melampiaskan hasratnya pada sania.
Sania hanya menuruti keinginan suami nya itu tanpa bertanya apapun.
"Gara gara sekertaris itu, gue jadi kayak kesetanan gini" batin Kevin sambil terus melanjutkan kegiatan panasnya dengan Sania.
bersambung.......
makasih buat yang masih setia baca cerita aku..
Jangan lupa like vote dan komen nya ya....
__ADS_1