Sania

Sania
37


__ADS_3

Terlihat Fadhil melemparkan sebuah foto pada Kania, membuat Kania terkejut melihat foto yang dilemparkan Fadhil, karena merasa mengenal orang yang ada difoto itu.


"Gue nggak mau tau gimana pun caranya loe harus gangguin dia, bikin dia cerai sama istri nya"ucap Fadhil sambil menunjuk foto yang dipegang Kania.


"Loe gila, gue nggak mau , gue emang ****** tapi gue cuma butuh duit nggak mau gue ngrusak rumah tangga orang" ucap Kania kemudian membuang foto itu kelantai .


Fadhil terlihat emosi melihat Kania membuang foto yang dia berikan itu.


Dicekiknya leher Kania hingga Kania kelabakan dan berusaha melepaskan cekikan fadhil.


"Loe nggak punya pilihan buat nolak gue, loe turutin gue atau loe bakalan gue siksa sampai mati" ucap Fadhil kemudian melepaskan cekikan dan melemparkan tubuh Kania diranjang.


"Gue tunggu jawaban loe, gue harap loe bisa nurutin kemauan gue" ucap Fadhil kemudian meninggalkan Kania yang tampak menangis.


"Fadhil brengsek, Fadhil gilaaaa" teriak Kania yang mendengar Fadhil mengunci pintu hotel yang kini masih ia tempati.


Kania merasa kini menjadi tawanan Fadhil, dia berpikir untuk menuruti keinginan Fadhil tapi kenapa harus dengan pria itu, pria yang pernah ia temui, pria yang membuat jantung nya berdetak hanya dengan memikirkan nya.


pria yang.... kemudian Kania menyentuh cincin berlian yang ia kenakan.


™™™™™™™


Kevin terbangun dari tidurnya, dicarinya Sania sudah tak disampingnya.


Dia terbangun kemudian melihat Sania duduk di teras villa menikmati suara desiran pantai yang terdengar dari villa tersebut.


Kevin mendekati Sania dan melingkarkan tangannya ke pinggang sania kemudian menyenderkan kepalanya dibahu Sania.


"Morning my wife" sapa Kevin kemudian mencium pipi Sania


"Morning too my husband" ucap Sania kemudian ikutan mengecup pipi Kevin membuat Kevin tersenyum bahagia.


"Masih pagi udah ngalamun aja mikirin apa sayang???" tanya Kevin.


"Masih nggak nyangka mas Sekarang udah jadi seorang istri dari bos aku yang super duper judes dan galak " ucap Sania Kemudian terkekeh geli.

__ADS_1


"Huu..mulai deh ... cium niih " ucap Kevin gemas kemudian mencium bibir Sania.


"Mandi yukk mas trus sarapan trus jalan jalan deh " ajak Sania.


"Mandiin ya" goda Kevin.


"Ihh ntar malah nggak selesai selesai mas" ucap Sania.


"Nggak apa-apa satu ronde ya sayang" ucap kevin kemudian mengendong Sania dan membawanya ke kamar mandi.


Selesai mandi dan bercinta dikamar mandi, Sania dan Kevin tampak berpakaian rapi.


Kevin memakai kaos dan celana pendek sedangkan Sania memakai dress warna pink yang membuat nya terlihat imut .


Keduanya kini berjalan kesebuah restoran untuk sarapan, tampak Kevin mengandeng istri nya kesana kemari.


Orang orang yang melihat Kevin dan Sania tampak iri karena mereka terlihat sangat serasi dan saling menyayangi.


Selesai sarapan kini keduanya berjalan dipantai.


Bermain main dengan pasir pantai.


Hingga tak terasa sudah sore keduanya bergegas menuju villa tempat mereka menginap.


Selesai mandi , Kevin mendekati istri nya yang nampak Merapikan tempat tidur mereka.


"Seneng nggak hari ini sayang" ucap Kevin Sambil memeluk Sania dari belakang.


"Seneng banget, makasih ya mas"ucap Sania Kemudian mencium pipi Kevin.


"Dapet upah donk malem ini" goda Kevin


"ihh mas" ucap Sania kemudian mencubit pinggang Kevin.


Dan kedua nya kini larut dalam percintaan malam penuh desahan .

__ADS_1


™™™™


"Gimana loe mau nurutin gue kan" ucap Fadhil berjalan menghampiri Kania.


Kania hanya diam membisu tidak memandang ataupun menjawab Fadhil sama sekali.


"Jawab ****** sialan !!!"ucap Fadhil emosi dan menjambak rambut Kania membuat Kania meringgis kesakitan.


"Gue nggak mau nurutin kegilaan loe" ucap Kania.


Plakkkkk ... terlihat fadhil menampar kania.


"Loe nggak punya pilihan buat nolak ******" ucap Fadhil .


"Loe gila dhil, gue minta maaf pernah nyakitin loe, gue juga udah nggak ganggu loe lagi jadi gue mohon lepasin gue" ucap Kania memohon Sampai menangis.


"Gue nggak peduli , loe lakuin yang gue suruh atau loe pengen ngeliat ibu loe diusir dari rumah sakit karena nggak bisa bayar biaya rumah sakit , loe pilih mana" ucap Fadhil menyeringai.


"Brengsek loe dhil" Kania tampak berteriak dan memukuli Fadhil.


"Dengan loe bantuin gue, gue jamin ibu loe masih bisa terus dirawat dirumah sakit jiwa itu" ucap Fadhil kemudian terkekeh.


Kania kini nampak pasrah dan tidak mempunyai pilihan lain selain menyetujui permintaan mantan pacarnya yang brengsek itu.


Ya memang Kania akui selama ini ia bekerja sebagai ****** hanya karena ibunya yang sudah bertahun2 lama nya mengidap sakit jiwa dan butuh pengobatan dirumah sakit jiwa .


Kania rela menjual dirinya sedari sekolah hanya untuk membiayai ibunya karena Kania berharap ibunya bisa sembuh.


"Oke gue turutin semua yang loe mau tapi loe harus janji bakalan terus biayain nyokap gue" ucap Kania pasrah.


"Deal !!! " ucap Fadhil sambil mengulurkan tangan nya.


Dan kini Kania akan menjadi wanita jahat karena merusak kebahagiaan wanita lain.. tapi apalah daya .. Kania hanya ingin ibunya tetap dirawat dan sembuh.


bersambung....

__ADS_1


makasih buat yang masih setia baca cerita aku..


jangan lupa like vote dan komen nya ya...


__ADS_2