
Sepulang kerja Sania pulang bersama Kevin.
Awalnya Sania menolak karena merasa tidak enak dengan atasan nya itu juga tatapan sinis dari karyawan lain yang melihat Sania masuk mobil Kevin.
namun akhirnya Sania menyerah dan menuruti keinginan atasanya itu untuk pulang bersama.
Didalam mobil baik Sania maupun Kevin tidak ada yang memulai pembicaraan.
Sania merasa canggung untuk mengajak atasannya itu mengobrol.
Karena memang mereka tak sedekat itu untuk hanya sekedar mengobrol.
"Mau langsung pulang apa makan malam dulu??" Tanya Kevin memulai pembicaraan.
"Pulang saja pak, sudah malam"jawab Sania.
"Baru jam 8 aja dibilang malam, la kemaren kamu malah main ke club sampai jam 1" ucap Kevin dengan nada mencibir.
"Ya namanya juga khilaf pak hehehe" ucap Sania sambil tersipu malu.
"Kamu itu baru diputusin aja langsung mabuk mabukan, kalau tau pacaran itu bikin sakit hati makanya gak usah sok sokan pacaran" ejek Kevin pada sania.
"Gimana nggak sakit hati, udah rela ditidurin malah selingkuh!! "batin sania tidak menanggapi Kevin dengan jawaban .
"Trus gimana mau makan dulu???" Tanya Kevin lagi.
"Ya udah deh kalau pak Kevin maksa saya bisa apa" ucap Sania pasrah.
"Ehh nggak usah kepedean deh, saya itu nggak maksa kamu, ya udah kita langsung pulang aja " ucap Kevin sedikit salah tingkah.
"Yaellaaa pak gitu aja baper, ngambek kayak cewek lagi pms aja pak!!" ucap Sania sambil tertawa mengoda atasan nya itu.
Kevin memberikan tatapan tajam yang membuat Sania berhenti tertawa.
__ADS_1
"Bercanda pak" ucap Sania sambil menahan tawa nya.
"Ternyata kamu bisa usil juga yaa...padahal biasanya cuma diem aja kalau nggak diajak ngomong duluan " ucap Kevin membuat Sania tersipu malu.
Keduanya sampai disebuah restoran seafood dan menikmati makan malam berdua setelah itu Kevin pun mengantar Sania pulang .
Sesampainya didepan kosan sania beranjak turun.
"Makasih ya pak udah nganterin saya dan traktir saya makan malam "ucap Sania pada Kevin.
"Nggak usah kepedean ya saya itu barengi kamu karena kita searah dan untuk makan malam karena saya juga sudah laper bukan karena saya tertarik sama kamu, inget itu jadi ngga usah baper !! " ucap Kevin kemudian menancap gass berlalu pergi dari hadapan Sania yang tengah melonggo mendengar ucapan Kevin .
"Yaellaaa pak saya juga sadar diri kali nggak mungkin baperrr." Gumam Sania sambil berjalan memasuki area kosan.
Saat memasuki gerbang kosan Sania sedikit terkejut karena didepan pintu kamarnya sudah ada seseorang yang menunggu kepulangan nya .
Dia yang selama seminggu ini membuat Sania tampak kacau dan galau.
Fadhil ... Ya Fadhil menunggu Sania pulang.
Tapi Sania sudah berjanji pada dirinya untuk mengikhlaskan Fadhil dan memulai lembaran baru tanpa Fadhil.
Sania berjalan melewati Fadhil dan mengacuhkannya.
Tapi langkah nya tertahan karena tangannya digenggam fadhil.
Sania berbalik dan menatap tajam fadhil.
"Hebat ya kamu , baru seminggu putus aja udah dapet gebetan baru" ucap Fadhil sinis.
"Udah ngomong nya ???" Tanya Sania singkat.
"Kalo udah aku mau masuk, lepasin tangan aku!!"ucap Sania tegas sambil terus berusaha melepaskan tangan nya dari cengkeraman tangan Fadhil.
__ADS_1
"Lepas nggak"ucap Sania terlihat geram karena tangan nya tak kunjung dilepas oleh Fadhil.
"Kenapa ??? Bukannya dulu kamu seneng aku pegang tangan kamu, ohh iyaa sekarang kamu kan udah dapet pengganti aku makanya kamu udah nggak mau , iya ???" ucap Fadhil sinis.
"Itu kamu tau jawabanya, sekarang lebih baik kamu pergi dan jangan pernah ganggu aku lagi" ucap Sania tegas.
"Aku nggak mau dan nggak akan pernah biarin kamu sama pria manapun ?!!" ucap Fadhil .
"Gila kamu !!! Apa sih mau kamu dhil, bukanya kamu udah dapetin apa yang kamu mau , kenapa sekarang masih gangguin aku, kamu bahkan kemarin aja putusin aku demi selingkuhan kamu dan sekarang ngapain nyari aku lagi ???" geram Sania.
"Aku masih belum puas sayang , aku masih pengen sama kamu ...nikmatin tubuh kamu " ucap Fadhil tersenyum menyerigai .
"Ini your dream Fadhil!!! , jangan pernah berharap kamu bisa ngelakuin apa yang kamu lakuin kemaren sama aku, aku udah nggak Sudi Dan nggak akan pernah mau ngalkuin hal kotor itu sama cowok brengsek kayak kamu ??!!!" ucap Sania sambil mengusap air matanya yang jatuh karena merasa sakit diremehkan oleh Fadhil.
"Ohh ya , coba kamu lihat ini deh , seandainya video ini sampai ke orang tua kamu kira kira gimana ya respon mereka!!? " ucap Fadhil sambil memperlihatkan video dalam hp yang ia pegang. Video dimana Fadhil tengah menikmati tubuh Sania.
" Brengsek kamu Fadhil ..kamu brengsek" ucap Sania sambil memukuli dada bidang fadhil.
Sania benar benar tak menyangka Fadhil bisa melakukan hal sepicik itu padanya.
"Kamu harus turuti semua keinginan ku kalau kamu nggak pengen orangtuamu tau video ini !!!" bisik Fadhil ditelinga Sania kemudian mengecup pipi sania.
"Hapus dhil, jangan ganggu aku lagi aku mohon sama kamu, kamu bisa nyari cewek sebanyak mau kamu, aku nggak bakal ganggu kamu lagi, aku mohon hapus dhil!!!" ucap Sania memohon sambil terus menangis.
Terdengar suara montor memasuki area kosan, Fadhil tau itu suara montor Yaya sahabat sania.
"Aku nggak peduli, aku cuma pengen kamu sayang, besok pulang kerja aku tunggu kamu diapartemen aku, kamu tau kan aku nggak pernah main main sama ucapan aku, aku harap kamu bisa jadi gadis penurut, aku pulang dulu ya , Sampai ketemu besok honey" ucap Fadhil mengelus rambut sania dan mengecup kening sania kemudian berlalu pergi karena dia tidak ingin berurusan dengan Yaya sahabat sania yang sedari awal memang tak menyukai Fadhil.
Sania jatuh dilantai dan menangis sejadi jadinya disana.
"Fadhil benar benar brengsek !!!" ucap Sania lirih.
Bersambung......
__ADS_1
Makasih buat yang masih setia baca cerita aku ...
Jangan lupa like , vote dan koment nya ya 😀😀😀😀