
Sania dan Kevin tampak memasuki sebuah villa yang telah disediakan orangtua mereka.
Villa yang mereka tempati sangat mewah , dari dalam kamar tampak pemandangan pantai yang terlihat dan kolam renang dengan pemandangan pantai.
Sania tampak terkagum-kagum melihat villa mewah yang akan dia tinggali seminggu ini.
Tanpa disadari sepasang tangan melingkar di pinggang sania.
"Suka Sayang ????" bisik suara itu yang tak lain adalah Kevin suaminya.
"Baanget .. aku udah lama nggak liburan sekalinya liburan ee honeymoon bareng suami" ucap Sania dengan nada gembira.
"Padahal aku baru nyiapin honeymoon ke Paris" kata Kevin.
"kenapa harus jauh jauh sih mas buang buang uang aja, mendingan uangnya ditabung buat besok , liburan disini aja aku udah seneng dan bersyukur banget mas " ucap Sania yang membuat Kevin memeluk nya erat.
"Emang aku beruntung banget ya punya istri kamu" ucap Kevin mempererat pelukan.
"Mulai deh gombalnya" ucap Sania memutar bola matanya malas.
"Seriusan sayang, aku laper.. kita cari makan yukk yank" ajak Kevin.
"Aku masakin aja mau" tanya Sania.
"Emang kamu nggak capek apa ??? lagian kayaknya kulkas kosong yank?? trus disini kalau beli bahan makanan jauh deh yank , beli aja deh yank mumpung lagi liburan juga , kita nikmati berdua " ajak Kevin.
"hmm iya deh kalau gitu" ucap Sania kemudian bahunya dirangkul Kevin diajaknya Sania keluar untuk mencari makan malam.
Selesai makan malam keduanya nampak memasuki kamar villa.
"Yank pengen renang nggak sih, kayanya asik ya renang berdua sambil telanjang" goda Kevin yang kemudian mendapat cubitan mesra istrinya.
Kevin terkekeh" seriusan sayang aku pengen deh kayak difilm film gitu yang renang berdua sambil ciuman sama pelukan" goda Kevin lagi yang membuat wajah Sania memerah.
"Nggak nyangka deh yang kalau dikantor dingin, judes dan galaknya minta ampun ternyata mesum banget aslinya".ucap Sania.
" Ya kan nggak apa-apa mesum sama istrinya" ucap Kevin sambil terkekeh.
"Ya kalau berani mesum sama yang lain tinggal potong itunya biar tau rasa" ucap Sania sambil menunjuk bawah perut Kevin kemudian terkekeh.
__ADS_1
"Yaelah sayang...sadis banget ternyata" ucap kevin.
Terlihat Kevin sudah bersiap untuk berenang dengan celana pendeknya dan terlihat Sania keluar dari kamar hanya memakai bra dan celana dalam dengan warna senada.
Membuat Kevin tak berkedip memandangi sania istri nya , kulit putih mulus, dada yang berisi dan tubuh yang seksi, idaman semua pria
"Apa sih lihat lihat orang udah pernah lihat juga" ucap Sania sambil mencipratkan air ke arah Kevin.
"Ohhh gitu ya aku dinakalin oke sekarang gantian" ucap kevin tak terima dijaili oleh Sania, kemudian menarik tangan Sania dan keduanya sudah tercebur bersama dikolam yang berisi air hangat itu.
Dengan tak sabar Kevin mulai menciumi bibir sania, Sania pun nampak membalas ciuman Kevin dan merangkul kan kedua tangannya dileher Kevin.
keduanya tampak larut dalam kegiatan panas hingga menimbulkan desahan desahan kenikmatan.
Setelah selesai melakukan pelepasan didalam kolam renang kini keduanya nampak memasuki kamar mandi untuk membilas, tapi permainan panas itu kembali terjadi kedua kalinya di dalam kamar mandi hingga terjadi pelepasan lagi.
Setengah jam dikamar mandi keduanya nampak keluar.
kini Kevin sudah berbaring diranjang dan Sania masih mengeringkan rambut nya.
"Mas kok nggak dikeringkan dulu rambut nya , ntar bikin pusing lhoo!??" ucap Sania.
"Enggak ahh udah biasa gini,cepetan sini donk sayang kita lanjutin lagi , mas masih pengen !!!?" ucap Kevin sambil menepuk-nepuk ranjang disamping Kevin berbaring.
Sania nampak membuka ponsel dan mendapatkan satu notifikasi dari Fani, Sania tampak mengeryit heran , kok tumben batin Sania dan membuka pesan nya.
Mbak kapan punya waktu luang, aku pengen ketemu
Begitulah isi pesan Fani yang kemudian dibalas Sania.
aku masih di lombok, besok kalau udah balik aku kabarin ya
Setelah membalas pesan Sania bergegas menuju ranjang yang sedari tadi sudah ditunggu suami nya.
" Bales pesan siapa sih yank kok kayaknya penting banget" tanya Kevin yang melihat Sania membuka ponsel sebelum tiduran disampingnya.
"Itu temen aku ngajak ketemuan" ucap Sania kemudian menyelimuti suaminya.
"cewek apa cowok" tanya kevin mengintrogasi.
__ADS_1
"Cewek sayang" ucap Sania mencium pipi suaminya dan tersenyum.
Kevin merasa bahagia mendapatkan perlakuan seperti itu oleh sania.
diciumnya bibir Sania lembut kemudian dibalas sania, ciuman demi ciuman, sentuhan demi sentuhan dan desahan yang memenuhi ruangan membuktikan adanya sepasang suami istri yang saling menyayangi satu sama lain.
™™™™™
Pagi hari Kania tampak terbangun dengan posisi tanpa sehelai benang dan tanpa selimut. kepalanya terasa pusing, semua badan nya sakit .
"Fadhil sialan" umpat Kania kemudian bangun dari tidur nya untuk kekamar mandi membersihkan diri.
Selesai membersihkan diri Kania hanya berbalut handuk dan keluar dari kamar mandi.
ternyata diluar kamar mandi Fadhil sudah menunggu nya duduk di sofa.
"Selamat pagi sayank" ucap Fadhil terlihat meremehkan.
Kania tak menggubris ucapan Fadhil , dia memungguti pakaian nya yang berserakan karena ingin dipakai nya lagi dan pergi dari neraka sialan tempat ia disiksa semalam.
"Aku udah siapin baju baru buat kamu, yakin nggak mau make" ucap Fadhil sambil menunjukan paper bag yang berada dimeja.
Kania masih tak menghiraukan ucapan Fadhil dan hanya berlalu meninggalkan Fadhil yang membuat Fadhil kesal kemudian menarik tangan Kania dan menghempaskan tubuh Kania di ranjang.
"Dasar cewek ****** sialan, " ucap Fadhil dengan emosi.
"Iya gue emang cewek sialan , gue emang brengsek dan gue emang ****** trus apa masalahnya,??? gue emang pernah salah dimasa lalu sama loe tapi semalem loe udah perlakuin gue kayak sampah jadi kita impas, trus apa masalahnya sekarang" ucap Kania dengan berani.
Fadhil tersenyum kecut kemudian menekan rahang Kania dengan tangannya yang membuat Kania meringgis kesakitan.
"Karna loe yang udah buat gue jadi begini" bisik Fadhil ditelinga Kania.
"Dan gue masih belum puas buat engga nyiksa loe, kecuali loe turuti kemauan gue " ucap Fadhil menyeringai dan membuat Kania bergidik ngerii.
Fadhil memang berubah, dia benar benar gila batin Kania yang hanya terdiam pasrah tanpa melakukan perlawanan karena memang kini dia merasa sudah berdiri di atas jurang .
bersambung.....
ini masih dikasih part bahagianya Sania dan Kevin karena memang pengantin baru biasanya masih bahagia2 gitu hehehe
__ADS_1
makasih buat yang masih setia baca cerita aku...
jangan lupa like vote dan komen nya ya...