
Sesampainya di rumah Sania bergegas menyiapkan makan malam untuk suaminya, sedangkan Kevin menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Kini Sania dan Kevin sedang menikmati makan malam berdua.
"Mas boleh nggak kalau besok selama seminggu aku nginep di rumah mama" tanya sania hati hati.
"Terserah kamu" ucap Kevin singkat jelas kemudian meninggalkan Sania yang masih duduk dimeja makan.
Sania melihat piring Kevin sudah bersih , makanan nya sudah dihabiskan.
Sania merasa hatinya sakit melihat Kevin memperlakukan nya seperti itu.
Sania ingin dirumah mama nya saja untuk menenangkan diri dan mencoba berfikir positif tentang Kevin.
Karena posisi Sania sedang mengandung ia tak ingin karena memikirkan Kevin akan berdampak buruk pada kandungan nya.
Setelah Sania selesai mencuci peralatan makan nya, kini Sania bergegas menuju kamar untuk tidur, dilihatnya kevin sudah memejamkan mata dan memunggungi nya.
Entah hanya memejamkan mata pura pura tidur atau memang sudah tidur, Sania tak ingin memusingkan nya.
Sania menyelimuti Kevin penuh sayang dan mencium pipi Kevin.
"Mimpi indah mas , aku sayang kamu mas" ucap Sania kemudian berbaring disamping Kevin.
Pagi dihari Minggu nampak Kevin masih tertidur karena memang libur, Sania bergegas menyiapkan sarapan untuk Kevin.
Setelah selesai memasak Sania bergegas untuk mandi karena memang hari ini ia ingin pergi kerumah mama nya dan menginap beberapa hari disana.
Tampak Kevin sudah bangun dan melihat Sania sudah bersiap siap untuk berangkat.
"Mas aku udah siapin sarapan nya , aku berangkat kerumah mama ya" ucap sania.
"Dianter sama mantan kamu lagi" ucap Kevin ketus.
"Mas kok ngmong gitu sih , aku naik taksi" jawab Sania .
__ADS_1
"Ohh gitu, nggak punya suami ya sampai apa apa apa harus sendiri" ucap Kevin dengan nada marah.
"Mas..nggak gitu maksud aku" ucap Sania gugup.
"Ya udah sana berangkat aja, emang aku nggak dibutuhin kan , kamu bisa apa apa sendiri, ehh iya lupa paling ntar disuruh jemput mantan kesayangan kamu itu" ucap Kevin dengan nada ketus.
"Mas kenapa sih kamu nggak percaya sama aku, kamu Deket sama sekertaris baru kamu aja aku masih percaya sama kamu" ucap Sania Kemudian menitikkan air mata.
"Ya emang aku sama sekertaris aku nggak ada hubungan apa-apa, beda sama kamu yang masih cinta sama mantan kamu sampe suruh nganterin pulang segala"
"Terserah kamu mas kalau memang kamu nggak percaya sama aku, aku mendingan dirumahnya mama sampai kamu tenang dan percaya sama aku, aku berangkat mas , kamu jaga diri baik-baik" ucap Sania kemudian berjalan keluar apartemen.
"Aaarrrgggggghhh" rancau Kevin frustasi.
sebenarnya Kevin ingin mengantar Sania tapi entah perkatao nya malah membuat hubungan nya dengan Sania semakin kacau.
™™™™
Malam itu kevin mendatangi sebuah club malam.
Terlihat Fadhil dan Kania duduk tak jauh di tempat Kevin sedang menikmati Vodka nya.
"loe liat siapa Yang datang" ucap fadhil menyeringai.
"Wah kesempatan gue, gue kesana dlu ya bye" ucap Kania meninggalkan Fadhil dan menghampiri Kevin.
"Boleh saya duduk disini pak" tanya Kania
"Ngapain kamu disini" ucap Kevin ketus .
"Ini kan tempat umum pak, bapak sendiri ngapain disini tumben banget" tanya Kania sambil terkekeh.
"Bukan urusan kamu" ucap Kevin ketus.
"Bapak butuh temen" tanya Kania tak kehabisan akal.
__ADS_1
"Lebih baik kamu pergi dari sini" usir Kevin.
"Bapak mabuk berat saya temenin saja ya " paksa Kania.
Kevin tak menggubris omongan Kania dan melanjutkan minumnya .
Entah berapa botol yang ia minum malam ini yang ia rasakan sekarang hanyalah kepalanya pusing dan pikirannya melayang layang.
Kevin merasa tubuhnya dituntun seseorang menuju sebuah kamar .
Dilihatnya samar samar seorang wanita berdiri tepat didepan Kevin berbaring.
Wanita itu sangat cantik dan ya seksi.
dilihatnya lagi samar samar seperti ia melihat istrinya.
Kevin pun mulai tertarik dan tergoda, mencoba mengajak bermain wanita itu namun sayang ditengah permainan kevin merasakan ada yang berbeda.
Akhirnya dia menghentikan aktivitas nya karena ia merasa bukan istrinya yang disampungnya. , namun Wanita itu tak mnyerah dan memulai permainan.
Terlihat wanita itu geram dan kesal oleh perlakuan Kevin yang tak mengubris wanita itu dan malah meninggalkan tidur.
Akhirnya dia mengunakan kesempatan ini untuk menjebak Kevin.
"Kamu bisa menolak ku malam ini Kevin, tapi tidak malam malam berikut nya " ucap wanita itu yang tak lain adalah Kania tampak menyeringai.
bersambung.....
Kevin udah dibuat setia banget sama Sania karena author nya jg pengen Kevin sama Sania tapi ya memang si Fadhil sama si Kania itu yang liciknya kebangetan jadi yang itu deh ..
jangan benci Kevin ya rreaders....
makasih buat yang masih setia baca cerita aku...
jangan lupa like vote dan komen nya ya
__ADS_1