
"yakin Lo udah gak papa?? Ga mau ijin dulu gitu buat istirahat???"tanya Yaya .
Sania hanya menggeleng kan kepalanya.
"Sumpah Lo kacau banget, muka bengkak semua gini, udah deh mendingan Lo istirahat biar ntar gue yang ngomong sama pak Kevin deh" ucap Yaya.
"Seriusan gue udah gak papa ya, lagian kerjaan gue hari ini banyak banget, pak Kevin juga butuh berkas berkas yang ada di gue buat meeting ntar jadi gue tetep masuk ya" ungkap Sania .
"Ya udah terserah loe aja , nanti kalo ada apa2 hubungin gue aja" ucap Yaya.
Sania mengangguk, Yaya langsung tancap gas menuju parkiran setelah mengantar Sania didepan kantor.
Sania sudah berada dikantor, bergelut dengan berkas berkas yang hari ini harus diserahkan kepada pak Kevin atasannya. Cukup lama hingga membuat sania melupakan masalahnya.
Setelah berkas berkas yang ia kerjakan beres Sania bergegas menuju ruangan pak Kevin untuk menyerahkan berkas nya karena tepat pukul 1 nanti berkas itu dibawa sebagai bahan meeting dengan klien.
Tok tok tok...
" Permisi pak saya mau memberikan berkas untuk bahan meeting nanti siang " ucap Sania sambil berjalan kearah atasannya itu.
Kevin yang tengah sibuk menatap laptopnya tidak menggubris ucapan sania, setelah cukup lama dia melihat kearah Sania
" taruh dimeja" ucap Kevin singkat.
" Baik pak saya permisi" ucap Sania kemudian berbalik tapi sebelum itu Kevin sudah melihat ada perubahan dari wajah Sania. Terlihat bengkak dan kacau, ya itu yang dipikirkan Kevin sekarang.
__ADS_1
Kevin menghentikan pekerjaannya sejenak , bersandar dikursi dan memejamkan matanya cukup lama.
Melihat raut wajah Sania yang beda dari biasanya memang mengganggu pikiran Kevin.
"Kenapa lagi dengan wanita itu..." batin kevin.
™™™
Tepat pukul 8malam Sania membereskan tempat kerjanya karena memang sudah waktunya pulang.
Terlihat kevin menghampiri sania
"Mau bareng saya lagi kan???" tanya Kevin.
"Maaf pak, bapak duluan saja saya pulang sendiri" Jawab Sania sopan.
Kevin merasa ada yang aneh dari Sania karena gadis itu biasanya mau mau saja apalagi tumpangan nya gratis.
Dan melihat raut wajah sania, Kevin berpikir ada yang tidak beres dengan Sania .
Akhirnya Kevin berinisiatif mengikuti Sania.
Dia penasaran kemana Sania pergi, hanya memastikan Sania pulang dengan selamat.
Terlihat Sania didepan kantornya menunggu taksi yang ia pesan, sebelumnya ia juga mengirim kan pesan untuk Yaya bahwa dia tidak pulang kosan karena pulang kerumah orang tuanya dan dari balasan Yaya terlihat percaya dengan Sania.
__ADS_1
Tepat disaat Sania memasuki taksi pesanannya terlihat mobil sedan hitam mengikuti taksi yang ditumpangi sania, siapa lagi kalau bukan si tukang kepo Kevin, ya Kevin memang terlihat kepo tapi hanya mengenai tentang sania.
Kevin cukup terkejut Sania turun didepan sebuah gedung besar, ya itu Gedung apartment.
Apa Sania sekarang pindah ke apartemen ini pikir Kevin sambil terus melihat kearah Sania yang memasuki gedung apartemen.karena tak ingin ketinggalan jejak Sania akhir nya situkang kepo kevin mengikuti Sania memasuki gedung tersebut.
Terlihat Sania masuk ke lift dan Kevin bisa melihat kelantai berapa Sania, akhirnya Kevin mengikuti Sania lewat tangga darurat agar tidak ketahuan Sania.
Terlihat Sania keluar dari lift dan Kevin juga keluar dari tangga darurat, untung hanya dilantai 3 , Kevin tidak bisa membayangkan jika harus menaiki tangga dilantai paling atas , Kevin tak akan sanggup.
Akhirnya Kevin melihat dari kejauhan Sania menekan bel sebuah kamar, terlihat pintu terbuka dan keluar seorang laki laki yang tak asing bagi Kevin.
Ya itu mantan pacar Sania yang ia lihat dikafe waktu itu. Sedang makan siang bersama sania yang membuat kevin menjadi badmood dan uring uringan dihari itu.
Terlihat Sania dipeluk oleh pria itu didepan apartemen pria itu.
Terlihat kevin menggepal tangannya .
"Dasar cewek bodoh udah tau disakitin masih aja disamperin!!!" ucap Kevin kesal kemudian berjalan keluar dari apartemen Itu.
Bersambung....
Yahhh Kevin salah paham dehhh ...
Yang penasaran diikutin terus ya kelanjutannya...
__ADS_1
Jangan lupa di like ,vote dan komen nya ya ... 😀😀😀