
Kevin terbangun dari tidurnya dengan kepala yang terasa pusing, dia melihat sekeliling nya nampak bukan kamarnya dan dilihat disampingnya terdapat seorang wanita yang jelas bukan istrinya, bukan istri nya lalu siapa, Kevin kaget setengah mati melihat siapa yang ada disampingnya.
Dia kania sekertaris nya , yang kini tidur disampingnya dengan keadaan tak memakai sehelai benang.
Kevin mencoba mengingat apa yang dia lakukan semalam tapi nihil dia tidak bisa mengingat apapun.
Kevin terlihat frustasi hingga membuat Kania terbangun dari tidurnya.
"Pagi pak Kevin , semalem bapak main nya hebat banget sampai nambah 3ronde" bisik Kania sambil memeluk tubuh Kevin dari belakang.
"Kamu gila ya Kania, kamu njebak saya ,nggak mungkin saya nglakuin itu sama kamu" ucap Kevin marah.
"Bapak nggak inget semalem bapak narik saya dari club dan ngajak saya kesini, saya udah nolak tapi bapak maksa " ucap Kania sambil menangis.
"Nggak itu nggak bener, aku nggak mungkin nglakuin itu, aku nggak mungkin ngehianatin Sania " ucap Kevin kemudian memakai bajunya dan meninggalkan Kania di hotel.
"Kamu udah nggak bisa lari lagi sayang, dan bentar lagi gue bakalan gantiin posisi Sania menjadi nyonya kevin'' ucap Kania sambil tertawa puas.
Kevin tampak kacau , dia melaju kan mobilnya menuju apartemen untuk bersiap-siap kekantor.
Kevin masih tidak mempercayai ucapan Kania, dia yakin dengan dirinya bahwa Kevin tidak menghianati istrinya , Kevin setia dengan istri nya.
Sesampainya dikantor Kevin masih terlihat frustasi, dia harus menemui Sania, dia harus memeluk Sania agar dia merasa tenang.
Ketika hendak keluar menemui Sania tampak Kania masuk keruangan Kevin dan mencegat Kevin yang hendak pergi.
__ADS_1
"Pak kevin mau kemana" tanya Kania sambil memainkan dasi milik Kevin.
"apa apaan kamu, minggir saya mau pergi" ucap Kevin nampak marah.
"Bapak pasti mau nemuin istri bapak itu kan" ucap Kania tersenyum sinis.
"Bukan urusan kamu , Sekarang lebih baik kamu pergi atau saya akan mecat kamu" ucap kevin. dingin.
"Ya nggak apa-apa sih bapak mecat saya, palingan juga nanti istri kesayangan bapak itu tau apa yang kita lakuin semalem" ucap Kania santai.
"Jadi kamu ngancem saya" ucap Kevin sinis.
"Enggak ngancem kok pak , ya bapak tinggal pilih aja sih " ucap Kania terkekeh.
"Mau kamu apa hah " ucap Kevin emosi.
"Kamu gilaa , kamu beneran gila" ucap kevin frustasi dan emosi.
Kania nampak tersenyum puas melihat Kevin frustasi.
"Saya gila kan karena pak Kevin" ucap Kania kemudian mengecup bibir Kevin dan Kevin hanya bisa pasrah .
Dia tak ingin. Sania tau.
"Maafin aku sania , maaafin aku" batin kevin merasa bersalah.
__ADS_1
™™™™
Sepulang kerja tampak Kania bergelayut manja pada kevin, sejujurnya Kevin merasa risih berdekatan dengan perempuan lain selain istri nya tapi apalah daya dia kalah dengan ancaman Kania.
Kevin mengantarkan Kania pulang ke apartemen nya, sesampainya didepan apartemen Kania memaksa Kevin untuk ikut masuk ke apartemen nya, awalnya Kevin menolak tapi karena ancaman Kania akhirnya Kevin mengikuti Kania memasuki apartemen Kania.
"Kamu mau apa sih sebenarnya , saya itu nggak punya waktu buat meladeni kamu" ucap Kevin emosi.
"Pak kevin kok galak banget sih , saya kan ingin memanjakan pak Kevin sebelum pulang.apa salahnya coba " ucap Kania sambil terkekeh.
"Gila beneran kamu itu, banyak cowok diluar sana , kenapa harus nyari yang udah punya istri sih hah???!!" ucap kevin dengan nada emosi.
" Karena saya pengen nya pak Kevin, jadi lebih baik pak Kevin nurut aja deh dari pada istri tercinta bapak tau" ucap Kania santai.
"Brengsek !!!" umpat Kevin.
Kania tak peduli dengan umpatan Kevin, ia malah semakin gencar mengoda Kevin, pada akhirnya Kania bermain tunggal, Kevin hanya pasrah dibawahnya.
Kania tersenyum jahat karena berhasil menguasai Kevin dibawahnya.
Sedangkan Kevin merasa tersiksa batinnya karena tak mampu melakukan apapun.
"Maafin aku Sania... Maafin aku..." Sesal Kevin.
bersambung....
__ADS_1
jangan lupa like vote dan komen nya ya.... makasih reader...