Sania

Sania
54 end


__ADS_3

sania merasa resah semenjak ia mencuci baju suaminya dan mencium parfum wanita.


akhirnya Sania berinisiatif untuk pergi kekantor Kevin, sekedar ingin memastikan bahwa kecurigaan nya salah dan membawakan Kevin makan siang .


walaupun Kevin sendiri sudah melarang ia datang tapi Sania tetep kekeuh ingin datang.


sesampainya dikantor para karyawan Kantor tampak ramah tamah pada sania, ya karena mereka tau Sania itu adalah nyonya Kevin.


saat hendak memasuki ruangan kevin, terdengar Kevin nampak marah2 pada seseorang yang Sania sendiri tidak tau.


Sania mengurungkan niatnya untuk masuk dan mencoba mendengar pembicaraan didalam ruangan Kevin.


"mau kamu apa lagi sih, kamu butuh uang bilang aja saya kasih berapapun asal jangan pernah ganggu rumah tangga saya dan istri saya, " ucap Kevin samar samar terdengar Sania.


"bukanya saya sering bilang saya hanya ingin bapak, saya nggak peduli bapak udah punya istri" ucap wanita itu yang tak tau malu dan Sania mendengar itu nampak geram dengan wanita itu.


"kamu gila , saya hanya mencintai istri saya, saya nggak mau lagi hubungan sama kamu, kamu udah jebak saya" ucap Kevin emosi.


"saya nggak peduli , kalau bapak nggak mau nurutin saya , saya bakalan bilang sama istri bapak" ucap Kania mengancam.


sania yang sudah geram dengan pembicaraan itu akhirnya memutuskan masuk .


"bilang aja sekarang, kamu mau bilang apa tentang suami saya" ucap Sania dari pintu hingga membuat keduanya kaget.


Kevin terlihat sangat panik.


"sayang kamu dari kapan disini" tanya Kevin sudah nampak pucat.


"aku tanya sama kamu lagi, apa yang mau kamu ceritain ke aku tentang suami aku" tanya Sania pada Kania dan tak menggubris Kevin.


"mungkin memang ini saatnya' batin Kania.


"suami elo itu udah nidurin gue" ucap Kania santai.


plaakkkkkkkk.......

__ADS_1


terlihat Sania menampar kania yang membuat Kevin terkejut.


"berhenti ganggu suami saya, berhenti merusak rumah tangga saya, kamu pikir saya percaya sama omongan kamu itu" tanya Sania geram yang membuat Kevin dan Kania tak percaya dengan apa yang dilakukan Sania.


"mas mendingan mulai sekarang kamu pecat dia kalau kamu masih mau mempertahankan rumah tangga kita" ucap Sania memandang suaminya.


"kamu dengar Kania, sekarang kamu saya pecat , jangan pernah ganggu saya dan istri saya lagi" ucap kevin pada Kania.


Kania sedikit tersentak , dia hanya tak percaya dengan apa yang terjadi sekarang dan masih memegangi pipinya tanpa sedikitpun pun perlawanan.


"udah denger kan , kamu sekarang dipecat ,jadi sekarang lebih baik kamu pergi dari ruangan suami saya " sentak Sania galak dan membuat Kevin terkejut lagi ternyata istri nya diluar dugaan nya.


Kania keluar dengan wajah memerah malu, usaha nya untuk menjadi nyonya Kevin gagal total.sania tidak serapuh yang ia pikirkan, dia wanita yang kuat.


Kevin nampak lega kemudian menghampiri sania dan memeluk nya erat.


"maafin aku sayang, aku bener2 nggak menghianati kamu, dia jebak aku " ucap kevin pelan.


"aku percaya sama kamu mas, dari awal memang aku udah merasa aneh sama sekertaris kamu itu, dia kayak nya bukan orang baik baik " ucap Sania.


"kamu percaya sama aku sedangkan aku sama sekali nggak percaya sama kamu, aku salah paham sama kamu" ucap kevin menyesal.


"kamu bener sayang, maafin aku" ucap Kevin lagi.


"besok kalau ada apa-apa cerita sama aku mas , jangan dipendem sendiri, jadinya gini kan " ucap sania.


"iya sayang, aku nggak nyangka tadi kamu bisa ngelakuin itu sama Kania " ucap Kevin bangga.


"wanita penggoda kayak dia jangan dikasih ati  mas , ngelunjak malahan , aku percaya mas Kevin orang baik nggak mungkin menghianati aku , seumpama mas ngehianatin aku , aku percaya mas kevin punya alasan sendiri" ucap Sania dewasa.


"aku beruntung banget punya istri kayak kamu sayang" ucap Kevin terus memeluk istrinya.


"mas seumpama nanti kamu bosen sama aku, atau pun kamu sayang sama orang bilang sama aku ya mas nggak perlu kamu ngumpet2 apalagi selingkuh aku nggak suka, mendingan jujur aja pasti aku bisa ngerti mas " ucap sania pada Kevin.


"mana mungkin sih aku berpaling dari wanita sehebat kamu sayang, aku janji aku bakalan selalu jadi seseorang yang bisa melindungi kamu" ucap Kevin mengecup kening sania.

__ADS_1


"mas ini, nggak usah janji2 deh, yang penting buktiin aja " ucap Sania Kemudian mencubit pinggang Kevin.


"sayang kok dicubit sih sakit tau" ucap Kevin manja.


"udah yukk makan, aku bawain makan siang " ajak Sania.


kini keduanya duduk di sofa dan menikmati makan siang buatan Sania.


™™™™™™


Fadhil sedang duduk disebuah cafe karena tiba2 dia mendapatkan pesan dari Kania untuk menemui nya dikafe.


tak berapa lama Kania muncul dengan raut wajah yang berantakan.


"gue nyerah" ucap Kania tiba2 lalu duduk didepan Kevin.


"why, nggak bisa gitu donk, loe tau kan konsekuensinya apa" ancam Fadhil.


"loe nggak tau, Sania itu nggak serapuh yang kita fikirin, dia itu wanita kuat enggak lemah" ucap Kania emosi.


"gue nggak peduli Kania, loe harus bisa" ucap Fadhil yang kini nampak emosi.


"udahlah dhil loe nyerah aja , mereka itu saling cinta , susah buat dipisahkan" ucap Kania.


"nggak usah ceramahin gue, gue nggak butuh" ucap Fadhil.


"terserah loe sih, ini gue balikin, gue nggak bakalan ganggu hidup loe lagi dan juga loe nggak perlu ganggu gue lagi, anggap aja semua udah impas" ucap Kania menyerahkan kunci mobil dan apartemen kemudian meninggalkan Fadhil.


"brengsekkkk" umpat Fadhil kemudian meninggalkan kafe.


tampak Fadhil menghubungi seseorang, dia butuh pelampiasan malam ini..


Fadhil melajukan mobilnya menuju apartemen nya.


bersambung.....

__ADS_1


makasih buat yang masih setia baca cerita aku...


jangan lupa like vote dan komen nya ya...


__ADS_2