Sania

Sania
38


__ADS_3

Seminggu telah usai, waktu honeymoon Sania dan Kevin telah berakhir.


Kini saatnya keduanya kembali kejakarta karena pekerjaan mereka sudah menumpuk.


Sesuai dengan kesepakatan keduanya Sania akan resign dan fokus menjalani peran ibu rumah tangga dirumah.


Karena memang sudah kewajiban Sania melayani suaminya dan kewajiban Kevin memberikan nafkah lahir maupun batin pada Sania.


flashback on...


Sania dan Kevin tampak duduk santai dipinggir kolam renang menikmati senja.


"Sayang setelah kita pulang ke Jakarta, kamu mau nggak resign aja, nggak usah kerja kamu dirumah aja" ucap Kevin hati hati.


Sania tampak terkejut dan diam, dia seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Aku nggak maksa kamu, terserah kamu aja kalau masih pengen kerja tapi aku harap setelah nanti kamu hamil, lebih fokus aja sama anak ya???" pinta Kevin lembut sambil membelai rambut sania.


Setelah terdiam cukup lama akhirnya Sania menjawab Kevin.


"Iya mas besok sepulang dari sini , Sania bakalan resign dan fokus ngurusin mas" ucap Sania sambil tersenyum kemudian mendapatkan pelukan Kevin.


"Makasih sayang" ucap Kevin sambil terus memeluk Sania.


Sania berpikir hanya tidak ingin mementingkan ego dan karir nya karena sekarang suaminya lebih penting dari karirnya.


flashback off....


Kini keduanya telah sampai diapartemen Kevin.


Sania dan Kevin langsung istirahat dan tidur karena mereka sampai pukul 9malam dan besok pagi Kevin sudah harus mulai bekerja di kantor.


™™™™

__ADS_1


Pagi hari nya setelah mempersiapkan segala kebutuhan suaminya, Sania bersandar di sofa binggung dengan kegiatan apa yang harus dikerjakan agar tidak merasa bosan.


Akhirnya Sania mengirimkan pesan pada Fani, ia teringat janji ingin menemui Fani saat masih bulan madu dilombok.


Fan, bisa ketemu hari ini nggak jam 10 dikafe yang dulu


Pesan yang dikirim kan Sania pada Fani dan langsung mendapatkan balasan dari Fani.


iya mbak nanti aku kesana jam 10


Sania yang sudah membaca pesan dari Fani kemudian bersiap siap karena sudah pukul 9.


Tepat pukul 9.45 menit Sania sudah menunggu dikafe.


Ia memesan chocholate float dan sepotong Japanese cake sambil menunggu Fani datang.


Tak berapa lama Fani datang, terlihat Fani sedikit kacau, mata sembab tanpa make up dan kantung matanya yang hitam .


"Kamu nggak apa-apa kan fan" tanya Sania yang terkejut melihat penampilan Fani.


"Kamu diapain sama Fadhil" ucap Sania sedikit khawatir.


"Fadhil tau mbak aku yang ngehapus videonya dia nggak terima, dia juga videoin aku dan kasar sama aku, dia bilang bakal sebarin video aku kalau aku lapor polisi" ucap Fani sambil terisak.


Sania merasa sangat bersalah pada Fani,


" Maafin mbak ya Fani gara gara mbak Fani jadi gini" ucap Sania sedih.


" Enggak apa-apa mbak, aku yang salah juga " ucap Fani.


" Terus setelah ini apa rencana kamu" tanya Sania.


"Aku dapet kerjaan dibandung mbak, aku bakalan pindah kesana , aku bakalan ngelupain semua kenangan pahit disini" ucap Fani yang kemudian tangannya digenggam oleh Sania.

__ADS_1


"Aku yakin kamu bakalan bahagia setelah ini Fani, maaf membuat kamu jadi ngerasain ini semua, aku cuma bisa berterima kasih banyak sama kamu udah mau bantuin aku waktu itu" ucap Sania tulus.


"Mbak aku seneng bisa bantuin mbak , aku cuma minta sama jangan pernah tinggalin suami mbak dalam keadaan apapun, aku masih yakin mbak Fadhil nggak akan berhenti buat bisa balik lagi sama mbak, Fadhil udah terobsesi sama mbak, dia nggak bakalan nglepasin mbak gitu aja" ucap Fani .


"Iya aku tau kok Fani kamu tenang aja" ucap Sania .


kini keduanya larut dalam obrolan hingga tak terasa sudah sore .


Keduanya berpamitan dan pulang kerumah masing-masing.


Sesampainya diapartemen Sania sedikit heran masih pukul 4sore tapi lampu sudah menyala, padahal sebelum pergi Sania ingat tidak menyalakan lampu.


Dilihatnya suaminya sudah duduk di sofa sambil menelungkup kan kedua tangan nya didada.


" Abis dari mana sih ???" tanya Kevin dengan nada kesal.


"Sayang kok udah pulang , maaf tadi aku nggak ijin, habis ketemu Fani temen aku, saking asiknya ngobrol sampai nggak sadar kalau sudah sore" ucap Sania yang kemudian mendekati suaminya dan memeluk suami nya agar suaminya tidak marah lagi.


"Niatnya pulang awal biar bisa ketemu istrinya ee istri nya malah asik maen sama temennya, nggak ijin lagi" Sindir Kevin.


"Maaf sayang, abis ini aku masakin makan malam kesukaan kamu deh , udang saus Padang , jangan ngambek lagi ya, besok besok aku pasti ijin kalau pergi " ucap Sania merayu Kevin sambil menciumi pipi Kevin.


"Gimana bisa ngambek kalau di giniin" ucap Kevin kemudian menciumi bibir sania , Sania hanya terkekeh karena berhasil membuat suaminya nggak marah lagi.


Selesai mandi Kevin menghampiri sania yang tengah menyiapkan makan malam, dipeluknya tubuh Sania dari belakang.


"Sayang jangan ganggu dulu deh, lagi sibuk ini" ucap Sania  sedikit kesal karena Kevin menggerayangi sania.


"Iya deh iya , aku masih ngambek soal yang tadi yank, pokonya malam ini aku pengen dipijitin pake plus plus" ucap Kevin


Sania hanya tertawa mendengar keinginan suaminya yang sedang ngambek itu.


bersambung.....

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan komen nya ya.... makasih reader...


__ADS_2