
Tampak seorang wanita memasuki sebuah club malam mencari cari seseorang.
kemudian berjalan mendekati seorang pria yang tengah bermesraan dengan wanita bayaran nya.
Wanita itu duduk didepan sang pria yang masih asik bermesraan dengan wanitanya.
Setelah cukup lama kini wanita ****** itu diusir nya dan mulai fokus pada wanita baru saja duduk didepan nya.
"Gimana" ucap pria itu yang tak lain adalah Fadhil.
"Seperti rencana kamu, aku diterima" ucap wanita itu tanpa exspresi.
"Bagus, ternyata kamu sangat berguna, ini hadiah buat kamu" ucap Fadhil Kemudian menyodorkan 2 buah kunci.
"Apa ini??? ' tanya Kania
"Itu kunci apartemen dan mobil yang kamu butuhin, " ucap Fadhil sambil menyalakan rokok nya.
Mata Kania terlihat berbinar mendapatkan apartemen dan mobil.
Fadhil tampak tersenyum sinis" selama kamu jadi gadis penurut , aku bisa pastikan kamu nggak perlu susah susah jadi wanita penghibur lagi'" ucap Fadhil sambil menghembuskan asap rokok .
"Oke aku bakalan pastiin rencana kamu berhasil dan cewek itu bakalan balik lagi ke kamu" ucap Kania yang merasa senang mendapat kan mobil dan apartemen hingga membuatnya lupa untuk tak menjadi pelakor.
Fadhil menyeringai puas.
rencana awalnya untuk membuat Kania membantu nya sudah berhasil.
"Bentar lagi kamu bakal balik sama aku lagi Sania sayang" ucap fadhil sambil tersenyum.
™™™
"Pokok nya mulai sekarang kamu nggak boleh capek-capek lagi sayang, kita cari pembantu aja ya biar kamu nggak ngerjain kerjaan rumah sendiri" usul kevin pada sania.
sania merasa jenggah karena sekeluar dari rumah sakit , Kevin terus saja menceramahi nya banyak hal padahal dia merasa baik baik saja , dia tau suaminya itu mungkin mengkhawatirkan dirinya dan calon anak nya..
"Iya sayang, kamu tenang aja aku bakalan jaga anak kita, kamu tenang aja' ucap Sania sedikit menenangkan Kevin.
"Pokonya aku nggak mau kamu dan anak kita kenapa Napa" bawel Kevin lagi.
"Iya sayang kamu nggak perlu khawatir." ucap Sania.
" Sayang kita kabarin mama papa dan mami papi pasti bahagia deh mau dapet cuc"' ucap Kevin pada sania, kemudian mencari cari ponselnya .
__ADS_1
tampak kevin sedang mendial nomer mama sania.
"Halo ma, mama lagi dimana" ucap Kevin dalam telepon.
"Baik kok ma, kita nggak kenapa napa cuma mau ngabarin Sania udah Hamil ma, bentar lagi mama sama papa punya cucu"ucap Kevin.
" Iya ma Kevin sama Sania juga bahagia, Kevin bakalan jagain Sania sama calon cucu mama,"
"iya ma siap"
kemudian Kevin tampak mematikan panggilan telepon nya dan gantian mendial nomer mami Kevin.
"Halo mi, aku punya kabar bagus buat mami"
"Bentar lagi mami bakalan punya cucu"
" Seneng donk mi, mami buruan pulang"
"Iya iyaa mi , bakalan Kevin jagain , mami sama papi tenang aja" ucap kevin dan mematikan panggilan telepon nya.
"Udah??"tanya Sania yang sedari tadi hanya melihat tingkah suaminya yang menelepon mama dan mami nya .
"Udah sayang, mereka seneng banget bentar lagi punya cucu" ucap kevin menghampiri istri nya kemudian menciumi perut istrinya.
Pagi hari terlihat Sania sedang menyiapkan nasi goreng untuk suami nya sarapan.
"Sayang kan aku udah bilang nggak usah masak nanti aku sarapan diluar nggak apa-apa"ucap Kevin menghampiri sania .
terlihat kevin sudah rapi dengan setelan kantornya.
"Nggak apa-apa mas , dedeknya mau kok diajak masak, tuh buktinya aku nggak lemes sama muntah lagi" ucap sannia.
"Dedeknya kan pinter yaa" ucap Kevin sambil mengelus perut istrinya dan menciumi perut istri nya.
"Selesai,mas sarapan dulu aku siapin tas sama sepatu nya dulu." ucap Sania sambil berlalu pergi meninggalkan Kevin.
Selesai sarapan Kevin berangkat kekantor.
Kini Sania binggung, dia nampak bosan tidak mengerjakan apapun.
Akhir nya Sania keluar untuk berbelanja karena memang bahan bahan untuk memasak sudah habis.
Sesampainya di supermarket Sania memilih beberapa bahan masakan dan cemilan ringan tak lupa membeli susu ibu hamil.
__ADS_1
Setelah dirasa cukup Sania menuju kasir untuk membayar.
"Jadi semua 670.000" ucap kasir pada Sania.
"Pakai kartu kredit saya saja mbak, saya kenal kok" ucap seorang pria yang langsung memberikan kartu kreditnya.
Sania yang masih mengambil uang di dompet nya langsung menatap siapa pria yang sudah memnbayarinya itu, dan Betapa terkejut nya Sania mengetahui siapa pria itu, Fadhil ya pria itu Fadhil.
Setelah beberapa bulan ia tak bertemu , sekarang malah dipertemukan dalam posisi Sania sendiri tidak bersama suaminya.
sania merasa sedikit takut.
"Aku kembaliin uangnya" ucap Sania sambil menyodorkan uang pas ke Fadhil setelah melakukan pembayaran dikasir.
"Udah nggak usah, gimana kabar kamu???" tanya nya pada Sania .
"Nggak ini kan belanjaan aku, memang harusnya aku yang bayar" ucap Sania sambil terus menyodorkan uang itu.
"Oke oke , aku bakalan terima uang kamu dengan syarat, kamu maafin semua salah aku, aku sadar aku dah salah sama kamu, aku jahat sama kamu , maafin aku dan kita temenan ya, aku dah ikhlasin kamu punya suami dan aku pun juga udah punya pacar.jadi maafin aku ya" ucap Fadhil pada sania.
Sania tampak berfikir dan
"Iya aku udah maafin kamu dari kemarin kok, dan semoga kamu cepet nyusul aku nikah ya biar ga pacaran terus, kita temenan" ucap Sania sambil tersenyum.
"Makasih san , y udah kamu bawa mobil kan ? pulangnya hati hati ya, aku mau balik kantor dulu tadi kesini cuma mau beliin pacar aku cokelat, dia suka banget coklat" pamer Fadhil.
"Oohh gitu , y udah kapan kapan kenalin aku ya, nanti aku kenalin suami aku sama kamu" ucap Sania.
"Oke deh , y udah ya aku duluan, bye san" ucap Fadhil sambil berlalu pergi.
Sania nampak menatapi punggung laki laki yang dulu pernah menyakiti nya itu.
"Mungkin memang benar dia sudah berubah" batin Sania kemudian pergi membawa belanjaan nya menuju mobil.
bersambung......
makasih buat yang masih setia baca cerita aku...
jangan lupa like vote dan komen nya ya....
bava juga cerita aku yang satunya judulnya
"i love my girlsitter"
__ADS_1