Sania

Sania
43


__ADS_3

Pagi itu Sania tengah menyiapkan nasi goreng seafood. sarapan kesukaan Kevin tiba tiba sebuah tangan melingkar diperut Sania.


"Pagi istriku sayang, pagi dedek kecil yang masih diperut" sapa Kevin sambil mengelus perut sania.


"Pagi mas , sana mandi dulu mas aku siapin sarapan nya nanti kesiangan lagi berangkat kantor nya" ucap Sania sambil terus mengaduk nasi goreng.


"Iya sayang" ucap Kevin pergi meninggalkan Sania menuju kamar mandi.


Setelah rapi Kevin kembali menghampiri istrinya yang sedang menyiapkan sarapan.


"Mas sarapan dulu udah siap ini" ucap sania .


" Iya sayang makasih udah bikinin sarapan, jadi tambah cinta deh" ucap Kevin menggoda Sania.


"Wuuu masih pagi dah ngombal aja sih mas "


"Seriusan sayang" ucap Kevin sambil menyendokan nasi goreng ke mulutnya .


"Mas hari ini pulang malem ya" tanya Sania.


"Masih belum tau juga sih yank, kenapa emangnya , kamu pengen diajak jalan-jalan?' tanya Kevin.


"Enggak mas,aku mau ngajak periksa soalnya obat dari dokter udah habis mas , tapi kalau mas sibuk pulang malem nanti aku sendiri nggak apa-apa " ucap Sania .


"Nanti aku anterin sayang, aku bakalan jadwalin kosong kerjaan nanti sore biar bisa nemenin istri dan calon anakku tercinta periksa" ucap Kevin penuh semangat.


"Makasih mas, kalo sewaktu-waktu ada kerjaan mendadak kabarin aja nggak apa-apa mas " ucap Sania.


" Udah kamu tenang aja sayang" ucap Kevin lagi.


Setelah berpamitan dengan istri nya kevin berangkat kerja ke kantor nya.

__ADS_1


Sesampainya dikantor tak sengaja Kevin melihat Kania masih berpakaian seksi yang menggoda.


Tampak Kania berjalan mendekati Kevin yang sedari tadi menatap nya.


"Selamat pagi pak Kevin" sapa Kania lembut.


"Pagi , nanti sehabis ini kamu keruangan saya , ada yang mau saya bicarakan" ucap Kevin sedikit ketus.


"Baik pak" jawab Kania yang sedikit heran melihat Kevin ketus dengan nya .


Sesampainya diruangan nya tak berapa lama tampak Kania memasuki ruangan Kevin.


"Maaf pak , bapak mau membicarakan apa " tanya Kania to the points.


"Saya mau langsung ke inti nya saja Kania, bisa nggak kamu berpakaian lebih sopan, nggak seminim itu, saya takut karyawan lain terganggu" ucap Kevin tanpa melirik Kania.


"Emm bukanya kemarin bapak bilang tak mempermasalahkan pakaian saya" tanya Kania mengingat kan .


"Jujur saya sebenarnya juga tak mempermasalahkan , saya cuma takut ada karyawan lain yang terganggu, jadi saya harap kamu bisa mengerti" ucap Kevin .


"Ya sudah, kamu boleh keluar sekarang" ucap Kevin sambil mengibaskan tangan nya.


"Saya permisi pak " ucap kania sambil berjalan meninggalkan ruangan Kevin.


Kania tampak duduk diruangan nya ,


"Aku tau kamu udah tergoda mas, pake acara karyawan lain terganggu padahal biasa aja, mana mungkin kamu bisa tahan sama godaan aku yang pernah kamu tiduri dulu mas " ucap Kania sendiri sambil menyeringai puas.


™™™™™™


Tepat pukul 4 sore Kevin tampak bersiap-siap tengah pulang tetapi pintu ruangannya terbuka dan disitu nampak Kania memasuki ruangan Kevin.

__ADS_1


"Maaf pak malam ini pak Aditama klien kita tidak bisa mengundurkan jadwal meeting yang dengan bapak karena besok beliau akan terbang kejepang" ucap Kania sambil menyodorkan sebuah berkas.


"Gimana bisa gitu, bukanya saya sudah bilang dari tadi pagi untuk mengundurkan jadwal meeting malam saya" ucap Kevin terlihat emosi.


"Saya sudah menghubungi pihak Aditama sedari tadi pagi pak, memang pak Aditama yang menolak bapak mengundurkan meeetingnya" ucap Kania.


Tampak Kevin kembali duduk kemudian menyandarkan kepalanya dikursi sambil memijat pelipisnya.


Kevin binggung karena Aditama adalah supplier terbesar diperusahan nya.


" Jam berapa kita akan meeting dan dimana". tanya kevin.


"Nanti pukul 8 malam dan tempatnya di hotel Puri asih pak" ucap kania.


"Oke kamu boleh keluar sekarang" ucap kevin kemudian membuka handphone nya dan mendial nomer istrinya.


"Maaf sayang aku kayaknya nggak bisa nemenin kamu soalnya ada klien penting yang meeetingnya nggak bisa diundur, periksa nya besok pagi aja ya sayang aku anterin" ucap Kevin sedikit merasa bersalah.


"iya sayang pokoknya periksa besok pagi aja ya terus kayaknya aku nanti pulang agak malam , kalau capek kamu bobok dulu aja yank nggak usah nungguin aku" ucap Kevin lagi.


"iya sayang bye" ucap Kevin mengakhiri panggilannya.


Kevin kembali menyadarkan kepalanya di kursi nya , tampak ia sangat kecewa karena tidak bisa menuruti keinginan istri nya untuk mengantar periksa.


Ditempat lain Sania tampak binggung, karena dia sudah bersiap untuk pergi malah Kevin tidak jadi mengantarkan nya.


Setelah lama melamun akhir nya Sania bergegas pergi kedokter mengabaikan permintaan suaminya karena dia binggung obat kandungan nya sudah habis jadi dia tidak mau menunda nunda untuk periksa.


"Pasti nanti Kevin bakalan ngerti" ucap Sania sambil berjalan keluar dari apartemen nya.


bersambung.....

__ADS_1


makasih buat yang masih setia baca cerita aku...


jangan lupa like vote dan komen nya ya....


__ADS_2