Sania

Sania
32


__ADS_3

Fadhil berjalan keluar club, dia ingin pulang malam ini karena entah mengapa dia merasa tidak nyaman dengan wanita wanita club yang ia pesan.


Kesadaran Fadhil tersisa 50 persen, jalan nya pun sedikit terhuyung.


Saat hendak memasuki mobilnya , dia melihat sosok wanita itu.


Yaa wanita yang meninggalkan 10tahun lalu, dan meninggalkan luka yang teramat dalam pada Fadhil hingga membuat fadhil tak mempercayai apa itu cinta.


Bahkan cinta yang tulus serta pengorbanan Sania pun ia sia siakan.


"Dia kembali" batin Fadhil kemudian tersenyum sinis dan melajukan mobilnya menuju apartemen.


Flashback on....


Tampak Fadhil mengenakan seragam sma menunggu kekasih nya yang baru seminggu ini menjadi kekasih Fadhil.


"Yey udah lama , maaf ya tadi gurunya ribet banget harus nyatet dulu baru dibolehin pulang" ucap Kania pacar Fadhil.


"Iya nggak apa-apa, makan dulu ya baru pulang" ucap Fadhil.


"Iyaa, makan apa ya enak nya" gumam Kania.


"Kku sih ngikut kamu aja " ucap Fadhil.


akhirnya mereka berhenti didepan tukang bakso,menikmati bakso sambil bercanda tawa.


Selesai makan mereka berdua pulang menuju kosan Kania.


Fadhil mengantarkan Kania tepat didepan kamar Kania.


"Mampir dulu yukk" ajak kania pada Fadhil.


"Emm emang nggak apa-apa??" tanya fadhil ragu.


"Nggak apa-apa lagi, kosan ini bebas kok cewek ma cowok yang penting nggak nginep aja " ucap Kania sambil terkekeh kemudian memasuki pintu kosan nya mengandeng Fadhil.


Sampai dikamar kania, Fadhil melihat lihat kamar kosan Kania yang terlihat rapi dan bersih.


Didinding tertempel foto Kania dan sahabatnya .


Satu yang membuat Fadhil tertarik melihat sebuah foto, terlihat foto sewaktu mereka MOS, duduk bersebelahan dan tertawa bersama memperlihatkan gigi mereka.


Kania yang melihat Fadhil memperhatikan foto itu langsung mendekati Fadhil.


"Itu foto waktu pertama kali kita kenal, waktu itu emang aku udah suka sama kamu sih" ucap Kania malu malu.


"Kok nggak pernah bilang" goda fadhil.

__ADS_1


"Ya kali cewek nembak duluan" ucap Kania sambil menepuk bahu Fadhil dan Fadhil hanya terkekeh.


Swtelah itu keduanya berbincang cukup lama sambil menonton TV.


Tak terasa kini kedua mata mereka beradu pandang.


Kania mulai mendekat kan diri pada Fadhil.


Fadhil yang melihat tingkah Kania juga ikut merespon, mereka saling menautkan bibir masing masing.


keduanya larut dalam ciumannya dan Kania meminta lebih dari ciuman pada Fadhil.


sedangkan Itu Fadhil terlihat mengikuti permainan Kania karena memang ia belum pernah melakukan hubungan diluar batas.


"Kan, emang nggak apa-apa kita kayak gini, kita udah kelewat batas" Ucap Fadhil sedikit Ragu.


"Nggak apa-apa fadhil, aku bosen pacaran cuma gitu gitu aja," ucap Kania sambil terus menyentuh bagian bawah Fadhil membuat Fadhil merasakan apa yang belum pernah ia rasakan.


Keduanya bergulat cukup lama saling menikmati setiap sentuhan, desahan demi desahan terdengar memenuhi kamar kos Kania.


hingga akhir nya keduanya mencapai pelepasan.


Kania berbaring didada Fadhil yang masih mengatur nafas.


"Kapan pertama kali kamu ngelakuin ini??" tanya Fadhil membuyarkan lamunan Kania.


"Ini pertama kalinya buat aku" ucap Fadhil.


"Seriusan, tapi kamu hebat banget " puji Fadhil.


"Hmm , jangan pernah ngelakuin itu lagi sama siapapun, cukup sama aku aja ya" ucap Fadhil.


"Iyalah aku kan udah punya kamu , bagiku kamu itu udah cukup segala nya bagiku" ucap Kania memeluk tubuh Fadhil kemudian keduanya larut hingga tertidur.


setelah melakukan hubungan **** dengan Kania membuat fadhil ketagihan dan ingin melakukan nya terus terus dan terus .


Mereka menjalani hubungan selama satu tahun sampai Fadhil dan Kania lulus sekolah.


setiap kali ada kesempatan selalu melakukan hubungan ****.


Hingga suatu hari. .


Siang itu tampak Fadhil melajukan mobilnya ke kosan Kania untuk memberikan kejutan pada Kania dengan membawa satu paper bag yang berisi hadiah untuk Kania.


Karena sudah satu Minggu ini Fadhil pergi ke Jakarta untuk bertemu dengan orang tua nya.


saat SMA Fadhil menang bersekolah dibandung dan tinggal dengan neneknya.

__ADS_1


Fadhil mengeryit heran ketika sampai didepan pintu kamar Sania, nampak sepasang sepatu cowok, ketika hendak membuka pintu kosan dengan kunci serep yang Kania berikan untuknya sedikit terkejut karena mendengar suara desahan, tampak suara desahan kekasih nya dan desahan seorang pria.


dengan langkah berani akhirnya Fadhil membuka pintu kos kekasih nya itu dan betapa terkejutnya Fadhil melihat Kania ditindih seorang pria dan terlihat Kania menikmati setiap permainan panas pria itu.


Fadhil terlihat hancur menyaksikan pemandangan itu, Kania dan pria yang bersamanya juga terkejut dengan kedatangan Fadhil.


Fadhil berlalu pergi tapi kemudian tangannya ditahan oleh Kania, "Fadhil aku bisa jelasin semuanya" ucap nya pada Fadhil.


"Semuanya udah jelas , aku harap kamu cukup tau diri untuk nggak gangguin hidup aku lagi" ucap Fadhil merasakan sesak di dadanya.


Kania tidak menangis tapi terlihat raut wajahnya nampak kecewa,


"Udahlah bebb ikhlasin aja"ucap pria yang bersama kania.


"kamu pikir gampang, susah nyari cowok berduit kayak Fadhil" ucap kania mendengus sebal yang tak sengaja didengar oleh Fadhil.


Fadhil berhenti kemudian mengambil beberapa lembar uang ratusan didalam dompet  kemudian berjalan mendekati Kania dan melemparkan uang itu pada Kania.


"Ini kan yang kamu mau, aku dah kasih banyak kalau masih kurang bilang aja nanti aku transfer, setelah ini jangan pernah berani muncul dihadapan ku lagi" ucap Fadhil sambil berlalu pergi dan membuat Kania sedikit tersentak.


hati Kania terasa ngilu dengan ucapan Fadhil.


Semenjak kejadian itu Fadhil memutuskan pindah ke Jakarta , tinggal bersama orangtuanya dan kuliah dijakarta.


Bukan perkara mudah melupakan semua sakit hati nya pada Kania karena memang Kania cinta pertama nya yang membuat dia merasakan nikmatnya bercinta dan yang membuat Fadhil merasakan ketagihan .


Itulah yang membuat Fadhil suka mempermainkan para wanitanya dan hanya melapiaskan hasratnya. dimasa lalu Fadhil mempunyai kenangan yang cukup buruk .


Tapi kini dia merasa menyesal telah memperlakukan Sania seperti wanitanya dulu.


Sania jelas berbeda dari yang lainya Karena Sania benar benar memberikan ketulusan nya untuk Fadhil tidak seperti wanita lain yang hanya menginginkan uangnya .


Dan kini Fadhil hanya bisa menyesali telah menyakiti sania dan membuat Sania pergi darinya .


flashback off...


Sesampainya diapartemen Fadhil segera menjatuhkan dirinya diranjang.


kepala nya terasa pusing karena teringat masa lalu nya yang buruk .


Tak terasa dia mulai memejamkan mata menuju alam mimpinya .


bersambung. ....


yang sebel sama Fadhil ngerasa kasian nggak sama masa lalu nya Fadhil 😀😀😀


makasih buat yang masih setia baca cerita aku...

__ADS_1


jangan lupa like vote dan komen nya ya...


__ADS_2