
Sebulan sudah umur pernikahan Kevin dan Sania, mereka masih seperti pengantin baru yang sedang dimabuk kasmaran.
hoekk .. hoekkk...
Kevin terbangun mendengar suara aneh dikamar mandi, dilihatnya Sania sudah tak ada disampingnya.
Kevin menghampiri sania yang ternyata sedang muntah muntah dikamar mandi.
"Sayang kamu nggak apa-apa" ucap Kevin sambil menepuk-nepuk bahu Sania.
"Nggak tau deh mas rasanya pusing sama mual, mungkin lagi masuk angin" ucap Sania kembali memuntahkan isi perutnya.
"Ya udah abis ini kita kedokter ya sayang" ajak Kevin.
"Nggak usah nggak apa-apa mas , mas kerja aja ,kan katanya nanti mau meeting sama klien penting" ucap Sania.
"Nggak apa-apa sayang kamu lebih penting daripada klien,udah ya habis ini kita kedokter" ajak Kevin sedikit memaksa.
"Gini aja deh mas , aku nggak mau ngeganggu kerjaan kamu, sekarang biarin aku istrahat nanti kalau mas pulang aku belum sembuh baru kita kedokter" ucap Sania .
"Nggak pokoknya sekarang" paksa Kevin.
"mas jangan maksa deh" ucap Sania ngambek .
"Mas kan khawatir sama kamu sayang" ucap Kevin lembut.
"Pokoknya nanti pas mas pulang aja" eyel Sania sedikit cemberut.
"Oke oke sayang, nanti sehabis aku pulang ya , tapi janji nanti periksa ya" ucap Kevin.
"Iya sayang" ucap Sania tersenyum sumringah.
'"Nanti kalau dirumah ada apa apa kamu harus ngabarin aku ya, pokonya wajib enggak boleh enggak" ucap kevin penuh penekanan.
"Oke siap pak Bos " balas Sania dengan cenggiran.
"Sekarang kan udah buka bos kamu sayang " Goda kevin dan Sania hanya terkekeh.
"Udah kamu istrirahat ya sayang, biar nanti mas yang bikinin sarapan" ucap Kevin mengandeng istrinya keluar dari kamar mandi.
"Maaf ya mas nggak bisa bikinin sarapan" ucap Sania sedikit menyesal.
__ADS_1
"Nggak apa-apa sayang, namanya juga pasangan harus saling melengkapi lah masa. iya kamu sakit masih bikinin makanan, ya biar gantian aku, kamu istrirahat aja" ucap Kevin lembut.
"Makasih mas" ucap santai sambil mencium pipi Kevin.
"Bibirnya nggak nih " ucap Kevin sambil menunjuk bibirnya.
" Iihh mas apaan sih, dah sana siap siap, nanti telat lho" ucap sania.
"Iya iya ...bawel amat istri aku inii" ucap Kevin mencuri ciuman bibir istrinya kemudian berlari menuju dapur.
Sania hanya tertawa geli melihat tingkah laku suami nya.
™™™
"Sayang sarapanya aku taruh dimeja ya nanti kamu makan , aku mau berangkat dulu" pamit Kevin kemudian mencium kening istrinya.
"Iya mas , hati hati ya, semangat kerja nya mas " ucap Sania .
"Iya sayang, nanti kalau ada apa-apa kabarin mas ya " ucap Kevin kemudian berlalu pergi meninggalkan Sania.
™™™
"Permisi pak ini data calon sekertaris baru yang akan menggantikan Bu Sania" ucap Ulfa salah satu karyawan yang mengurus data karyawan baru.
"Oke , suruh datang hari ini jam 10 untuk interview" ucap Kevin .
" Baik pak , saya permisi" ucap Ulfa kemudian meninggalkan ruangan Kevin.
Tepat pukul 10 Kevin melakukan wawancara untuk mencari sekertaris baru menggantikan Sania.
Terlihat seorang wanita tengah gugup melihat kevin. yang masih membolak-balik kan berkas data nya .
" Jadi siapa tadi nama kamu" ucap Kevin pada calon karyawan nya.
"Intan Kania putri pak, tapi biasanya dipanggil kania" ucap Kania sedikit gugup.
''Saya kok merasa tidak asing dengan kamu, apa kita pernah bertemu" ucap Kevin Sambil memandangi wajah calon sekertaris nya itu.
"Sepertinya belum pak, saya baru pertama kali ini melihat bapak " ucap Kania mencoba setenang mungkin agar tidak terlihat gugup.
"Maaf, berarty saya salah, melihat data data Kamu saya pikir ingin memberikan kesempatan untuk bekerja disini, selamat Intan Kania putri, anda diterima sebagai sekertaris diperusahan ini" ucap Kevin.
__ADS_1
"Terimakasih pak" ucap Kania singkat memaksakan senyum manis nya walaupun sebenarnya dia merasa tertekan dengan keputusan nya ini.
"Dan kamu bisa mulai bekerja besok pagi " ucap Kevin.
"Baik pak saya permisi kalau begitu" ucap Kania berjalan meninggalkan ruangan Kevin.
Kevin terlihat mengendurkan dasinya, setidaknya bebannya sedikit terangkat karena sudah ada yang Mengantikan posisi sania untuk membantunya bekerja di kantor.
™™™™
Sesampainya diapartemen terlihat kevin terburu-buru mencari Sania istrinya.
Dilihatnya Sania masih terlelap tidur , kevin terlihat bahagia hanya dengan memandangi wajah istrinya. dibelai nya rambut sania dan dikecup kening sania membuat Sania menggeliat bangun.
"lhoo mas udah pulang dari tadi,??" tanya Sania yang terlihat kaget melihat suami nya memandangi wajahnya.
'" Baru aja kok sayang, habis ini kita periksa ya trus makan malam diluar, aku mau mandi Bentar" ucap Kevin kemudian meninggalkan sania.
....
Sesampainya di rumah sakit, Kevin memilih dokter langganan keluarga nya.
"Jadi gimana dok keadaan istri saya" tanya Kevin.
"Nona Sania tidak sakit apa apa , ini hanya efek dari kehamilan nya, selamat ya Kevin nona Sania tengah hamil dan memasuki usia kandungan 3minggu" ucap dokter yang membuat raut Kevin dan Sania terlihat bahagia.
"Sayang kamu hamil, bentar lagi aku bakalan jadi ayah " ucap Kevin terlihat sangat bahagia kemudian memeluk tubuh Sania yang tak kalah bahagianya.
"kandungan Nona Sania masih rentan jadi dijaga baik baik jangan terlalu banyak pikiran " ucap dokter.
"Baik dok, saya bakalan mulai hati hati dari sekarang" ucap Sania sambil mengelus perut nya .
" Sehat terus diperut ibuk ya sayang" ucap Kevin sambil mengelus dan mencium perut sania.
keduanya kini larut dalam kebahagiaan.
bersambung. ...
terimakasih buat yang masih setia baca cerita aku....
jangan lupa like vote dan komen nya ya...
__ADS_1